MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Maret 5, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Pantai Pangah Bireuen Buat Terperangah

Ichsan Maulana by Ichsan Maulana
26 November 2024
in Cerita
0

Ornamen dari kayu bekas di Pantai Pangah, Gandapura, Bireuen. | foto: Zulfan

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kayu-kayu bekas dengan ragam bentuk kerajinan, terbentang di sepanjang bibir laut Pantai Pangah, Ie Rhop, Kecamatan Gandapura, Bireuen. Pemandangan ini membuat Ikhwan (32) tahun, takjub.

“Dulu di sini biasa saja. Tempat kami main-main bola sore hari,” kenangnya.

RelatedPosts

Kisah Saidah: Hanya Sempat Menyusui Sehari, Lalu Kehilangan Selamanya

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

Ia baru saja kembali ke Aceh. Lama mengadu nasib di perantauan, Malaysia. Ikhwan pulang sejenak, untuk mempersunting perempuan manis di Bungkah, Aceh Utara.

Kayu-kayu bekas telah dimodifikasi dengan berbagai fungsi. Tempat duduk, atau yang paling kentara, menjadi spot foto. Kayu dibentuk serupa binatang, gerbang, hingga semacam pohon harapan.

“Kreatif sekali yang buat ornamen begini. Mungkin jadi khas, yang membedakan Pantai Pangah dari objek tepi laut lain di Bireuen,” puji Ikhwan.

Salah satu satu objek foto dari kreatifitas kayu bekas di Pantai Pangah. | foto: Instagram/r_aditia

Sejurus kemudian, ia meminta sahabatnya, Jo, untuk mengabadikan momen dirinya di sana. Merasa cukup dengan beberapa gaya dan di titik foto berbeda, keduanya beranjak.

Ada banyak pondok-pondok tempat santai, yang menjajakan aneka makanan. Ikhwan memilih salah satunya. Seorang pramusaji membawakan menu makanan. “Mau pesan apa, bang?” tanyanya ramah.

Hanya butuh tiga menit, Ikhwan dan Jo sudah menulis pesanan. Sembari menunggu makanan siap. Jo, sahabat Ikhwan di kampung, banyak bercerita.

“Seingat saya, sekitar 2018-an Pantai Pangah benar-benar berbenah. Kini banyak keluarga atau anak muda, yang menghabiskan waktu sore di sini,” jelas Jo.

Jo mengaku, jika ingin melepas penat, kerap menyaksikan senja di Pantai Pangah. Alasanya sederhana, jaraknya tidak jauh dari rumah Jo di Cot Puuk. Masih sekecamatan.

Belum lama berbincang. Dua piring Mie Aceh beserta minuman, Teh Tarek dan Sirup Merah sudah tiba di meja. Ikhwan tak sabar menikmati.

“Sudah lama tak makan Mie Aceh,” aku Ikhwan.

Untuk sampai di Pantai Pangah, hanya butuh waktu 10 menit dari jalan nasional. Laju kendaraan lancar, karena jalan ke sana terbuat dari aspal dan rabat beton.

Suasana di objek wisata Pantai Pangah. | foto: Tawi

Pantai Pangah bisa seperti sekarang, tonggaknya dimulai dari kemauan urunan tangan sejumlah warga, bersambut dengan kreatifitas pemuda setempat. Belakangan, dukungan BUMG juga makin menggerakan tempat rekreasi di ujung paling timur Bireuen itu.

Tags: BireuenDestinasi Wisataobjek wisata AcehPantai Pangah
Previous Post

Ketua DPR Aceh Minta Polisi Netral di Pilkada 2024

Next Post

Kisah Keluarga Ijah di Malam Pilkada

Related Posts

Bupati Aceh Tengah Pastikan Wisata Tetap Dibuka Pascabencana Longsor

by Riska Zulfira
2 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, memastikan sektor pariwisata di Aceh Tengah tetap dapat dikunjungi pascabencana longsor yang melanda...

Truk Bermuatan Besar Dilarang Melintas di Jembatan Bailey Kuta Blang

by Riska Zulfira
17 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah melarang kendaraan besar melintas di Jembatan Bailey Krueng Tingkeum, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, mulai Minggu (18/1/2026)....

Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang Dipercepat

1.000 Huntap untuk Korban Bencana Bireuen Mulai Dibangun

by Redaksi
7 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen mulai membangun hunian tetap (Huntap) bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor. Pada tahap...

Next Post

Kisah Keluarga Ijah di Malam Pilkada

Dikira Tidur, Anggota Linmas Meninggal di TPS Lam Ara Banda Aceh

Dikira Tidur, Anggota Linmas Meninggal di TPS Lam Ara Banda Aceh

Discussion about this post

CERITA

Kisah Saidah: Hanya Sempat Menyusui Sehari, Lalu Kehilangan Selamanya

3 Maret 2026

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

27 Februari 2026
Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...