MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Mei 28, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Kementerian KKP Diminta Keruk Kolam Labuh Pelabuhan Lampulo

Ahlul Fikar by Ahlul Fikar
23 Agustus 2022
in News
0
Menteri Kelautan Dorong Ekspor Ikan Dapat Langsung dari Aceh

Ilustrasi | tempat pendaratan ikan (TPI) di pelabuhan Lampulo, Banda Aceh. (dok masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Penjabat (Pj) Gubernur Aceh Achmad Marzuki meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan (Kemen KKP) agar memperhatikan pengerukan muara sungai dan kolam labuh Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaraja Lampulo, Banda Aceh.

“Kita memiliki Pelabuhan Perikanan Samudra Kutaraja di Banda Aceh yang merupakan salah satu pelabuhan yang dijadikan implementasi program penangkapan ikan terukur KKP, dimana kondisi saat ini kedalamAN kolamnya rata-rata minus dua meter,” kata Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki didampingi Anggota DPR RI Salim Fahri dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, Aliman, dalam pertemuannya di Kementerian KKP di Jakarta, Senin (22/8/2022).

RelatedPosts

40 Mobil Hias Meriahkan Pawai Takbiran, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Lambaro

Jemaah Haji Asal Aceh Tamiang Wafat di Arafah, Total Dua Jemaah Aceh Meninggal di Tanah Suci

Harga Sawit Anjlok, Pemerintah Minta 139 PKS Segera Sesuaikan Pembelian TBS Petani

Achmad Marzuki menyebutkan, untuk mendukung program itu diharapkan KKP dapat mengalokasikan anggaran untuk melakukan pengerukan kolam labuh tersebut menjadi rata-rata minus 6 meter.

Selain itu, Marzuki juga menyampaikan bahwa Aceh saat ini memiliki keterbatasan dalam segi pemasaran hasil budidaya air laut (marikultur) seperti lobster, kerapu, kepiting dan sebagainya. Padahal potensinya sangat besar dan bernilai ekonomis tinggi terutama untuk tujuan ekspor.

“Saat ini kami kesulitan pasar karena keterbatasan penerbangan internasional, dari laut juga tidak ada kapal yang langsung masuk ke Aceh untuk mengangkut ikan hidup. Untuk itu kita meminta KKP agar pasar hasil budidaya laut ini untuk dibuka,” katanya.

Selain itu, ia meminta kepada KKP untuk mempercepat realisasi program shrimp estate di Aceh Timur, dan meminta dilakukan program peningkatan produksi garam dengan metode tunnel karena Aceh memiliki potensi produksi garam cukup tinggi terutama di wilayah pantai barat Aceh yang memiliki kandungan NaCL air lautnya di atas 96 persen.

Menanggapi itu, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono mengharapkan Pemerintah Aceh untuk menyediakan lahan minimal 1.000 hektar untuk dijadikan kawasan industri perikanan budidaya. KKP siap membantu, sehingga nanti bisa dibangun kawasan industri budidaya terpadu seperti di Dubai.

“Dimana fasilitasnya lengkap dari hulu ke hilir, mulai dari pembenihan, penyediaan pakan, pengolahan secara terpadu, dan bahkan perumahan karyawan juga ada di sana, jadi semacam membuat kota baru,” sebutnya.

Terkait pengerukan kolam labuh PPS Kutaraja, Menteri KKP meminta kepada Dirjen Perikanan Tangkap yang hadir di pertemuan itu, agar mengalokasikan anggaran untuk pengerukan kolam labuh tersebut. Selain itu, Menteri KKP juga menyampaikan bahwa untuk pengerukan muara sungai, ia telah berkoordinasi dengan Menteri PUPR.

“Oleh karena itu, kita meminta Gubernur agar memilih prioritas pelabuhan yang akan dikembangkan agar disampaikan usulan pengerukan muaranya ke Menteri PUPR,” sebutnya.

Sementara tentang program produksi garam, ia akan mengupayakan semacam pilot project di Aceh, di mana ada kegiatan khusus untuk peningkatan produksi garam yang akan diupayakan, serta akan dicari lokasinya serta metode yang tepat.

“Ini akan kita upayakan, karena akan menjadi konsep KKP,” ujarnya.

Tags: Kementerian KKPPelabuhan LampuloPerikananPj Gubernur Aceh Achmad Marzuki
Previous Post

Pertamina Pastikan Stok dan Distribusi BBM Aman untuk Aceh

Next Post

Gaet Komunitas, Polres Pidie Tanam Seribu Mangrove

Related Posts

Ekspor Perikanan Aceh Capai 4,32 Juta Dolar, Cakalang dan Tuna Andalan

by Riska Zulfira
7 Februari 2025
0

MASAKINI.CO - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh menyampaikan bahwa nilai ekspor perikanan Aceh mencapai USD 4,32 juta. Jumlah ini...

USK Buka Prodi Baru Teknologi Industri Hasil Perikanan

USK Buka Prodi Baru Teknologi Industri Hasil Perikanan

by Alfath Asmunda
20 Januari 2025
0

MASAKINI.CO - Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP) Universitas Syiah Kuala (USK) membuka Program Studi baru yaitu Prodi Teknologi Industri Hasil...

Jepang Bantu Bangun Pelabuhan Perikanan SKPT di Sabang

Jepang Bantu Bangun Pelabuhan Perikanan SKPT di Sabang

by Alfath Asmunda
26 Agustus 2024
0

MASAKINI.CO - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono, meresmikan pembangunan Pelabuhan Perikanan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT)...

Next Post
Gaet Komunitas, Polres Pidie Tanam Seribu Mangrove

Gaet Komunitas, Polres Pidie Tanam Seribu Mangrove

Harmony Batak di Balai Sarbini

Harmony Batak di Balai Sarbini

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co