MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Mei 27, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Pendapatan Belum Merata, Pemerintah Diminta Tak Diskriminasi Buruh

Riska Zulfira by Riska Zulfira
25 April 2025
in Daerah
0

Ilustrasi | Pekerja angkut beras di gudang Bulog. (Eno Sunarno/masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Direktur Koalisi NGO HAM Aceh, Khairil Arista menyoroti realitas buruh di Aceh yang kerap luput dari perhatian. Ia menilai saat ini standar pendapatan buruh belum merata ditambah ketimpangan psikologis sosial di masyarakat.

Menurutnya, banyak pekerja di sektor informal, terutama di wilayah pedesaan, menggantungkan hidup dari lahan orang lain. Akibatnya, mereka tak tercatat sebagai pemilik aset dalam data statistik, sehingga angka kemiskinan tetap tinggi meski mereka bekerja setiap hari.

RelatedPosts

Blang Bintang Juara Pawai Takbiran Idul Adha Aceh Besar

Wagub Aceh Salat Idul Adha di Baiturrahman, Umat Diajak Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim

Sekda Aceh Lepas Pawai Takbir Keliling Sambut Idul Adha 1447 H

“Banyak dari mereka bekerja di lahan yang bukan milik sendiri, sehingga saat dilakukan pendataan angka kemiskinan tetap tinggi,” kata Khairil, Jumat (25/4/2025).

Ia juga menyinggung kondisi pekerja di Banda Aceh, di mana sekitar 50 persen adalah pekerja kantoran, sementara sisanya merupakan buruh kasar dan masyarakat miskin kota yang suaranya kian jarang terdengar.

“Biaya hidup tinggi, tapi masih ada office boy yang digaji di bawah UMR. Di sinilah negara harus hadir,” tegasnya.

Lebih lanjut, Khairil meminta pemerintah tidak bersikap diskriminatif dalam membuat kebijakan ketenagakerjaan. Ia menekankan pentingnya pembukaan lapangan kerja dan penghentian pemecatan sepihak.

“Sering kali pabrik diminta memprioritaskan tenaga lokal, namun lulusan sarjana enggan kembali ke kampung halaman, sementara mayoritas penduduk sekitar hanya berpendidikan SMA,” jelasnya.

Sementara itu, pengamat Politik dan ekonomi, Dr. Taufiq A. Rahim menegaskan bahwa pentingnya peran legislatif dalam mengawal kesejahteraan buruh. Ia mengkritik relasi yang terlalu dekat antara pemilik modal dan pembuat kebijakan, yang menyebabkan buruh semakin tidak dilindungi.

“Yang makan gaji negara mestinya yang mengawal rakyat, bukan sebaliknya,” ucap Taufiq.

Ia menyebut kesejahteraan buruh di Aceh bukan hanya soal angka UMR, tapi juga soal akses terhadap kehidupan yang layak. “Sayangnya, praktik politisasi anggaran membuat hak-hak dasar buruh semakin kabur dalam arena politik,” tutup Taufiq.

Tags: acehBuruhKoalisi NGO HAM AcehUMR
Previous Post

Polisi Gendut di Lhokseumawe Diwajibkan Diet

Next Post

Sidak Tim Terpadu di Aceh Memburu Produk Mengandung Babi, Ini Temuannya

Related Posts

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem hingga Akhir Mei

by Riska Zulfira
23 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di...

Kacang Koro Jadi Alternatif Pangan, Tempe Lokal Dikembangkan di Aceh

by Aininadhirah
29 April 2026
0

MASAKINI.CO – Kacang koro mulai dilirik sebagai alternatif pangan lokal yang potensial di Aceh. Komoditas ini dinilai mampu menjadi bahan...

LKPJ 2025 Dipaparkan, Pendapatan Aceh Tembus Target

by Riska Zulfira
7 April 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat...

Next Post
Sidak Tim Terpadu di Aceh Memburu Produk Mengandung Babi, Ini Temuannya

Sidak Tim Terpadu di Aceh Memburu Produk Mengandung Babi, Ini Temuannya

BRI Dorong UMKM Minuman Herbal Kian Percaya Diri Garap Pasar Luar Negeri

BRI Dorong UMKM Minuman Herbal Kian Percaya Diri Garap Pasar Luar Negeri

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co