MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Juli 12, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Indahnya Ramadan di Aceh: Ikut Pemerintah Oke, Ulama Pun Yes

Riska Zulfira by Riska Zulfira
28 Februari 2025
in Daerah
0
Indahnya Ramadan di Aceh: Ikut Pemerintah Oke, Ulama Pun Yes

Warga berfoto dengan latar Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh usai menunaikan salat tarawih Ramadan 1446 H, Jumat 28/2/2025. (foto: masakini.co/Alfath)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Beberapa daerah di Aceh Besar dan Banda Aceh terdapat perbedaan dalam memulai puasa Ramadan 1446 Hijriah.

Sebagian masyarakat memilih mengikuti pendapat ulama Abu H. Athailah atau akrab dikenal Abu Ulee Titi yang menyatakan bahwa awal Ramadan jatuh pada Minggu 2 Maret 2025, meskipun pemerintah telah menetapkan keputusan resmi dalam sidang isbat yang digelar pada Jumat, (28/2/2025).

RelatedPosts

Peresmian Dua Bendungan Aceh, Gubernur Mualem Berterimakasih pada Presiden Prabowo

Presiden Resmikan Bendungan Rukoh dan Keureuto, Aceh Perkuat Ketahanan Pangan

Illiza Tinjau UMKM Capli, Dorong Produk Lokal Lebih Kompetitif

Pantauan masakini.co, masjid Jami Al Mukarramah Jruek Balee, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar dipenuhi para jamaah untuk melaksanakan salat tarawih.

Hal tersebut menunjukkan kemukiman ini mengikuti jadwal yang telah ditetapkan pemerintah bahwa Ramadan jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Selain itu, Masjid Raya Baiturrahman Kota Banda Aceh juga demikian. Masjid termegah di Aceh ini telah melaksanakan salat tarawih.

Alasan yang menjadikan perbedaan, pimpinan Dayah Ule Titi menyatakan bahwa hilal belum terlihat sehingga Ramadan baru dimulai pada Minggu, 2 Maret 2025.

Akibatnya, sejumlah masyarakat di Aceh yang mengikuti pendapat tersebut menunda pelaksanaan ibadah puasa.

“Saya tadi sudah ke masjid untuk tarawih, tapi pulang kembali setelah mengetahui informasi dari Abu Ulee Titi,” kata Yusri, salah satu warga Landom, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh.

Meski berbeda, dirinya menyarankan untuk mengikuti keyakinan masing-masing dalam menentukan pilihan dengan tetap menghormati perbedaan. “Tak perlu bingung, ikut yang kita yakin saja,” ujarnya.

Perbedaan awal puasa di Aceh memang biasa terjadi. Sebab, ada metode yang berbeda dalam menentukan masuknya bulan Ramadan.

Organisasi kemasyarakatan seperti Muhammadiyah, misalnya, menggunakan metode hisab atau perhitungan astronomis dalam menetapkan kalender Islam.

Sementara pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama menggunakan metode rukyat, yaitu pengamatan langsung visibilitas hilal saat matahari terbenam menjelang awal bulan Hijriah.

Tags: Abu Ulee TitiacehAceh BesarBanda AcehMasjid Raya BaiturrahmanTarawihulama
Previous Post

Ribuan Warga Aceh Padati Masjid Raya Baiturrahman di Tarawih Perdana

Next Post

Duka Kemarin Jelang Tarawih, Rumah Warga Seutui Ludes Terbakar

Related Posts

Banda Aceh Terpilih sebagai Pemenang Seoul ODA Challenge 2026, Siapkan Perpustakaan Outdoor Bertaraf Internasional

by Masa Kini
2 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Kota Banda Aceh kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Bersama Kota San Salvador Centro, El Salvador, Banda Aceh...

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

by Aininadhirah
28 Juni 2026
0

MASAKINI.CO - Deretan durian memenuhi sisi Jalan Jembatan Peunayong, Banda Aceh. Aroma khas buah berduri itu menyebar ke udara, mengundang...

Musim Durian Tiba, Pedagang Ramai Jajakan Durian di Kawasan Peunayong Banda Aceh

by Aininadhirah
28 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Musim durian asal Lamno mulai mewarnai Kota Banda Aceh. Hampir di setiap pinggir jalan terlihat pedagang menjajakan buah...

Next Post
Duka Kemarin Jelang Tarawih, Rumah Warga Seutui Ludes Terbakar

Duka Kemarin Jelang Tarawih, Rumah Warga Seutui Ludes Terbakar

Prajurit Lanud SIM Terima Penghargaan Usai Bantu Bocah Terjepit Becak di Sungai

Prajurit Lanud SIM Terima Penghargaan Usai Bantu Bocah Terjepit Becak di Sungai

Discussion about this post

CERITA

Keberanian yang Mengantar Ghaisya ke Podium Emas

8 Juli 2026

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

28 Juni 2026

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co