MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Mei 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Dengar Curhat Korban Rumoh Geudong, Wali Nanggroe Aceh Geram

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
6 September 2023
in Daerah
0
Dengar Curhat Korban Rumoh Geudong, Wali Nanggroe Aceh Geram

Pertemuan korban pelanggaran HAM berat masa lalu di Rumoh Geudong dengan Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al Haythar, Rabu 6/9/2023. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Belasan korban pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat masa lalu di Rumoh Geudong, Pidie, menjumpai Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haythar. Para korban menyampaikan curhat terkait berbagai persoalan yang dihadapi mereka saat ini.

Pertemuan itu difasilitasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Paska Aceh, Rabu (6/9/2023) di Meuligoe Wali Nanggroe, Aceh Besar.

RelatedPosts

Illiza Ajak Konten Kreator Jadi Ujung Tombak Syiar Islam di Ruang Digital

Aceh dan ASDP Buka Rute RoRo Jakarta–Malahayati untuk Pangkas Biaya Logistik

Sejumlah Daerah di Aceh Belum Laporkan Capaian SPM, Pemerintah Gelar Bimtek Pascabencana

Nursakdah Husein, perwakilan dari Paska Aceh, menyebutkan saat ini ada banyak persoalan yang dihadapi para korban pelanggaran HAM berat masa lalu di Rumoh Geudong.

Mulai dari bantuan yang tidak sesuai dengan kebutuhan saat pendataan; banyak korban yang belum diverifikasi kembali pasca pendataan; serta masih ada banyak korban yang belum didata sama sekali oleh pemerintah.

“Kemudian ada pihak yang menyatakan bahwa tanggal 21 Agustus dijadikan hari pelanggaran HAM Rumoh Geudong. Itu dibuat tanpa ada kesepakatan dengan para korban secara menyeluruh,” ujar Nursakdah.

Dia meminta kepada Wali Nanggroe Aceh untuk mendorong pihak-pihak terkait, baik Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat untuk dapat menyelesaikan segera persoalan tersebut.

Hal senada juga disampaikan Saifuddin, salah seorang korban pelanggaran HAM Rumoh Geudong. Ia berharap persoalan-persoalan yang dihadapi pihaknya dapat diperjuangkan.

“Apa yang direncakan dan dilaksanakan ke depan bisa transparan, bisa dipantau bersama,” ungkapnya.

Menanggapi curhatan para korban Rumoh Geudong itu, Malik Mahmud mengatakan telah memerintahkan langsung instansi-instansi terkait untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Hari ini, bersama para korban yang hadir, saya mengundang instansi-instansi terkait, BRA, KKR, dan Pemerintah Aceh, untuk mendengar langsung apa saja persoalan yang terjadi,” ujarnya.

Menurutnya, ada persoalan komunikasi dan koordinasi antara instansi-instansi yang telah diberi tanggung jawab menangani persoalan korban pelanggaran HAM itu, yang menyebabkan tidak sinerginya kerja-kerja yang dilakukan.

“Mulai saat ini harus kerja sama dengan baik, dan datangkan hasilnya. Semua laporan bawa kepada saya,” tegas Malik Mahmud.

Wali Nanggroe Aceh juga memerintahkan instansi-instansi terkait yang memiliki wewenang bertemu dengan berbagai pihak di Pemerintah Pusat ini, untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi para korban Rumoh Geudong tersebut.

“Kalau tidak bisa menyelesaikannya, saya yang akan turun langsung datang ke Pemerintah Pusat untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi para korban ini,” pungkasnya.

Tags: acehCurhatKorban Pelanggaran HAMPelanggaran HAM BeratRumoh GeudongWali Nanggroe Aceh
Previous Post

Misteri Kematian Atlet Muaythai Aceh, Benarkah Bunuh Diri?

Next Post

KKR Aceh Kembalikan Uang, Kasus SPPD Fiktif Dihentikan

Related Posts

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem hingga Akhir Mei

by Riska Zulfira
23 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di...

Kacang Koro Jadi Alternatif Pangan, Tempe Lokal Dikembangkan di Aceh

by Aininadhirah
29 April 2026
0

MASAKINI.CO – Kacang koro mulai dilirik sebagai alternatif pangan lokal yang potensial di Aceh. Komoditas ini dinilai mampu menjadi bahan...

LKPJ 2025 Dipaparkan, Pendapatan Aceh Tembus Target

by Riska Zulfira
7 April 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat...

Next Post
KKR Aceh Kembalikan Uang, Kasus SPPD Fiktif Dihentikan

KKR Aceh Kembalikan Uang, Kasus SPPD Fiktif Dihentikan

Parkir Sembarangan, Ban Mobil Warga Lhokseumawe Diganti ‘Batako’ Oleh Maling

Parkir Sembarangan, Ban Mobil Warga Lhokseumawe Diganti 'Batako' Oleh Maling

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co