MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Agustus 26, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Bea Cukai Aceh Dukung Transformasi Digital Nilam Melalui Platform ERP MyNilam

Ulfah by Ulfah
21 Agustus 2025
in News
0
Bea Cukai Aceh Dukung Transformasi Digital Nilam Melalui Platform ERP MyNilam

Focus Group Discussion (FGD) bertema “Kajian dan Kebijakan Peningkatan Ekosistem Rantai Nilai Komoditas Nilam Indonesia” yang diselenggarakan oleh Atsiri Research Center (ARC) Pusat Unggulan Iptek (PUI) Nilam Aceh Universitas Syiah Kuala, Kamis (21/8/2025) di Hotel Ayani, Banda Aceh. | Foto : Bea Cukai Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Bea Cukai Aceh terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan ekosistem komoditas unggulan daerah. Hal ini ditunjukkan melalui keikutsertaan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Kajian dan Kebijakan Peningkatan Ekosistem Rantai Nilai Komoditas Nilam Indonesia” yang diselenggarakan oleh Atsiri Research Center (ARC) Pusat Unggulan Iptek (PUI) Nilam Aceh Universitas Syiah Kuala, Kamis (21/8/2025) di Hotel Ayani, Banda Aceh.

FGD ini merupakan bagian dari upaya koordinasi pengembangan sistem digital platform ERP myNilam, sebuah aplikasi yang digagas oleh International Labour Organization (ILO) untuk mendukung integrasi rantai nilai komoditas nilam dari hulu hingga hilir.

RelatedPosts

Anggaran Kafilah Aceh untuk MTQ Nasional Capai Rp4 Miliar, Pemenuhan Kebutuhan Masih Diupayakan

56 Kafilah Aceh Siap Berlaga di MTQ Nasional, Pemantapan Akhir Digelar Bersama Pelatih Nasional

Harga Emas Perhiasan dan Antam Turun

Melalui platform ini, diharapkan pengembangan ekosistem digital dapat berjalan lebih efektif, efisien, serta memberikan manfaat maksimal bagi seluruh pihak yang terlibat.

Kepala ARC PUI Nilam Aceh, Syaifullah Muhammad, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mengarahkan para pemangku kepentingan pada hasil studi terkini mengenai rantai nilai komoditas nilam, sekaligus merumuskan rekomendasi kebijakan yang relevan.

“Dengan pendekatan ini, kita ingin memastikan bahwa transformasi digital dalam ekosistem nilam dapat terimplementasi secara optimal, sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi petani, UMKM, hingga industri,” ujarnya.

Hadir mewakili Bea Cukai Aceh, Muparrih, Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat, menyampaikan dukungan penuh Bea Cukai terhadap digitalisasi Nilam di Aceh. “Salah satu peran Bea Cukai adalah sebagai industrial assistance dan trade facilitator. Kita tahu bahwa Aceh merupakan penghasil minyak nilam berkualitas tinggi. Semoga dengan adanya myNilam, dapat tercipta kemakmuran bagi petani dan UMKM nilam,” jelasnya.

Lebih lanjut, Muparrih menekankan pentingnya eksportir nilam untuk mencantumkan daerah asal barang secara benar dalam dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) yang disampaikan ke Bea Cukai.

“Seringkali customs clearance ekspor nilam Aceh dilakukan di luar wilayah Bea Cukai Aceh. Hal ini dapat menyebabkan data ekspor tidak sepenuhnya menggambarkan kondisi riil Aceh sebagai sentra minyak nilam. Oleh karena itu, kami terus mendorong agar eksportir memperhatikan hal ini,” tegasnya.

Selain itu, Bea Cukai Aceh juga berkomitmen memberikan pendampingan dan asistensi bagi UMKM Nilam agar mampu memperluas pasar hingga ke kancah global. “Kami siap hadir mendampingi para pelaku usaha nilam agar dapat menembus pasar ekspor dengan lebih mudah,” tambahnya.

FGD ini turut dihadiri berbagai pihak, antara lain PT Ugreen, PT GMU, ILO, BSI Maslahat, ARC USK, Pemerintah Kota Banda Aceh, Dinas Pariwisata Aceh, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya yang bersama-sama mendorong penguatan ekosistem rantai nilai nilam Indonesia.

 

Tags: AtsiriAtsiri Research Center (ARC)Bea Cukai AcehUniversitas Syiah Kuala (USK)
Previous Post

Penyegelan Kostel Kupula, DPRK: Jadi Pintu Masuk Razia Lebih Luas

Next Post

Polres Aceh Tengah Ungkap Kasus Curanmor, Korban Ucapkan Terima Kasih

Related Posts

Bea Cukai Aceh Tingkatkan Pengawasan Ekspor Batubara Melalui Pengambilan Sampel

by Ahmad Mufti
2 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Bea Cukai Aceh memperkuat pengawasan ekspor batubara dengan membekali petugas kemampuan teknis pengambilan sampel di lapangan. Langkah ini...

12.648 Peserta Ikut UTBK SNBT di Universitas Syiah Kuala

12.648 Peserta Ikut UTBK SNBT di Universitas Syiah Kuala

by Ulfah
22 April 2026
0

MASAKIINI.CO - Sebanyak 12.648 peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) Tahun 2026 mengikuti ujian...

Bea Cukai Aceh Tegaskan Jemaah Haji Wajib Lapor Barang Bawaan atau Terhambat di Bandara

by Riska Zulfira
15 April 2026
0

MASAKINI.CO - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aceh menegaskan seluruh jemaah haji wajib melaporkan barang bawaan dan...

Next Post
Polres Aceh Tengah Ungkap Kasus Curanmor, Korban Ucapkan Terima Kasih

Polres Aceh Tengah Ungkap Kasus Curanmor, Korban Ucapkan Terima Kasih

Tiga Nyawa Melayang dalam Kecelakaan Maut di Tol Sigli–Banda Aceh

Tiga Nyawa Melayang dalam Kecelakaan Maut di Tol Sigli–Banda Aceh

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co