MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Februari 26, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Keuchik Dayat The New Rising Star

Ichsan Maulana by Ichsan Maulana
7 Oktober 2024
in Cerita
0

Hidayatus Siddiq (baju kuning), saat penyerahan bibit ikan lele program bioflok di Teupin Siron, Gandapura | foto: dok pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Usianya masih 25 tahun saat membangun Blang Guron, Kecamatan Gandapura, Bireuen. Ia bersiasat, membangun kampung halaman di tengah minimnya anggaran.

Lewat program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), Hidayatus Siddiq membangun jalan desa dengan rabat beton. Keuchik termuda di Bireuen ini juga memperbaiki sanitasi warganya.

RelatedPosts

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

“Membangun 37 tandas lewat program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas),” kenang pria yang akrap disapa Keuchik Dayat ini.

Ia mengaku saat menjadi keuchik sedang tak mujur, pasalnya pandemi Covid-19 menghadang. Tak ada pembangunan bila mengandalkan dana desa semata. Apalagi saat itu, 40 persen dana desa wajib Bantuan Tunai Langsung (BLT).

Di masa sulit, Keuchik Dayat sukses merehab 40 rumah warga kurang mampu. Selain itu, ia juga membangun saluran irigasi.

“Membangun saluran irigasi. Selama empat tahun pengerjaan. Telah saya lakukan satu tahun sebelum menjabat, dan saya lanjutkan tiga tahun saat sudah menjadi keuchik.”

Lima tahun telah berlalu. Keuchik Dayat, terlihat di hotel terbesar di Banda Aceh. Ia bersama 39 anggota DPRK Bireuen lainnya, mengikuti pembekalan sebagai anggota legislatif.

Modal sosialnya saat menjabat sebagai keuchik tak dilupakan warga. Dayat berhasil lolos setelah mendapat kepercayaan 2 ribu lebih pemilih.

“Kita tidak boleh merasa sudah bisa, apalagi periode pertama. Wakil rakyat harus selalu belajar. Mengerti betul tupoksi, paham sistem, serta empati terhadap kebutuhan masyarakat,” katanya.

Dayat mengakui keberhasilannya membangun Blang Guron dengan APBN dan APBA, tak lepas dari peran anggota DPR, Ilham Pangestu dan anggota DPR Aceh, Ilham Akbar. Keduanya politisi Golkar.

Berkat pembangunan yang sudah ia lakukan di desanya. Masyarakat mendorongnya untuk maju sebagai calon wakil rakyat. Dayat sempat lama dalam kebimbangan, sebelum akhirnya memutuskan ikut bertarung dalam kontestasi Pileg 2024.

“Dorongan dari masyarakat sulit untuk saya tolak. Setelah bermusyawarah dengan keluarga, dan istiqarah. Akhirnya saya bertarung,” bebernya.

Strategi disusun matang-matang. Peta politik dipelajari seksama. Dayat tak mau sekadar penggembira. Baginya, sekali menyelam, mutiara kemenagan musti diraih. Apalagi ia berlaga di Daerah Pemilihan (Dapil) 3, meliputi tiga kecamatan; Kutablang, Makmur dan Gandapura.

“Kemenangan saya adalah kemenangan masyarakat. Yang memilih percaya, untuk menitipkan amanah. Kerja-kerja politik saya hingga menang, mungkin sangat terbantu, karena sudah berbuat sejak jadi keuchik,” jelasnya.

Hidayatus Siddiq meninjau pengerjaan normalisasi saluran air di Cot Tufah, jauh sebelum menjadi anggota dewan | foto: pribadi

Bintang Baru

Kiprah pria kelahiran 1994 di kecamatan paling ujung timur Bireuen itu, membuat namanya tidak hanya dibicarakan masyarakat. Namun turut ‘ditandai’ DPD II Golkar Bireuen, sebagai kader potensial.

Itulah mengapa, orang nomor satu di Golkar Bireuen, Mukhlis Takabeya. Jauh-jauh waktu, sebelum ditetapkan sebagai cabup Bireuen. Saban turun ke lapangan, turut menggandeng Dayat. Baik untuk urusan sosial, atau kerja-kerja politik lainnya.

Sepulang dari orientasi nanti. Dayat sudah ditunggu segudang pekerjaan. Salah satunya, merebut dan mengikat hati masyarakat Bireuen, khususnya di dapilnya. Untuk memenangkan Mukhlis Takabeya sebagai bupati Bireuen periode 2024-2029, bersama pasangannya Razuardi.

“Tugas kader, memberikan yang terbaik untuk rakyat dan partai Golkar. Saya diberi mandat sebagai ketua tim pemenangan di Kecamatan Gandapura. Insyaallah Tgk Haji Mukhlis, meuhase,” ucap Keuchik Dayat.

Mandat tersebut diberikan tidak lepas karena bukti ketangkasan Dayat dalam kontestasi elektoral legislatif. Harapan yang sama, juga diharapkan mujur bagi kemenagan ‘partai beringin’ dalam kontestasi pucuk eksekutif.

“Berkat kekompakan, kerja keras, dan kerja cerdas, parlemen Bireuen sudah kuning. Tugas kami bersama, memenangkan kontestasi bupati, agar terasa lebih indah,” pungkasnya.

Dayat tidak sesumbar, ia optimis. Karena kerja-kerja mereka sudah maraton jauh-jauh waktu, sebelum kandidat lain turun ke tengah-tengah masyarakat. Kecermatannya dalam membaca peta, taktis dalam berstrategi, menjadikan Dayat sebagai the new rising star Golkar dari timur Bireuen.

Tags: Blang GuronGolkar BireuenHidayatus SiddiqKecamatan GandapuraMukhlis TakabeyaPileg 2024Pilkada 2024Pilkada Bireuen
Previous Post

Jokowi: Peparnas XVII Solo Istimewa Bagi Saya

Next Post

Anggap Dicurangi Wasit, Persiraja Sebut Liga 2 Darurat VAR

Related Posts

KIP Banda Aceh Berharap Kantor Baru

KIP Banda Aceh Berharap Kantor Baru

by Alfath Asmunda
22 April 2025
0

MASAKINI.CO - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Banda Aceh berharap pemerintah kota mendukung kelanjutan pembangunan kantor baru. Ketua KIP Banda Aceh,...

PSU di TPS 02 Sabang akan Digelar 5 April

by Riska Zulfira
22 Maret 2025
0

MASAKINI.CO - Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 02 Desa Paya Seunara, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang untuk Pemilihan Kepada Daerah...

PKB Usung Dua Kader Ikut Pilkada Aceh, Siapa Mereka?

PSU Pilkada 2024, KPU Usul Digelar Hari Sabtu

by Alfath Asmunda
1 Maret 2025
0

MASAKINI.CO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia mengusulkan hari Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2024, hasil putusan sengketa di...

Next Post
Anggap Dicurangi Wasit, Persiraja Sebut Liga 2 Darurat VAR

Anggap Dicurangi Wasit, Persiraja Sebut Liga 2 Darurat VAR

Hakim PN Banda Aceh Mogok Kerja Sepekan

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...