MASAKINI.CO – Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, mendorong lulusan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menjadi penggerak pembangunan ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kawasan pesisir.
Hal itu disampaikan Afdhal saat menghadiri Upacara Penutupan Pendidikan dan Pelatihan SPPI KDKMP dan KNMP Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Upacara Rindam Iskandar Muda, Mata Ie, Aceh Besar, Jumat (31/7/2026).
Menurut Afdhal, lulusan SPPI tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga harus membawa nilai kepemimpinan, disiplin, integritas, dan kepedulian sosial dalam menjalankan peran di tengah masyarakat.
“Bangsa ini membutuhkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga integritas, disiplin, dan kepedulian sosial. Nilai-nilai itulah yang diharapkan tumbuh dari para lulusan SPPI sehingga mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia mengatakan, pembekalan melalui pendidikan, pelatihan kepemimpinan, serta wawasan kebangsaan menjadi modal penting bagi para lulusan untuk menghadapi tantangan pembangunan, khususnya dalam memperkuat kelembagaan ekonomi masyarakat.
Afdhal menilai keberadaan penggerak pembangunan seperti lulusan SPPI memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai wadah peningkatan ekonomi masyarakat.
Ia juga mengapresiasi kolaborasi pemerintah pusat, TNI, pemerintah daerah, dan berbagai pihak dalam penyelenggaraan program tersebut. Menurutnya, sinergi antarlembaga menjadi bagian penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
“Pembangunan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur, tetapi juga bagaimana menyiapkan manusia yang mampu menjadi penggerak kemajuan daerah,” kata Afdhal.










Discussion about this post