MASAKINI.CO – Sebanyak 208 pemain muda dari berbagai penjuru Aceh memadati Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, untuk mengikuti seleksi Elite Pro Academy (EPA) Persiraja U-19. Seleksi terbuka ini dimulai sejak Jumat (17/10) pagi, menandakan antusiasme tinggi para talenta muda Aceh untuk bergabung dengan tim berjuluk Laskar Rencong.
Koordinator seleksi pemain, Fuadi Nasir, mengungkapkan bahwa peserta seleksi datang dari berbagai daerah di Aceh. “Dari data registrasi yang kami terima, pemain yang ikut seleksi datang dari seluruh Aceh, ada yang dari Aceh Tamiang, Aceh Selatan, hingga Aceh Singkil,” ujarnya. Hal ini menunjukkan jangkauan seleksi yang luas dan minat yang besar dari para pemain muda di seluruh provinsi.
Fuadi menambahkan bahwa seleksi hari kedua akan digelar di lapangan PS Amla Lamteungoh, Aceh Besar, pada Sabtu. Ia memastikan bahwa semua pemain yang telah hadir di Banda Aceh akan mendapatkan kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
“Jadi, semuanya sama, sesuai arahan Presiden Dek Gam, Persiraja mencari pemain-pemain terbaik Aceh dalam seleksi ini untuk bergabung dengan Persiraja. Tim pelatih yang melakukan seleksi akan memutuskan nantinya siapa yang akan layak untuk bergabung dengan tim,” jelas Fuadi. Proses seleksi yang adil dan transparan ini diharapkan dapat menghasilkan pemain-pemain berkualitas yang benar-benar layak membela Persiraja.
Presiden Persiraja, H. Nazaruddin Dek Gam, yang akrab disapa Dek Gam, menjelaskan bahwa seleksi ini bukan hanya tentang mencari pemain untuk memperkuat tim muda Persiraja, tetapi juga sebagai upaya nyata untuk mencetak generasi penerus sepak bola Aceh yang kompetitif di tingkat nasional.
“Kita tau Aceh adalah salah satu lumbung pesepakbola nasional, tapi sekarang kita lihat sudah kurang pemain-pemain sepakbola asal Aceh di Nasional,” ungkap Dek Gam. Ia berharap seleksi ini dapat menjadi momentum kebangkitan sepak bola Aceh.
Dek Gam, yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi III DPR RI, memberikan pesan kepada para peserta seleksi. “Kami ingin anak-anak Aceh punya kesempatan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Karena itu, persiapkan diri sebaik mungkin,” pesannya. Ia menekankan pentingnya persiapan yang matang bagi para pemain muda untuk dapat bersaing dan menunjukkan potensi terbaik mereka.
Elite Pro Academy (EPA) merupakan program resmi pembinaan usia muda yang diinisiasi oleh PSSI dan wajib diikuti oleh klub-klub profesional. Melalui kompetisi EPA, pemain muda akan mendapatkan pengalaman bermain reguler, pembinaan yang terarah, serta peluang untuk dipantau langsung oleh tim nasional kelompok umur. Dengan adanya program ini, diharapkan kualitas pemain muda Indonesia semakin meningkat dan mampu bersaing di level internasional.
Persiraja berharap dengan digelarnya seleksi ini dapat menemukan bibit-bibit berkualitas yang siap ditempa menjadi pemain masa depan Laskar Rencong. Para pemain muda yang terpilih akan mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan mereka, melalui program EPA dan berpotensi menjadi pemain profesional yang membanggakan Aceh di masa depan.










Discussion about this post