MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Agustus 26, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Aceh Ramadan Festival 2025: Tradisi, Ekonomi Syariah, dan Wisata Islami

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
6 Maret 2025
in Daerah
0
Aceh Ramadan Festival 2025: Tradisi, Ekonomi Syariah, dan Wisata Islami

Ilustrasi | Suasana Aceh Ramadhan Festival tahun lalu di Masjid Raya Baiturrahman. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh kembali menggelar Aceh Ramadan Festival, yang akan berlangsung pada 12-17 Maret 2025 di Pelataran Masjid Raya Baiturrahman, Kota Banda Aceh.

Festival ini menjadi bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) 2025, kalender event nasional Kementerian Pariwisata.

RelatedPosts

Wagub Aceh Minta SKPA Terbuka ke Publik, Informasi Pemerintahan Harus Cepat dan Akuntabel

Seoul Dukung Banda Aceh Bangun Perpustakaan Outdoor di Taman Bustanussalatin

Pedagang Ranup Dipindahkan dari Masjid Raya, Pemko Banda Aceh Siapkan Lokasi Baru

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Almuniza Kamal, mengajak seluruh masyarakat untuk menyemarakkan festival ini sebagai wadah mengenal budaya Aceh yang kaya dengan nilai-nilai Islami.

“Aceh Ramadan Festival 2025 bukan sekadar ajang perayaan, tetapi juga momentum untuk menampilkan keunikan budaya Islami Aceh kepada wisatawan domestik dan mancanegara. Selain itu, festival ini menjadi pendorong bagi pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif atau UMKM,” katanya, Kamis (6/3/2025).

Penyelenggaraan Aceh Ramadan Festival ke-7 ini juga menjadi bagian dari visi Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) dan Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh) yaitu “Terwujudnya Aceh Islami, Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan.”

Festival ini selaras dengan program prioritas pembangunan Aceh yang digagas gubernur dan wakil gubernur Aceh, khususnya dalam Program Pengembangan Destinasi Pariwisata, Program Pengembangan Nilai Budaya dan Program Pengembangan dan Pembinaan UKM.

Sebagai festival tahunan yang telah menjadi ikon Ramadhan di Aceh, berbagai kegiatan akan dihadirkan, mulai dari bazaar UMKM, lomba-lomba Islami, hingga pameran budaya Islam.

Tahun ini, festival semakin semarak dengan hadirnya Gampong Ramadan “Bank Aceh in Action 2025” serta aktivasi dari Bank Indonesia “Road to FESyar”.

Plt. Direktur Utama Bank Aceh, M. Hendra Supardi, menegaskan komitmen bank syariah ini dalam mendukung perkembangan UMKM di Aceh.

Tahun ini, Bank Aceh turut menyemarakkan Aceh Ramadan Festival dengan menghadirkan Gampong Ramadhan “Bank Aceh in Action 2025”.

“Kami ingin memberikan kesempatan bagi para pelaku UMKM binaan untuk memperluas pasar mereka, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah,” ujar Hendra.

Sebanyak 50 tenant UMKM binaan Bank Aceh akan meramaikan acara dengan berbagai produk unggulan, mulai dari kuliner khas Aceh, fesyen muslim, hingga kerajinan tangan.

Selain itu, belasan coffee truck siap dihadirkan Bank Aceh untuk menyajikan menu spesial Ramadhan.

Pengunjung juga dapat menikmati berbagai promo menarik melalui program Peh Tambo (Transaksi Mudah Bonus Untung), di antaranya; racing transaksi sedekah dengan QRIS Action Mobile di masjid, racing transaksi penerimaan sedekah dari seluruh PJSP bagi pengelola masjid, racing transaksi merchant QRIS, dan pembukaan tabungan dengan berbagai hadiah menarik dalam Gampong Ramadan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk datang dan memeriahkan Gampong Ramadan ‘Bank Aceh in Action 2025’. Manfaatkan berbagai promo menarik dan dukung UMKM lokal,” tambah Hendra.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh, Agus Chusaini, menegaskan dukungannya terhadap Aceh Ramadan Festival 2025 sebagai bagian dari penguatan ekonomi syariah dan wisata ramah muslim di Aceh.

“Dengan adanya Aceh Ramadan Festival, kami berharap dapat meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis syariah di Aceh. Festival ini menjadi ajang bagi UMKM untuk memperkenalkan produk-produk unggulan mereka ke pasar yang lebih luas,” ujar Agus.

Bank Indonesia akan memfasilitasi beragam aktivasi dalam perhelatan tersebut antara lain Lomba & Pameran Kaligrafi Nasional, serta penyalinan Mushaf Baiturrahman, salah satu manuskrip bersejarah Aceh yang saat ini tersimpan di Leiden University, Belanda.

Nantinya, mushaf ini akan diserahkan kepada pengurus Masjid Raya Baiturrahman sebagai upaya melestarikan warisan Islam di Aceh.

“Selain itu, Bank Indonesia juga mendorong transaksi non tunai melalui QRIS, aktivasi sistem pembayaran digital, serta program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) untuk memberikan layanan penukaran uang bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ungkapnya.

Aceh Ramadan Festival 2025 kembali menegaskan Aceh sebagai destinasi wisata syariah unggulan di Indonesia.

Dengan kolaborasi antara Pemerintah Aceh, Bank Indonesia dan Bank Aceh Syariah, festival ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya Islam, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.

Masyarakat diajak untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan dan menikmati semarak bulan suci Ramadhan di Masjid Raya Baiturrahman.

“Nikmati keindahan budaya Islam, dukung ekonomi lokal, dan perkuat nilai-nilai syariat Islam dalam kehidupan sehari-hari,” tutup Almuniza.

Tags: Aceh Ramadhan FestivalDisbudpar AcehUMKMWisata
Previous Post

Warna Coklat Mahogany dan Burgundy Jadi Tren Fesyen Lebaran 2025

Next Post

Harga Bahan Dapur di Banda Aceh Turun Tapi Daya Masyarakat Beli Lesu

Related Posts

Produk Kreatif Aceh Belum Mendunia, Promosi Jadi Tantangan Utama Pelaku Ekraf

by Riska Zulfira
21 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Produk ekonomi kreatif Aceh dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang, namun keterbatasan promosi masih menjadi kendala utama yang...

Mendag Tegaskan NIB untuk Penjual Online Bukan Dasar Pengenaan Pajak

by Ahlul Fikar
23 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menegaskan kewajiban kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku usaha yang berjualan di...

HUT ke-821 Banda Aceh Dongkrak Ekonomi, Perputaran Uang Tembus Rp7,62 Miliar

by Redaksi
26 April 2026
0

MASAKINI.CO - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-821 Kota Banda Aceh melalui rangkaian acara Banda Aceh Experience tidak hanya menghadirkan...

Next Post
Harga Bahan Dapur di Banda Aceh Turun Tapi Daya Masyarakat Beli Lesu

Harga Bahan Dapur di Banda Aceh Turun Tapi Daya Masyarakat Beli Lesu

Polisi Benarkan Ada Penganiayaan Santri di Dayah Bustanul Ulum Aceh Besar

Viral Remaja di Bener Meriah Dikeroyok Saat Tadarus Alquran

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co