MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Mei 7, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

KADIN Soroti Kondisi Pasar Aceh, Banyak Toko Tutup Perlu Solusi Konkrit

Riska Zulfira by Riska Zulfira
5 Mei 2025
in Daerah
0
KADIN Soroti Kondisi Pasar Aceh, Banyak Toko Tutup Perlu Solusi Konkrit

Direktur Eksekutif KADIN Banda Aceh, Muhammad Luthfi dalam Rapim KADIN, Senin 5/5/2025. (foto: Riska Zulfira/masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Banda Aceh menyoroti kondisi ekonomi lokal yang dinilai masih penuh tantangan, termasuk pergerakan ekonomi pelaku usaha di Pasar Aceh yang semakin memprihatinkan.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif KADIN Banda Aceh, Muhammad Luthfi, dalam Rapat Pimpinan KADIN Banda Aceh yang berlangsung di Hotel Hermes, Senin (5/5/2025).

RelatedPosts

Kapolda Aceh Tinjau Perusakan Kantor Gubernur, Minta Pelaku dan Aktor Pendana Dilacak

314 CJH Aceh Besar Dilepas, Usia 19 hingga 97 Tahun Berangkat Kloter II

Wali Kota Lepas 287 Jemaah Haji Kloter Pertama Banda Aceh, Pesan Jaga Kesehatan di Tengah Cuaca Panas

Ia mengungkapkan bahwa dari sekitar 500 toko di Pasar Aceh, lebih dari separuh atau 285 toko dalam kondisi tutup dan tidak beroperasi.

“Ini harus jadi perhatian serius. Pasar Aceh adalah ikon kota, tapi sekarang kondisinya sangat memprihatinkan, baik dari segi aktivitas usaha maupun fasilitasnya,” kata Luthfi.

Untuk mengatasi hal tersebut, Kadin mendorong adanya perbaikan konsep pasar, misalnya dengan menjadikan Pasar Aceh sebagai pasar tematik dan memanfaatkan area rooftop untuk menarik pengunjung, melalui kerja sama dengan pihak swasta.

Selain itu, Luthfi juga mencermati perubahan pola dagang para pelaku usaha. Kini banyak pedagang lebih aktif berjualan lewat platform digital seperti TikTok Live dibandingkan menunggu pembeli di toko.

Menurutnya, ini menunjukkan pentingnya adaptasi terhadap era digital, dan pemerintah perlu hadir memberi pelatihan serta dukungan transformasi digital agar UMKM bisa bertahan.

Kemudian terkait keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL), Kadin menilai penertiban tidak bisa dilakukan tanpa solusi yang jelas.

Pemerintah belum punya zonasi yang jelas untuk PKL. “Kalau ditertibkan, mereka tidak tahu harus pindah ke mana. Kami usulkan penataan zonasi terlebih dulu,” ujar Luthfi.

Ia menambahkan, bila pemerintah terkendala anggaran, KADIN siap membantu melalui skema investasi dan kerja sama dengan swasta. Kemudian masalah lain juga soal akses permodalan.

Meski pemerintah telah menghadirkan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) Mahirah, banyak pedagang merasa pinjaman dari lembaga itu terlalu memberatkan.

“Ada pedagang yang bilang lebih baik jual mobil atau rumah daripada pinjam di Mahirah. Ini harus jadi evaluasi bersama,” kata Luthfi.

Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, meminta KADIN untuk menyerahkan rekomendasi secara tertulis agar bisa dipelajari terlebih dahulu dan dicari solusi terbaik bagi para pedagang pasar di Banda Aceh

“Kami dari pemerintah kota hadir untuk mencari solusi terbaik. Harapannya kesenjangan sosial bisa jauh kecil lagi ke depan,” ujarnya.

Tags: ekonomiKadin Banda AcehMuhammad LuthfiPasar AcehPedagang
Previous Post

Stok Capai 118 Ribu Ton, Aceh Cetak Sejarah Surplus Beras

Next Post

Nyamar Jadi Pelanggan, Polisi Bongkar Prostitusi Online di Lhokseumawe

Related Posts

Harga Plastik dan Tepung Naik Tajam, Pedagang Pasar Mengeluh

by Aininadhirah
1 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Harga plastik di sejumlah pasar tradisional masih mengalami kenaikan pasca isu kelangkaan yang sempat terjadi sebelumnya. Hingga kini,...

Pedagang di Aceh Besar Diminta Tidak Memanjangkan Kanopi ke Jalan

Pedagang di Aceh Besar Diminta Tidak Memanjangkan Kanopi ke Jalan

by Riska Zulfira
23 April 2026
0

MASAKINI.CO - Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kabupaten Aceh Besar meminta para pedagang untuk...

Pantone Pilih Cloud Dancer sebagai Warna 2026, Pasar Aceh Justru Diburu Butter Yellow

by Riska Zulfira
1 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Pantone Color Institute resmi menetapkan Cloud Dancer sebagai tren warna tahun 2026. Penunjukan ini mengejutkan banyak pihak karena...

Next Post
Nyamar Jadi Pelanggan, Polisi Bongkar Prostitusi Online di Lhokseumawe

Nyamar Jadi Pelanggan, Polisi Bongkar Prostitusi Online di Lhokseumawe

Warning! Penipuan Online Sasar Nasabah Bank Marak di Aceh

Hati-hati Penipuan Berkedok Aktivasi IKD Terjadi di Banda Aceh

Discussion about this post

CERITA

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co