MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Agustus 19, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Sinergi Kopdes, Pemda hingga Poltekkes Untuk Suksesi MBG

Redaksi by Redaksi
5 Juni 2025
in Nasional
0
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah terus menggenjot dua program strategis nasional yang saling terintegrasi, yakni pembentukan Koperasi Merah Putih dan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Keduanya dianggap sebagai pilar penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju visi besar Indonesia Emas 2045.

Di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, realisasi program Koperasi Merah Putih telah mencapai 100 persen di tingkat desa.

RelatedPosts

BSI Luncurkan Hasanah KKI Card, Kartu Pembiayaan Syariah Terhubung QRIS

253 Sekolah di Flores Terdampak Gempa M7,7, Kemendikdasmen Siapkan Kelas Darurat

Gempa M7,7 Guncang Flores, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lombok Tengah, Ikhsan, menyampaikan bahwa 154 koperasi telah terbentuk di 154 desa dan kelurahan yang tersebar di 12 kecamatan.

“Pembentukan kelembagaan sudah tuntas. Saat ini tinggal proses pengesahan melalui penerbitan akta notaris,” ujar Ikhsan.

Program Koperasi Merah Putih sendiri merupakan salah satu instruksi prioritas dari pemerintah pusat. Menurut Ikhsan, pelaksanaan program ini wajib dijalankan oleh pemerintah daerah. Jika diabaikan, sanksinya cukup berat—hingga pemberhentian kepala daerah secara tidak hormat oleh pemerintah pusat.

Lebih lanjut, Ikhsan menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan dana yang akan dikelola koperasi tersebut. Setelah pengurus terbentuk, koperasi akan menyusun rencana bisnis dan rencana anggaran belanja (RAB) yang relevan dengan potensi masing-masing desa. Selain memperkuat ekonomi desa, koperasi ini juga ditugaskan mendukung pasokan kebutuhan pangan untuk program MBG.

“Semua kebutuhan masyarakat di desa bisa dipenuhi oleh koperasi ini. Mulai dari sektor pertanian, UMKM, pariwisata, hingga peluang bisnis lainnya. Ini akan sangat membantu program MBG yang dijalankan pemerintah pusat,” kata Ikhsan.

Sementara itu, dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis juga datang dari berbagai daerah lain. Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Moh. Trizal Entengo, menegaskan bahwa program MBG menjadi strategi utama dalam membentuk generasi sehat dan cerdas. Dalam rapat koordinasi dengan sejumlah OPD, Trizal membahas penyiapan lahan untuk pembangunan Satuan Pelayan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi fasilitas pendukung pelaksanaan program MBG.

“Program ini harus dijalankan secara serius dan terintegrasi, dengan melibatkan petani lokal serta program pemberdayaan masyarakat. Ini bukan hanya soal makanan gratis, tapi soal investasi gizi untuk masa depan bangsa,” ungkap Trizal.

Di sisi lain, kesiapan sumber daya manusia juga menjadi perhatian dalam menunjang keberhasilan program MBG. Direktur Poltekkes Kemenkes Bengkulu, Linda, SST., M.Kes., mengungkapkan bahwa SDM di bidang gizi masih sangat terbatas. Rasio tenaga gizi saat ini sekitar 1 banding 30 hingga 35 orang.

Meski begitu, pihaknya terus berupaya memenuhi kebutuhan tersebut. Poltekkes Kemenkes Bengkulu saat ini masih membuka penerimaan mahasiswa baru program D3 dan D4 Gizi hingga 14 Juni 2025.

“Program MBG juga menjadi peluang riset dan pengabdian masyarakat. Kami dorong alumni dan dosen untuk terlibat dalam pemantauan serta evaluasi program, seperti pengaruhnya terhadap prestasi belajar dan status kesehatan anak-anak,” jelas Linda.

Tags: Indonesia Emas 2045Koperasi Merah PutihMBGProgram Makan Bergizi Gratis
Previous Post

Gaji ke-13 ASN Banda Aceh Cair Setelah Idul Adha

Next Post

Mutiara Hasanah: Misi Lingkungan dalam Gaun Keanggunan

Related Posts

Illiza Minta Sekolah Tak Hanya Kejar Akademik, tapi Bentuk Kebiasaan Anak

by Riska Zulfira
11 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal meminta sekolah tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga membentuk...

Cegah Risiko Keracunan, BGN Wajibkan Wadah MBG Tulis Batas Waktu Konsumsi

by Ahmad Mufti
10 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat pengawasan keamanan pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. Mulai pekan...

Wakil Wali Kota Banda Aceh Dorong Lulusan SPPI Jadi Penggerak Ekonomi Desa dan Pesisir

by Redaksi
1 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, mendorong lulusan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih...

Next Post

Mutiara Hasanah: Misi Lingkungan dalam Gaun Keanggunan

Raja Maroko Minta Rakyat Tidak Potong Hewan Kurban Saat Idul Adha

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co