MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Agustus 30, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Butuh Uang Untuk Pulang Kampung, Motif Pembunuhan di Lingke

Riska Zulfira by Riska Zulfira
21 Oktober 2024
in Daerah
0

Pelaku tindak pidana pembunuhan seorang mahasiswa di kos kawasan Lingke diamankan polisi | Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO -Seorang mahasiswa berinisial ZF (20), warga Peudada, Bireun, ditangkap sat Reskrim Polresta Banda Aceh setelah diduga terlibat dalam pembunuhan terhadap korban Dihayul Fuadi di dalam kamar kos di kawasan Lingke, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh.

ZF berhasil ditangkap setelah sehari peristiwa mengenaskan itu terjadi.

RelatedPosts

Aceh Percepat Pembukaan Jalur Ro-Ro Krueng Geukuh-Penang, PT PEMA Disiapkan Jadi Pengelola

Banda Aceh Raih Apresiasi Pemimpin Daerah Award 2026 Kategori Inovasi Daerah

Seluruh Fraksi DPRA Setujui Pertanggungjawaban APBA 2025

“Pelaku ditangkap pada Minggu (20/10/2024) sekitar pukul 02.30 WIB dinihari di Asrama mahasiswa Peudada,” kata Kasatreskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Fadhillah Aditya Pratama dalam konferensi pers di Mapolresta, Senin (21/10/2024).

Fadhillah menjelaskan berdasarkan keterangan pelaku, motif pembunuhan ini didorong oleh faktor ekonomi. Pelaku mengaku kesulitan keuangan dan berencana pulang kampung ke Peudada untuk menghadiri acara Maulid Nabi di rumahnya namun tidak memiliki uang.

Kronologi kejadian

Sebelum aksi itu terjadi, ZF sempat meminta uang ke neneknya untuk keperluan pulang kampung. Karena tak terpenuhi, akhirnya terbesit dalam pikiran pelaku untuk melakukan pencurian Handphone milik korban.

Padahal pelaku dan korban tidak saling mengenal, hanya saja, kata Fadhillah, pelaku sempat diajak temannya yang lain untuk bermain ke kos yang ditempati Dihayul (korban) bersama adiknya, Fidhaul Fuadi (19).

“Pelaku mengaku hanya terbesit alamat kos yang ditempati korban, makanya dia (pelaku) kesitu untuk melakukan pencurian Handphone untuk dijual,” jelas Kasat.

Setibanya di lokasi, pelaku mendapati kos korban tidak dalam kondisi terkunci. Korban sedang tertidur lelap tepat pukul 12.00 WIB, sementara adiknya telah keluar mengunjungi rumah saudara yang berada di Gampong Keuramat.

Namun, saat hendak mengambil handphone korban yang berada di sisi tubuhnya pelaku khawatir korban akan terbangun. Tak jauh dari korban terdapat pisau dapur, dengan benda itulah ZF menghabisi nyawa korban agar tidak ketahuan mencuri handphone.

Berdasarkan keterangan saksi, Hendriansyah, pelaku sempat bertemu dengan pelaku sekitar pukul 10.00 pagi.

“Pelaku hanya menunjuk kamar korban, saksi berfikir dia adalah temannya,” kata Fadhillah.

Sepulang adik korban sekitar pukul 12.00 WIB, ia melihat tubuh abangnya telah bersimbah darah di belakang pintu kos. Hingga akhirnya adik korban bersama anak pemilik kos, Hendri melakukan pelaporan ke Polresta Banda Aceh.

Korban mengalami tiga luka tikam tiga kali, bagian leher dan bahu.

Adapun barang bukti yang diamankan yakni satu unit Yamaha Fazzio, pisau dapur yang patah, sepasang baju pelaku dan satu unit Hp milik korban.

Atas perbuatannya pelaku dipersangkakan Padal 338, Pasal 340 KUHPidana, dengan ancaman pidana 15 tahun penjara hingga pidana seumur hidup.

Tags: Banda AcehPembunuhanPembunuhan MahasiswaPolresta Banda Aceh
Previous Post

Simsalabin Limbah Kulit Pisang Jadi Produk Kecantikan

Next Post

Selundupkan Rohingya ke Aceh Selatan, 8 Orang Jadi DPO Polisi

Related Posts

Mantan ART Diduga Curi 13 Mayam Emas

by Redaksi
29 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Polisi mengamankan seorang perempuan berinisial NH (31), yang diduga terlibat dalam pencurian perhiasan emas milik seorang warga di...

Bawa Kabur Motor Korban Usai Janjian Lewat Instagram, Pria 20 Tahun Ditangkap Polisi

by Redaksi
26 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Polresta Banda Aceh mengungkap kasus dugaan penggelapan sepeda motor dengan modus membawa kabur kendaraan milik korban setelah mengajak...

Seoul Dukung Banda Aceh Bangun Perpustakaan Outdoor di Taman Bustanussalatin

by Ahmad Mufti
25 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh mendapat dukungan Pemerintah Kota Seoul, Korea Selatan, untuk mengembangkan perpustakaan luar ruangan (outdoor library)...

Next Post
Polisi Diduga Peras Warga Rp177 Juta, Polda Aceh: Masih Didalami

Selundupkan Rohingya ke Aceh Selatan, 8 Orang Jadi DPO Polisi

Awali Tahun dengan Gemilang, Saham BBRI Kembali Sentuh All Time High

BRI Raih Dua Penghargaan Ajang The Asian Post Awards 2024

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co