Tiga Tersangka Korupsi Lahan Zikir Nurul Arafah Ditahan di Rutan Kajhu

Penyidik serahkan tiga tersangka korupsi lahan zikir Nurul Arafah ke Jaksa Kejari Banda Aceh | Foto: Kejari Banda Aceh

Bagikan

Tiga Tersangka Korupsi Lahan Zikir Nurul Arafah Ditahan di Rutan Kajhu

Penyidik serahkan tiga tersangka korupsi lahan zikir Nurul Arafah ke Jaksa Kejari Banda Aceh | Foto: Kejari Banda Aceh

MASAKINI.CO – Tiga tersangka dan barang bukti tahap II dugaan  korupsi pengadaan Lahan Zikir Nurul Arafah Islamic Center di Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh, Kamis (27/6/2024).

Ketiga tersangka yaitu DA selaku Kepala Desa, SH selaku Kasi Pemerintahan Gampong Ulee Lheue, dan MY selaku PPTK di Dinas PUPR Banda Aceh.

Kepala Kejari Banda Aceh, Suhendri mengatakan para tersangka kini ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banda Aceh terhitung mulai 27 Juni hingga 16 Juli 2024.

“Mereka akan ditahan selama 20 hari ke depan,” katanya.

Suhendri menjelaskan tindak pidana korupsi penyalahgunaan wewenang tanah untuk kebutuhan lahan Zikir Nurul Arafah Islamic Center ini bersumber dari dana APBK Dinas PUPR kota setempat tahun 2018-2019.

Kasus korupsi ini menyebabkan kerugian sebesar Rp1 miliar.

Atas perbuatannya, para tersangka akan didakwakan dengan Pasal 2 Ayat (1), Pasal 3 Jo Pasal 18 ayat (1) huruf a, b, ayat (2) dan (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

TAG

Bagikan

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist