MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Mei 20, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Barang Ditarik, Koperasi Merah Putih Desa Lamteh Berhenti Beroperasi

Riska Zulfira by Riska Zulfira
2 Oktober 2025
in Daerah
0
Barang Ditarik, Koperasi Merah Putih Desa Lamteh Berhenti Beroperasi

Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Syariah Desa Lamteh, Banda Aceh. | Foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Syariah Desa Lamteh, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, terpaksa menghentikan operasionalnya setelah barang-barang disuplai dari sejumlah BUMN tiba-tiba ditarik kembali.

Padahal sebelumnya barang-barang dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut untuk mendukung koperasi.

RelatedPosts

DPRA Serahkan 24 Catatan Evaluasi Kinerja Pemerintah Aceh dalam Paripurna LKPJ 2025

Viral Tinggal di Bawah Jembatan Pango, Keluarga Terlantar Dipindahkan ke Rumah Singgah

Aceh Ajukan Tambahan Anggaran ke Kemenkeu, Pemerintah Pusat Masih Pelajari Permohonan

Menurut Ketua KDMP Lamteh, Nurkhalis, mengaku kecewa berat dengan kondisi tersebut. Menurutnya, sejak awal peluncuran koperasi mereka mendapat dukungan penuh dari Pertamina, ID Food, dan Bulog.

Barang dagangan itu mencakup beras SPHP, minyak goreng Minyakita, hingga gas elpiji 3 kilogram. Namun, tak lama setelah berjalan, barang-barang dari Pertamina dan ID Food justru ditarik tanpa penjelasan resmi.

“Tiba-tiba gas 3 kilo ditarik, padahal masih ada isinya. Dan kami koperasi hanya membeli isi tabung, padahal lagi laku-lakunya,” ujar Mukhlis, katanya, Kamis (2/10/2025).

Mukhlis mengungkapkan, kondisi ini membuat warga kecewa karena sebelumnya sudah ramai mendaftar menjadi anggota koperasi. Salah satu daya tarik KDMP adalah harga gas subsidi lebih murah, yakni Rp18 ribu per tabung, sementara di warung bisa mencapai Rp30–35 ribu.

“Warga antusias mendaftar, karena di koperasi lebih terjangkau. Tapi setelah barang ditarik, mereka merasa dikecewakan,” tambahnya.

Bulog yang sempat bertahan pun akhirnya menarik kembali stok beras dengan alasan menjaga kualitas. Sejak saat itu, KDMP Lamteh tidak lagi memiliki barang dagangan untuk dijual ke masyarakat.

“Kami pengurus sudah bekerja keras. Tapi setelah barang-barang ditarik, koperasi jadi mati suri,” kata Mukhlis.

Kekecewaan juga datang karena pengurus tidak menerima jasa atau upah selama berbulan-bulan. Mereka mengaku telah mengorbankan waktu dan tenaga sejak awal diresmikan pada 21 Juli lalu.

“Kami benar-benar kecewa. Dari awal kami diarahkan akan disupport penuh, tapi ternyata tidak ada komitmen yang jelas,” ujar Mukhlis.

Meski ditarik, Mukhlis yang telah mengeluarkan modal utama mengaku tak mengalami kerugian, sebab dana tersebut langsung dikembalikan saat ditarik. Kendati demikian pengurus koperasi tidak tertarik lagi mengajukan modal usaha.

Tags: Barang koperasi ditarikKoperasi Merah Putih
Previous Post

Bupati Pidie Jaya Hadiri Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Kabupaten Tahun 2025

Next Post

Distribusi Air PDAM Tirta Mountala Terganggu Akibat Listrik Tidak Stabil

Related Posts

Pemerintah Buka 35.000 Lebih Lowongan Kerja Koperasi dan Kampung Nelayan Merah Putih

Pemerintah Buka 35.000 Lebih Lowongan Kerja Koperasi dan Kampung Nelayan Merah Putih

by Ulfah
16 April 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah membuka proses rekrutmen melalui Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) bagi 35.476 orang yang nantinya akan mengelola Koperasi Desa...

Menko Pangan Tinjau Koperasi Desa Merah Putih di Banda Aceh

Menko Pangan Tinjau Koperasi Desa Merah Putih di Banda Aceh

by Redaksi
18 September 2025
0

MASAKINI.CO - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan meninjau koperasi desa merah putih (KDMP) di Gampong Geuceu Komplek, Kecamatan...

Sinergi Kopdes, Pemda hingga Poltekkes Untuk Suksesi MBG

by Redaksi
5 Juni 2025
0

MASAKINI.CO - Pemerintah terus menggenjot dua program strategis nasional yang saling terintegrasi, yakni pembentukan Koperasi Merah Putih dan pelaksanaan Program...

Next Post
Distribusi Air PDAM Tirta Mountala Terganggu Akibat Listrik Tidak Stabil

Distribusi Air PDAM Tirta Mountala Terganggu Akibat Listrik Tidak Stabil

Agus Fernanda Anis Pimpin IKAPALA 2025–2027, Fokus pada Pariwisata dan Kebencanaan

Agus Fernanda Anis Pimpin IKAPALA 2025–2027, Fokus pada Pariwisata dan Kebencanaan

Discussion about this post

CERITA

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co