MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, November 8, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

HSN 2025, Kemenag: Santri Harus Melek Digital Sebagai Ladang Dakwah

Ulfah by Ulfah
22 Oktober 2025
in News
0
HSN 2025, Kemenag: Santri Harus Melek Digital Sebagai Ladang Dakwah

Para santri mengikuti apel Hari Santri Nasional 2025 di Lapangan Pesantren Oemar Diyan Islamic Boarding School, Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (22/10/2025). | Foto : Humas Kemenag Aceh Besar

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Para santri diminta untuk memanfaatkan dunia digital sebagai ladang dakwah baru di era modern. Pernyataan itu disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, Saifuddin, saat memimpin apel peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di Lapangan Pesantren Oemar Diyan Islamic Boarding School, Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (22/10/2025).

Saifuddin mengatakan bahwa Hari Santri harus menjadi momentum kebangkitan santri Indonesia untuk berperan aktif di berbagai bidang, termasuk teknologi dan sains.

RelatedPosts

Banda Aceh Siapkan Sentra IKM Jadi Pusat Pelatihan dan Pengembangan UMKM

Banjir Gayo Lues Rusak 100 Rumah, Empat Unit Hanyut Terbawa Arus

12 Daerah di Aceh Berpotensi Diguyur Hujan Lebat, Warga Diminta Waspada Banjir

“Santri sekarang tidak hanya menguasai kitab kuning, tetapi juga harus menguasai teknologi, sains, dan bahasa dunia. Dunia digital juga harus menjadi ladang dakwah baru bagi para santri,” kata Saifuddin, membacakan sambutan Menteri Agama, Nasaruddin Umar.

Yahwa sapaan akrabnya, juga berpesan agar santri di seluruh Tanah Air menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan berdaya. Santri, lanjut dia, perlu menjaga tradisi pesantren yang luhur, namun tetap terbuka terhadap inovasi zaman.

“Rawatlah tradisi pesantren, tetapi juga peluklah inovasi zaman. Bawalah semangat pesantren ke ruang publik, ke dunia kerja, ke ranah internasional. Tunjukkan bahwa santri mampu menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penonton,” ujar Yahwa.

Seperti pepatah, kata Yahwa, barangsiapa yang menanam ilmu, maka ia menanam masa depan. Karena itu, ia mengajak para santri untuk terus menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh, menjaga akhlak, menghormati guru dan kiai, serta menumbuhkan cinta kepada Tanah Air.

“Dari tangan para santrilah masa depan Indonesia akan ditulis,” ujarnya.

Kemenag RI juga menyampaikan rasa syukur atas perhatian besar negara terhadap pesantren. Kata Yahwa, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren sebagai bentuk pengakuan dan penghargaan negara terhadap lembaga pendidikan khas Indonesia tersebut.

Kepala Kantor Kemenag Aceh Besar, Saifuddin, membacakan sambutan Menteri Agama, Nasaruddin Umar. | Foto : Humas Kemenag Aceh Besar

“Negara tidak menutup mata terhadap jasa besar pesantren. Negara berhutang budi kepada pesantren dan para santri yang selama ini menjadi benteng moral bangsa,” katanya.

Ia juga mengapresiasi berbagai program pemerintah yang kini melibatkan pesantren, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program CKG dinilai sebagai langkah bersejarah karena untuk pertama kalinya santri di berbagai daerah mendapatkan layanan kesehatan gratis secara massal.

Saifuddin juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas kebijakan dan program yang membawa dampak positif bagi pesantren dan santri di seluruh Indonesia.

“Semoga Bapak Presiden selalu diberi kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam memimpin Indonesia menuju peradaban dunia yang damai dan berkeadaban,” ujarnya.

Apel Hari Santri diikuti para kepala seksi, penyelenggara, kepala madrasah, kepala Kantor Urusan Agama, pegawai Kantor Kemeng Aceh Besar serta seluruh santri Pesantren Tgk Chiek Oemar Diyan.

Pada kesempatan itu, Kankemenag Aceh Besar juga melakukan penanaman pohon sebagai implementasi program ekoteologi Kemenag serta menyerahkan sertifikat santri pemenang pada ajang Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Internasional di Wajo, Sulawesi Selatan pada awal Oktober lalu.

Tags: DakwahDunia DigitalHari Santri Nasional 2025Kemenag
Previous Post

Banjir Rendam Delapan Kecamatan di Aceh Jaya, Ribuan Warga Terdampak

Next Post

Pogba Banting Setir ke Dunia Fesyen, Gandeng Zulay Luncurkan Pakaian Mewah

Related Posts

Hari Santri 2026, Kemenag Siapkan Lima Program untuk Perkuat Pesantren

by Riska Zulfira
22 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Kementerian Agama menyiapkan lima program untuk memperkuat perlindungan santri, pengakuan ijazah pesantren, kemandirian ekonomi, penguasaan teknologi, hingga dakwah...

Kemenag Perkuat Perlindungan Anak, Aplikasi AMAN Jadi Kanal Aduan Kekerasan

by Riska Zulfira
22 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Kementerian Agama (Kemenag) memperkuat perlindungan anak di lingkungan pendidikan keagamaan dengan menghadirkan Aplikasi Manajemen Aduan Anti Kekerasan (AMAN)...

Pemerintah Tetapkan Iduladha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026

by Riska Zulfira
18 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah resmi menetapkan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, setelah 1 Zulhijjah 1447...

Next Post

Pogba Banting Setir ke Dunia Fesyen, Gandeng Zulay Luncurkan Pakaian Mewah

Siap Bantu Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Banda Aceh Bentuk Tim GABUNG JMO

Discussion about this post

CERITA

Sabetan Pejabat dan Kusir Delman: Belajar dari Driver Ojol

6 November 2026

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...