MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Oktober 7, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Haji Uma Ingatkan Warga Aceh Waspadai Tawaran Kerja di Kamboja dan Laos

Aininadhirah by Aininadhirah
6 Juli 2026
in News
0

Anggota DPD RI, H. Sudirman | Foto : Tiktok/@sajanhajiuma

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma, kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran pekerjaan di luar negeri, khususnya di negara-negara yang dikenal rawan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) seperti Kamboja dan Laos.

Peringatan itu disampaikan setelah dirinya kembali memfasilitasi pemulangan seorang warga Aceh yang menjadi korban penipuan berkedok lowongan kerja di Kamboja beberapa waktu lalu.

RelatedPosts

Aceh Diminta Berhenti Jual Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Baru Ekonomi

Kejari Banda Aceh Tahan Oknum Dosen dalam Kasus Dugaan Korupsi Beasiswa Aceh

Harga Emas Perhiasan Turun Rp20 Ribu Setelah Lima Hari Bertahan

Korban yang berhasil dipulangkan adalah Muhammad Rizki (26), warga Blang Pulo, Kota Lhokseumawe. Ia terlantar selama sekitar enam bulan di Kamboja setelah menjadi korban tawaran pekerjaan yang ternyata berujung pada praktik perdagangan orang.

Haji Uma mengatakan, pihaknya selama ini terus mengimbau masyarakat agar tidak menerima tawaran bekerja di negara-negara yang menjadi pusat aktivitas judi online dan penipuan daring (online scam).

“Saya selalu mengingatkan bahwa daerah-daerah merah atau daerah yang tidak ditolerir untuk bekerja seperti Kamboja, Laos, dan beberapa negara Asia lainnya, yang dominan itu adalah untuk judi online scam,” kata Haji, Senin (6/7/2026).

Menurutnya, proses pemulangan warga negara Indonesia yang menjadi korban TPPO di Kamboja memerlukan biaya besar serta koordinasi lintas instansi, sehingga tidak dapat dilakukan dengan mudah.

“Untuk memulangkan warga Indonesia atau pekerja di Kamboja itu cukup besar membutuhkan anggaran,” ujarnya.

Haji Uma mengungkapkan, berdasarkan hasil koordinasi dengan Duta Besar Republik Indonesia di Kamboja, hingga saat ini masih terdapat sekitar 2.000 warga Indonesia yang berada di rumah detensi imigrasi negara tersebut.

“Saya juga sudah berkoordinasi dengan duta besar yang ada di Kamboja. Saat ini, menurut laporan duta besar, ada sekitar 2.000 orang yang berada di imigrasi atau tahanan di Kamboja,” katanya.

Ia juga menyoroti kondisi para korban yang kerap mengalami kekerasan selama berada di lokasi kerja ilegal. Menurutnya, banyak korban mengalami penyiksaan fisik hingga kehilangan nyawa.

“Sering kali mereka di sana dilakukan penyiksaan, disetrum, dipukul, dan dijaga dengan dinding kabel-kabel listrik bertegangan tinggi. Itu yang sudah biasa kita bawa pulang, bahkan ada yang sudah meninggal dunia,” ungkapnya.

Haji Uma menegaskan, masyarakat Aceh harus lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan dengan iming-iming gaji tinggi yang tidak melalui jalur resmi. Menurutnya, pencegahan menjadi langkah paling efektif untuk menghindarkan masyarakat dari jerat perdagangan orang.

“Kami mengimbau masyarakat agar memastikan legalitas perusahaan maupun penyalur tenaga kerja sebelum menerima tawaran bekerja di luar negeri. Jangan mudah tergiur janji gaji besar karena risikonya sangat tinggi,” pungkasnya.

Tags: Haji UmaKambojakerja luar negeriLhokseumawePerdagangan OrangTPPOWarga Aceh
Previous Post

Rapai Tuha Nagan Raya Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Next Post

Aceh Tamiang Mulai Tanam Padi Perdana Pascabencana

Related Posts

Pemprov Aceh Koordinasikan Kendala Pemanfaatan Lahan KEK Arun ke Pemerintah Pusat

by Ahmad Mufti
29 September 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat untuk membahas kendala pemanfaatan lahan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)...

BP3MI Aceh Pulangkan 1.494 Pekerja Migran dalam Tiga Tahun

by Riska Zulfira
6 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Aceh mencatat sebanyak 167 pengaduan kasus yang melibatkan pekerja migran Indonesia...

Dua Hektare Lahan di Lhokseumawe Terbakar

by Redaksi
26 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menghanguskan sekitar dua hektare lahan di Gampong Blang Pulo, Kecamatan Muara Satu, Kota...

Next Post

Aceh Tamiang Mulai Tanam Padi Perdana Pascabencana

Kemenag Aceh Jadikan Matamuda Ajang Pemetaan Bakat Murid Baru

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co