MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Agustus 26, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Senyum ‘Pak Guru’ Tarmizi Usai 33 Tahun Mengabdi

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
19 Mei 2022
in Headline
0
Senyum ‘Pak Guru’ Tarmizi Usai 33 Tahun Mengabdi

Tarmizi, guru bimbingan konseling di SMAN Modal Bangsa Lhokseumawe, saat menerima SK pengangkatan ASN P3K Pemerintah Aceh. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Gemuruh tepuk tangan menggema seisi ruangan GOR Arun, saat nama Tarmizi dipanggil untuk menerima surat keputusan (SK) pengangkatan sebagai guru ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Pemerintah Aceh.

Hal itu terjadi saat penyerahan 499 SK dan SPK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Cabang Dinas Pendidikan Lhokseumawe, Bireuen, dan Aceh Utara, di GOR Arun Lhokseumawe, Kamis (19/5/2022).

RelatedPosts

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

Taufik Ditunjuk sebagai Plt Sekda Aceh, M Nasir Digeser Jadi Kepala Dinas Perpustakaan

Riset KIL Dorong Warisan Budaya Aceh Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Tarmizi adalah guru Bimbingan Konseling pada SMAN Modal Bangsa Arun Lhokseumawe yang telah mengabdi sebagai guru honorer selama 33 tahun 3 bulan.

Pria yang sudah berusia 59 tahun itu pun hanya tersisa masa kerja 7 bulan lagi, sebelum memasuki masa purnabakti.

Sekda Aceh, Taqwallah, yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Alhudri, dan Kepala Badan Kepegawaian Aceh, Aldul Qohar mengucapkan selamat kepada Tarmizi saat menyerahkan SK pengangkatan. Tarmizi membalas dengan senyum haru dan raut wajah bahagia.

Usai menerima SK, Tarmizi mengaku sangat bahagia dan bersyukur karena di akhir penantian panjang sebagai guru honorer, ia diangkat sebagai ASN setelah dinyatakan lulus sebagai guru P3K Pemerintah Aceh.

“Alhamdulillah, penantian panjang saya akhinya dikabulkan oleh Allah,” katanya.

Tarmizi bercerita, pada tes tahap pertama dirinya sempat lulus, namun karena terjadi kesalahan teknis dengan mouse komputer yang digunakan, dia gagal. Hal itu membuat stroknya kambuh, karena saat bimbingan teknis P3K Tarmizi memperoleh nilai tertinggi.

“Tapi Alhamdulillah pada tahap kedua saya lulus. Mungkin ini cara Allah memberi rezeki kepada saya. Prinsipnya, kalau itu rejeki kita, insyaAllah tidak akan tertukar dengan yang lain,” kata Tarmizi yang sudah memiliki 4 orang cucu tersebut.

Selama 33 tahun mengabdi, tutur Tarmizi, dirinya cukup ikhlas dalam mengajar karena prinsip yang dipegang teguh sebagai seorang guru adalah keikhlasan dalam mendidik. Karena dengan rasa ikhlas maka semua yang pekerjaan akan terasa mudah.

“Kenapa saya bertahan begitu lama? karena saya terpanggil untuk mendidik dengan ikhlas,” ujarnya.

Di sisa 7 bulan jelang pensiun, Tarmizi mengatakan akan memanfaatkan sebaik mungkin waktu yang tersisa sebagai guru bimbingan konseling.

Dia turut menyampaikan pesan kepada tenaga kontrak yang belum beruntung menjadi pegawai P3K, agar tetap bersabar dan bekerja ikhlas, karena rezeki sudah diatur oleh Allah.

“Mudah-mudahan yang honor ke depan bisa diangkat semua, apalagi terhadap mereka yang sudah honor cukup lama,” ungkapnya.

Sementara itu Sekda Aceh, Taqwallah, menyampaikan selamat kepada para guru yang baru menerima SK pengangkatan P3K.

Menurut Sekda, ini semua terjadi atas takdir Allah setelah pengabdian yang dilakukan sebagai guru honorer di sekolah masing-masing.

Taqwallah berpesan agar para guru yang mendapatkan SK P3K menjadi contoh teladan yang baik bagi siswa.

“Bapak dan ibu semua memilih pekerjaan memudahkan orang lain. Kalian semualah yang memberikan ilmu yang bermanfaat. Semoga semangat ini terus ditingkatkan,” ujarnya.

Tags: ASNDisdik AcehguruLhokseumawePegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K)Pemerintah AcehSMAN Modal Bangsa
Previous Post

Imunisasi Anak Aceh Terendah di Indonesia, Penyakit Campak Merebak

Next Post

Kisruh PMI Banda Aceh Kirim Darah ke Tangerang, Polisi Telah Periksa 6 Orang

Related Posts

Pemulihan Infrastruktur Pascabencana, Pemprov Aceh Usulkan Delapan Proyek Strategis ke Kementerian PU

by Riska Zulfira
25 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh bersama Pemerintah Kabupaten Gayo Lues mengusulkan percepatan pembangunan sejumlah infrastruktur strategis yang rusak akibat bencana hidrometeorologi...

Taufik Ditunjuk sebagai Plt Sekda Aceh, M Nasir Digeser Jadi Kepala Dinas Perpustakaan

by Riska Zulfira
24 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh menunjuk Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Aceh, Taufik, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris...

Wagub Aceh dan Wamendagri Turun ke Blang Padang, Dorong Penyelesaian Status Lahan Bersejarah

by Ahmad Mufti
20 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Persoalan status lahan Lapangan Blang Padang kembali menjadi perhatian. Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah bersama Wakil Menteri Dalam Negeri...

Next Post
Kisruh PMI Banda Aceh Kirim Darah ke Tangerang, Polisi Telah Periksa 6 Orang

Kisruh PMI Banda Aceh Kirim Darah ke Tangerang, Polisi Telah Periksa 6 Orang

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Berhasil Salurkan 32.34% KUR

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co