MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Oktober 10, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Indahnya Ramadan di Aceh: Ikut Pemerintah Oke, Ulama Pun Yes

Riska Zulfira by Riska Zulfira
28 Februari 2025
in Daerah
0
Indahnya Ramadan di Aceh: Ikut Pemerintah Oke, Ulama Pun Yes

Warga berfoto dengan latar Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh usai menunaikan salat tarawih Ramadan 1446 H, Jumat 28/2/2025. (foto: masakini.co/Alfath)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Beberapa daerah di Aceh Besar dan Banda Aceh terdapat perbedaan dalam memulai puasa Ramadan 1446 Hijriah.

Sebagian masyarakat memilih mengikuti pendapat ulama Abu H. Athailah atau akrab dikenal Abu Ulee Titi yang menyatakan bahwa awal Ramadan jatuh pada Minggu 2 Maret 2025, meskipun pemerintah telah menetapkan keputusan resmi dalam sidang isbat yang digelar pada Jumat, (28/2/2025).

RelatedPosts

Banda Aceh Outdoor Library Hadirkan 40 Kegiatan Gratis, Libatkan 50 Komunitas

Aceh Besar Sinkronkan Usulan Listrik Pedesaan agar Tepat Sasaran

DPRK Minta Kurikulum Diniyah Banda Aceh Diterapkan Nyata di Sekolah

Pantauan masakini.co, masjid Jami Al Mukarramah Jruek Balee, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar dipenuhi para jamaah untuk melaksanakan salat tarawih.

Hal tersebut menunjukkan kemukiman ini mengikuti jadwal yang telah ditetapkan pemerintah bahwa Ramadan jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Selain itu, Masjid Raya Baiturrahman Kota Banda Aceh juga demikian. Masjid termegah di Aceh ini telah melaksanakan salat tarawih.

Alasan yang menjadikan perbedaan, pimpinan Dayah Ule Titi menyatakan bahwa hilal belum terlihat sehingga Ramadan baru dimulai pada Minggu, 2 Maret 2025.

Akibatnya, sejumlah masyarakat di Aceh yang mengikuti pendapat tersebut menunda pelaksanaan ibadah puasa.

“Saya tadi sudah ke masjid untuk tarawih, tapi pulang kembali setelah mengetahui informasi dari Abu Ulee Titi,” kata Yusri, salah satu warga Landom, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh.

Meski berbeda, dirinya menyarankan untuk mengikuti keyakinan masing-masing dalam menentukan pilihan dengan tetap menghormati perbedaan. “Tak perlu bingung, ikut yang kita yakin saja,” ujarnya.

Perbedaan awal puasa di Aceh memang biasa terjadi. Sebab, ada metode yang berbeda dalam menentukan masuknya bulan Ramadan.

Organisasi kemasyarakatan seperti Muhammadiyah, misalnya, menggunakan metode hisab atau perhitungan astronomis dalam menetapkan kalender Islam.

Sementara pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama menggunakan metode rukyat, yaitu pengamatan langsung visibilitas hilal saat matahari terbenam menjelang awal bulan Hijriah.

Tags: Abu Ulee TitiacehAceh BesarBanda AcehMasjid Raya BaiturrahmanTarawihulama
Previous Post

Ribuan Warga Aceh Padati Masjid Raya Baiturrahman di Tarawih Perdana

Next Post

Duka Kemarin Jelang Tarawih, Rumah Warga Seutui Ludes Terbakar

Related Posts

Pemerintah Catat Realisasi Penerimaan Pajak Digital Capai Rp47,18 Triliun

Belanja Online Jadi Modus Penipuan Terbanyak di Aceh, 1.294 Laporan Masuk

by Redaksi
10 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Penipuan belanja daring menjadi modus penipuan yang paling banyak dilaporkan masyarakat Aceh ke Indonesia Anti-Scam Centre (IASC), dengan...

DPRK Minta Kurikulum Diniyah Banda Aceh Diterapkan Nyata di Sekolah

by Riska Zulfira
9 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Musriadi, mendorong agar Draf Kurikulum Pendidikan Diniyah tidak sekadar menjadi dokumen, tetapi diterapkan...

Penataan Tgk Chik Pante Kulu Diarahkan Jadi Ruang Publik dan Penggerak UMKM

by Riska Zulfira
8 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Penataan Kawasan Jalan Tgk. Chik Pante Kulu, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh diarahkan tidak hanya untuk memperbaiki infrastruktur, tetapi...

Next Post
Duka Kemarin Jelang Tarawih, Rumah Warga Seutui Ludes Terbakar

Duka Kemarin Jelang Tarawih, Rumah Warga Seutui Ludes Terbakar

Prajurit Lanud SIM Terima Penghargaan Usai Bantu Bocah Terjepit Becak di Sungai

Prajurit Lanud SIM Terima Penghargaan Usai Bantu Bocah Terjepit Becak di Sungai

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co