MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, April 16, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Butuh Uang Untuk Pulang Kampung, Motif Pembunuhan di Lingke

Riska Zulfira by Riska Zulfira
21 Oktober 2024
in Daerah
0

Pelaku tindak pidana pembunuhan seorang mahasiswa di kos kawasan Lingke diamankan polisi | Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO -Seorang mahasiswa berinisial ZF (20), warga Peudada, Bireun, ditangkap sat Reskrim Polresta Banda Aceh setelah diduga terlibat dalam pembunuhan terhadap korban Dihayul Fuadi di dalam kamar kos di kawasan Lingke, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh.

ZF berhasil ditangkap setelah sehari peristiwa mengenaskan itu terjadi.

RelatedPosts

1.744 Warga Kecamatan Ulee Kareng Terima Bansos Pangan

Radikalisme Masuk Lewat Medsos, Kemenag Aceh Besar Gandeng Densus 88 Perkuat Pencegahan

Pemko Banda Aceh–Polda Gelar Gotong Royong di Pasar, Dorong Budaya Bersih Berkelanjutan

“Pelaku ditangkap pada Minggu (20/10/2024) sekitar pukul 02.30 WIB dinihari di Asrama mahasiswa Peudada,” kata Kasatreskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Fadhillah Aditya Pratama dalam konferensi pers di Mapolresta, Senin (21/10/2024).

Fadhillah menjelaskan berdasarkan keterangan pelaku, motif pembunuhan ini didorong oleh faktor ekonomi. Pelaku mengaku kesulitan keuangan dan berencana pulang kampung ke Peudada untuk menghadiri acara Maulid Nabi di rumahnya namun tidak memiliki uang.

Kronologi kejadian

Sebelum aksi itu terjadi, ZF sempat meminta uang ke neneknya untuk keperluan pulang kampung. Karena tak terpenuhi, akhirnya terbesit dalam pikiran pelaku untuk melakukan pencurian Handphone milik korban.

Padahal pelaku dan korban tidak saling mengenal, hanya saja, kata Fadhillah, pelaku sempat diajak temannya yang lain untuk bermain ke kos yang ditempati Dihayul (korban) bersama adiknya, Fidhaul Fuadi (19).

“Pelaku mengaku hanya terbesit alamat kos yang ditempati korban, makanya dia (pelaku) kesitu untuk melakukan pencurian Handphone untuk dijual,” jelas Kasat.

Setibanya di lokasi, pelaku mendapati kos korban tidak dalam kondisi terkunci. Korban sedang tertidur lelap tepat pukul 12.00 WIB, sementara adiknya telah keluar mengunjungi rumah saudara yang berada di Gampong Keuramat.

Namun, saat hendak mengambil handphone korban yang berada di sisi tubuhnya pelaku khawatir korban akan terbangun. Tak jauh dari korban terdapat pisau dapur, dengan benda itulah ZF menghabisi nyawa korban agar tidak ketahuan mencuri handphone.

Berdasarkan keterangan saksi, Hendriansyah, pelaku sempat bertemu dengan pelaku sekitar pukul 10.00 pagi.

“Pelaku hanya menunjuk kamar korban, saksi berfikir dia adalah temannya,” kata Fadhillah.

Sepulang adik korban sekitar pukul 12.00 WIB, ia melihat tubuh abangnya telah bersimbah darah di belakang pintu kos. Hingga akhirnya adik korban bersama anak pemilik kos, Hendri melakukan pelaporan ke Polresta Banda Aceh.

Korban mengalami tiga luka tikam tiga kali, bagian leher dan bahu.

Adapun barang bukti yang diamankan yakni satu unit Yamaha Fazzio, pisau dapur yang patah, sepasang baju pelaku dan satu unit Hp milik korban.

Atas perbuatannya pelaku dipersangkakan Padal 338, Pasal 340 KUHPidana, dengan ancaman pidana 15 tahun penjara hingga pidana seumur hidup.

Tags: Banda AcehPembunuhanPembunuhan MahasiswaPolresta Banda Aceh
Previous Post

Simsalabin Limbah Kulit Pisang Jadi Produk Kecantikan

Next Post

Selundupkan Rohingya ke Aceh Selatan, 8 Orang Jadi DPO Polisi

Related Posts

Budidaya Tiram Alue Naga Berpotensi Jadi Sumber Ekonomi Utama Warga Pesisir

by Riska Zulfira
15 April 2026
0

MASAKINI.CO – Budidaya tiram di Gampong Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, terus berkembang dan mulai menunjukkan peran penting sebagai sumber...

Harga Emas Kembali Naik, Perhiasan Tembus Rp8,31 Juta per Mayam

by Redaksi
14 April 2026
0

MASAKINI.CO – Harga emas di Banda Aceh kembali menunjukkan tren kenaikan setelah sempat mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir. Pada...

Ribuan Warga Padati CFD Banda Aceh, Funwalk TNI AU Angkat Isu Kemanusiaan

by Riska Zulfira
12 April 2026
0

MASAKINI.CO - Car Free Day (CFD) di Kota Banda Aceh, Minggu (12/4/2026), tak sekadar menjadi ajang olahraga rutin. Momentum ini...

Next Post
Polisi Diduga Peras Warga Rp177 Juta, Polda Aceh: Masih Didalami

Selundupkan Rohingya ke Aceh Selatan, 8 Orang Jadi DPO Polisi

Awali Tahun dengan Gemilang, Saham BBRI Kembali Sentuh All Time High

BRI Raih Dua Penghargaan Ajang The Asian Post Awards 2024

Discussion about this post

CERITA

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

2 April 2026

Dari Balik Tenda, Suara Wara Bongkar Realitas Pengungsi Aceh Tamiang

27 Maret 2026
Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co