MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, April 4, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Foto

Menjaga Ingatan Batu

Redaksi by Redaksi
26 Oktober 2025
in Foto
0

Andi Ian Surya, melukis Candi Bahal I di pelataran komplek Candi Bahal, Desa Bahal Portibi, Padang Lawas, Sumatera Utara, Sabtu (18/10/2025). | Foto: Hendra Syamhari/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Di hamparan dataran Padang Lawas Utara, di antara sawah yang tenang dan langit yang luas, berdiri jejak masa lalu yang nyaris abadi yakni Candi Bahal.

Candi Bahal I di Desa Bahal Portibi, Padang Lawas, Sumatera Utara, Sabtu (18/10/2025). | Foto: Hendra Syamhari/masakini.co

Terbuat dari bata merah yang telah menua oleh waktu, struktur candi ini menyimpan jejak peradaban yang pernah hidup di tanah ini, jauh sebelum kita mengenalnya sebagai Padang Lawas.

RelatedPosts

The Land from Above

Pendidikan yang Bertahan

Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang Dipercepat

Salah satu pengunjung memperhatikan sekeliling Candi Bahal, Desa Bahal Portibi, Padang Lawas, Sumatera Utara, Sabtu (18/10/2025). | Foto: Hendra Syamhari/masakini.co

Di bawah cahaya pagi, tekstur dinding bata memantulkan warna-warna hangat yang berubah bersama perjalanan matahari.

Arca yang terdapat di Candi Sipamutung, Desa Siparau, Padang Lawas, Sumatera Utara. | Foto: Hendra Syamhari/masakini.co

Relief dan bentuk arsitekturnya menceritakan tentang keyakinan, ketekunan dan tangan-tangan manusia yang membangun bukan sekadar tempat ibadah, melainkan ruang bagi peradaban untuk meninggalkan jejak.

Penari Tortor Batak Angkola di pelataran komplek Candi Bahal I, Desa Bahal Portibi, Padang Lawas, Sumatera Utara, Sabtu (18/10/2025). | Foto: Hendra Syamhari/masakini.co

Candi Bahal, bersama situs-situs lain seperti Candi Bahal II, Bahal III, Tandihat, dan Sipamutung, menjadi saksi atas perjalanan panjang manusia dalam menafsirkan makna suci dan keseimbangan alam.

Relief batu merah di Candi Bahal I di Desa Bahal Portibi, Padang Lawas, Sumatera Utara, Sabtu (18/10/2025). | Foto: Hendra Syamhari/masakini.co

Cagar budaya seperti Candi Bahal tidak hanya berbicara tentang sejarah, tetapi juga tentang identitas kolektif.

Petugas membersihkan Relief yang terdapat di Candi Bahal I, Desa Bahal Portibi, Padang Lawas, Sumatera Utara, Sabtu (18/10/2025). | Foto: Hendra Syamhari/masakini.co

Pelestarian bukan sekadar melindungi batu dan struktur fisik, melainkan juga merawat ingatan — ingatan tentang siapa kita, dari mana kita berasal dan bagaimana kebudayaan ini membentuk cara kita memandang dunia.


Fotografer: Hendra Syamhari

Tags: Candi BahalRally Foto dan LukisSipamutungSumatera Utara
Previous Post

Real Madrid dan Barcelona Siap Bertarung di El Clasico, Prediksi Susunan Pemain

Next Post

Ketegangan Memuncak Usai El Clasico: Carvajal dan Vinicius Konfrontasi Yamal

Related Posts

Lebih dari Sekadar Trabas, Raungan Gas yang Menyapa Desa, Sejarah dan Menghidupkan Ekonomi

by Redaksi
27 September 2025
0

MASAKINI.CO - Pagi hari dari Sipagimbar aku melaju, menembus jalanan sejauh delapan belas kilometer. Tak sampai setengah jam, langkahku terhenti...

Hilang 3 Hari di Pantai Lhoknga, Mahasiswa Medan Ditemukan Meninggal

Hilang 3 Hari di Pantai Lhoknga, Mahasiswa Medan Ditemukan Meninggal

by Alfath Asmunda
3 Juli 2025
0

MASAKINI.CO - Muhammad Iqbal (19), warga asal Medan yang dinyatakan hilang tiga hari lalu karena terseret ombak di Pantai Lhoknga,...

Mualem Tegaskan Bakal Pertahankan 4 Pulau di Singkil

Mualem Tegaskan Bakal Pertahankan 4 Pulau di Singkil

by Alfath Asmunda
14 Juni 2025
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menegaskan Pemerintah Aceh tetap akan mempertahankan empat pulau di  Kabupaten Aceh Singkil yang kini...

Next Post

Ketegangan Memuncak Usai El Clasico: Carvajal dan Vinicius Konfrontasi Yamal

Dua Residivis Narkoba di Aceh Selatan Kembali Ditangkap Polisi

Dua Residivis Narkoba di Aceh Selatan Kembali Ditangkap Polisi

Discussion about this post

CERITA

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

2 April 2026

Dari Balik Tenda, Suara Wara Bongkar Realitas Pengungsi Aceh Tamiang

27 Maret 2026
Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

Cinta Ibu yang Mengetuk Pintu Surga: Kisah di Balik Baju Lebaran Hasan dan Husein

15 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...