MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Juli 20, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Sucofindo Hadir di Banda Aceh, Perkuat Daya Saing 47 Ribu UMKM Banda Aceh

Riska Zulfira by Riska Zulfira
4 Juni 2026
in Daerah
0

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyampaikan apresiasi dan menyambut dengan tangan terbuka kehadiran PT Sucofindo (Persero) | Foto: Diskominfo Banda Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh menyambut kehadiran PT Sucofindo (Persero) sebagai peluang besar untuk meningkatkan daya saing puluhan ribu pelaku usaha lokal. Kehadiran perusahaan jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi tersebut dinilai dapat membantu UMKM Aceh menembus pasar yang lebih luas melalui peningkatan kualitas dan standar produk.

Menurut Illiza, keberadaan Sucofindo bukan sekadar menghadirkan layanan sertifikasi dan pengujian, tetapi juga membuka akses baru bagi pelaku usaha untuk berkembang dan lebih siap menghadapi persaingan pasar.

RelatedPosts

Pemerintah Aceh Borong Tiga Penghargaan Nasional Forum Pemred Multimedia Award 2026

Hari Anak Nasional, Hutan Kota Banda Aceh Disulap Jadi Ruang Belajar Alam

Illiza Ceritakan Sejarah Taman Putroe Phang Kepada Wisatawan Malaysia  

“Kami melihat kehadiran Sucofindo sebagai mitra yang akan membantu pelaku usaha kita mendapatkan pendampingan, meningkatkan kualitas produk, memperkuat daya saing, dan membuka peluang pasar yang lebih besar,” kata Illiza, Kamis (4/6/2026).

Ia menilai peresmian kantor pemasaran tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem ekonomi daerah, terutama bagi sektor usaha kecil dan menengah yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian Kota Banda Aceh.

Berdasarkan data Pemerintah Kota Banda Aceh, hingga Desember 2025 terdapat 47.640 pelaku UMKM yang aktif menjalankan usaha di berbagai sektor ekonomi.

Illiza mengatakan, tantangan dunia usaha saat ini tidak lagi hanya menghasilkan produk yang baik, tetapi juga memenuhi berbagai standar yang dibutuhkan pasar, mulai dari jaminan mutu, keamanan produk, hingga sertifikasi halal.

“Produk yang bagus saja belum cukup. Pasar sekarang menuntut kualitas, standar keamanan, sertifikasi halal, hingga jaminan mutu yang jelas. Di sinilah peran Sucofindo menjadi sangat penting,” ujarnya.

Ia menyebut Banda Aceh memiliki berbagai potensi ekonomi yang terus berkembang, mulai dari kopi, kuliner, hasil perikanan, hingga produk kreatif UMKM yang membutuhkan dukungan sertifikasi dan standardisasi agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Kehadiran Sucofindo juga dinilai sejalan dengan program prioritas Banda Aceh Academy (BAA) yang fokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Menurut Illiza, kerja sama dengan Sucofindo akan mempermudah pelaksanaan pelatihan yang disertai sertifikasi kompetensi bagi peserta.

Selain mendukung pengembangan UMKM, Pemko Banda Aceh berharap Sucofindo dapat menjadi mitra dalam mendorong investasi, meningkatkan kualitas produk daerah, dan memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Kami berharap kantor ini tidak hanya menjadi tempat pelayanan administrasi, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi, ruang pendampingan, dan ruang tumbuh bagi pelaku usaha Aceh,” kata Illiza.

Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah, BUMN, dan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ketika pemerintah, BUMN, dan pelaku usaha berjalan dengan semangat yang sama, maka manfaatnya akan kembali kepada masyarakat,” ujarnya.

Tags: Illiza Sa'aduddin DjamalKantor Pemasaran Aceh PT SucofindoPemko Banda AcehPT SucofindoUMKM di Banda Aceh
Previous Post

Satpol PP-WH Banda Aceh Tegaskan Pelaku Balap Liar Diproses Polisi, Fokus Cegah Aksi Berulang

Next Post

Pemko Banda Aceh Raih Opini WTP ke-18 Berturut-turut dari BPK

Related Posts

Hari Anak Nasional, Hutan Kota Banda Aceh Disulap Jadi Ruang Belajar Alam

by Riska Zulfira
19 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Hutan Kota Tibang disulap menjadi ruang belajar alam bagi ratusan anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari berbagai...

Pemko Banda Aceh Serahkan Tiga Rumah Layak Huni, Tahun Ini Targetkan 71 Unit

by Riska Zulfira
16 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh menyerahkan tiga unit rumah layak huni tipe 36 kepada masyarakat berpenghasilan rendah sebagai bagian...

Banda Aceh Produksi 250 Ton Sampah per Hari, Wali Kota Minta Warga Ubah Cara Kelola Sampah

by Riska Zulfira
15 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh mendorong perubahan pola pikir masyarakat dalam menangani persoalan sampah melalui program Waste Collecting Point...

Next Post

Pemko Banda Aceh Raih Opini WTP ke-18 Berturut-turut dari BPK

KPK Bongkar Dugaan Korupsi Izin Tinggal WNA, Aliran Dana Capai Rp145,5 Miliar

Discussion about this post

CERITA

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

Keberanian yang Mengantar Ghaisya ke Podium Emas

8 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co