MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, April 10, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Dengar Curhat Korban Rumoh Geudong, Wali Nanggroe Aceh Geram

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
6 September 2023
in Daerah
0
Dengar Curhat Korban Rumoh Geudong, Wali Nanggroe Aceh Geram

Pertemuan korban pelanggaran HAM berat masa lalu di Rumoh Geudong dengan Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al Haythar, Rabu 6/9/2023. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Belasan korban pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat masa lalu di Rumoh Geudong, Pidie, menjumpai Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haythar. Para korban menyampaikan curhat terkait berbagai persoalan yang dihadapi mereka saat ini.

Pertemuan itu difasilitasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Paska Aceh, Rabu (6/9/2023) di Meuligoe Wali Nanggroe, Aceh Besar.

RelatedPosts

Cegah Penyebaran Penyakit, 100 Ternak Warga Aceh Besar Diberi Vitamin dan Vasin

533 Siswa Madrasah Aceh Besar Lulus SPAN-PTKIN 2026

Afdhal Serahkan 5 Rumah Layak Huni: Ini Amanah dari Muzakki

Nursakdah Husein, perwakilan dari Paska Aceh, menyebutkan saat ini ada banyak persoalan yang dihadapi para korban pelanggaran HAM berat masa lalu di Rumoh Geudong.

Mulai dari bantuan yang tidak sesuai dengan kebutuhan saat pendataan; banyak korban yang belum diverifikasi kembali pasca pendataan; serta masih ada banyak korban yang belum didata sama sekali oleh pemerintah.

“Kemudian ada pihak yang menyatakan bahwa tanggal 21 Agustus dijadikan hari pelanggaran HAM Rumoh Geudong. Itu dibuat tanpa ada kesepakatan dengan para korban secara menyeluruh,” ujar Nursakdah.

Dia meminta kepada Wali Nanggroe Aceh untuk mendorong pihak-pihak terkait, baik Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat untuk dapat menyelesaikan segera persoalan tersebut.

Hal senada juga disampaikan Saifuddin, salah seorang korban pelanggaran HAM Rumoh Geudong. Ia berharap persoalan-persoalan yang dihadapi pihaknya dapat diperjuangkan.

“Apa yang direncakan dan dilaksanakan ke depan bisa transparan, bisa dipantau bersama,” ungkapnya.

Menanggapi curhatan para korban Rumoh Geudong itu, Malik Mahmud mengatakan telah memerintahkan langsung instansi-instansi terkait untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Hari ini, bersama para korban yang hadir, saya mengundang instansi-instansi terkait, BRA, KKR, dan Pemerintah Aceh, untuk mendengar langsung apa saja persoalan yang terjadi,” ujarnya.

Menurutnya, ada persoalan komunikasi dan koordinasi antara instansi-instansi yang telah diberi tanggung jawab menangani persoalan korban pelanggaran HAM itu, yang menyebabkan tidak sinerginya kerja-kerja yang dilakukan.

“Mulai saat ini harus kerja sama dengan baik, dan datangkan hasilnya. Semua laporan bawa kepada saya,” tegas Malik Mahmud.

Wali Nanggroe Aceh juga memerintahkan instansi-instansi terkait yang memiliki wewenang bertemu dengan berbagai pihak di Pemerintah Pusat ini, untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi para korban Rumoh Geudong tersebut.

“Kalau tidak bisa menyelesaikannya, saya yang akan turun langsung datang ke Pemerintah Pusat untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi para korban ini,” pungkasnya.

Tags: acehCurhatKorban Pelanggaran HAMPelanggaran HAM BeratRumoh GeudongWali Nanggroe Aceh
Previous Post

Misteri Kematian Atlet Muaythai Aceh, Benarkah Bunuh Diri?

Next Post

KKR Aceh Kembalikan Uang, Kasus SPPD Fiktif Dihentikan

Related Posts

LKPJ 2025 Dipaparkan, Pendapatan Aceh Tembus Target

by Riska Zulfira
7 April 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat...

Stok Hewan Meugang Idul Fitri di Aceh Aman, Sapi Capai 16.381 Ekor

Untuk Kedua Kali, Presiden Salurkan Sapi Meugang ke Aceh Jelang Idulfitri

by Riska Zulfira
18 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Presiden Prabowo Subianto kembali menyalurkan bantuan sapi untuk tradisi meugang di Aceh menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Ini menjadi...

Lebih dari Dua Bulan Pascabencana, 13 Desa di Aceh Masih Gelap Tanpa Listrik

by Riska Zulfira
11 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 13 desa di wilayah terdampak bencana di Aceh hingga kini masih belum teraliri listrik. Padahal, bencana telah...

Next Post
KKR Aceh Kembalikan Uang, Kasus SPPD Fiktif Dihentikan

KKR Aceh Kembalikan Uang, Kasus SPPD Fiktif Dihentikan

Parkir Sembarangan, Ban Mobil Warga Lhokseumawe Diganti ‘Batako’ Oleh Maling

Parkir Sembarangan, Ban Mobil Warga Lhokseumawe Diganti 'Batako' Oleh Maling

Discussion about this post

CERITA

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

2 April 2026

Dari Balik Tenda, Suara Wara Bongkar Realitas Pengungsi Aceh Tamiang

27 Maret 2026
Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co