MASAKINI.CO – Liga Champions UEFA kembali hadir mulai 16 September mendatang, menjanjikan tiga malam berturut-turut penuh aksi bagi para penggemar sepak bola. Edisi ke-71 dari kompetisi elit Eropa ini akan menampilkan 24 tim berbeda yang pernah mengangkat trofi bergengsi tersebut.
Paris Saint-Germain (PSG) memasuki musim 2025-2026 sebagai juara bertahan setelah meraih gelar Liga Champions pertama mereka dengan kemenangan telak 5-0 atas Internazionale. Kemenangan ini mencatatkan rekor margin kemenangan terbesar dalam sejarah final Liga Champions/Piala Eropa.
Musim lalu, Liga Champions mengalami perubahan format yang signifikan, meningkatkan jumlah peserta dari 32 menjadi 36 tim. Format baru ini menggantikan delapan grup yang terdiri dari empat tim dengan satu fase liga tunggal. Dalam fase ini, setiap klub memainkan delapan pertandingan – meningkat dari enam – untuk menentukan posisi mereka dalam tabel besar yang terdiri dari 36 klub. Format ini tetap dipertahankan pada musim 2025-2026.
Delapan tim teratas akan langsung lolos ke babak 16 besar, sementara tim-tim yang berada di peringkat 9 hingga 24 akan bertanding di babak play-off Liga Champions untuk memperebutkan tempat di babak gugur. Dengan format baru ini, tidak ada lagi “jaring pengaman” berupa Liga Europa. Dua belas tim terbawah dari 36 tim dan delapan tim yang kalah di babak play-off akan langsung tersingkir dari kompetisi Eropa musim ini.
Perubahan format musim lalu tampaknya meningkatkan faktor hiburan, dengan rata-rata 3,27 gol per pertandingan yang dicetak dalam edisi 2024-2025. Ini adalah yang tertinggi dalam satu musim Liga Champions/Piala Eropa sejak 1975-1976.
Inggris akan memiliki enam tim yang berpartisipasi dalam kompetisi 2025-2026 (Arsenal, Chelsea, Liverpool, Manchester City, Newcastle United, dan Tottenham Hotspur), terbanyak dari satu negara dalam satu edisi.
Real Madrid, sang juara bertahan, adalah salah satu dari lima tim La Liga yang akan berlaga di fase liga, bersama dengan Barcelona, Atlético Madrid, Athletic Club, dan Villarreal. Sementara itu, Serie A dan Bundesliga masing-masing memiliki empat klub.
Liga Champions musim ini juga akan menampilkan tiga tim debutan, yaitu Pafos, Bodo/Glimt, dan Kairat Almaty, yang semuanya berhasil mencapai fase liga melalui babak kualifikasi.
Lantas, siapa yang akan keluar sebagai juara? “Superkomputer Opta telah melakukan simulasi kompetisi 2025-2026 sebanyak 10.000 kali dan mengonfirmasi persentase pra-turnamennya,” mengutip laporan theanalyst, Jumat (12/9/2025).
Berdasarkan simulasi tersebut, Manchester City menjadi favorit juara dengan probabilitas 15,2%, diikuti oleh Real Madrid (9,6%), Arsenal (8,6%), PSG (8,0%), dan Liverpool (7,6%). Namun, kejutan selalu mungkin terjadi di Liga Champions, dan tim-tim lain juga memiliki peluang untuk meraih gelar juara.
Dengan format baru yang semakin sengit dan persaingan yang semakin ketat, Liga Champions UEFA musim 2025-2026 diprediksi akan menjadi tontonan yang sangat menarik bagi para penggemar sepak bola di seluruh dunia.
Prediksi Liga Champions UEFA 2025-26
• Menurut superkomputer Opta, Liverpool (20,4%) adalah favorit untuk memenangkan Liga Champions musim ini.
• Juara bertahan Liga Premier itu tersingkir di babak 16 besar oleh PSG, yang akhirnya menjadi juara musim lalu.
• Ancaman terbesar bagi tim asuhan Arne Slot adalah rival Liga Premier, Arsenal (16,0%), sementara juara bertahan PSG menjadi favorit ketiga untuk mempertahankan gelar mereka (12,1%).
• Man City, yang memenangkan kompetisi pada 2022-23, diberi peluang 8,4%, begitu pula Barcelona, sedangkan juara Piala Dunia Klub Chelsea (7,0%), Real Madrid (5,8%), dan Bayern Munich (4,3%) membentuk kelompok pengejar.










Discussion about this post