MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Maret 8, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

IPM Aceh Terus Meningkat, Banda Aceh Jadi Kota dengan Kualitas Hidup Tertinggi

Riska Zulfira by Riska Zulfira
6 November 2025
in Daerah
0
IPM Aceh Terus Meningkat, Banda Aceh Jadi Kota dengan Kualitas Hidup Tertinggi

Ilustrasi. | Foto : indonesiadevelopmentmagz.com

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pembangunan manusia di Provinsi Aceh terus menunjukkan kemajuan. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Aceh tahun 2025 mencapai 76,23 poin, naik dari 73,29 pada tahun 2020.

Artinya, dalam lima tahun terakhir, IPM Aceh tumbuh rata-rata 0,79 persen per tahun. Banda Aceh menjadi wilayah dengan IPM tertinggi yaitu sebesar 89,55.

RelatedPosts

Program Beut Kitab Segera Diterapkan di Seluruh Sekolah di Aceh Besar

Pemerintah Aceh Waspadai Lonjakan Harga Jelang Idulfitri, Sekda Minta Inflasi Dikendalikan Ketat

Bupati Aceh Besar Imbau Warga Tak Panic Buying, Stok BBM dan Pangan Dipastikan Aman

Plt Kepala BPS Aceh, Tasdik Ilhamuddin, mengatakan peningkatan ini terjadi karena adanya kemajuan di semua aspek utama pembentuk IPM, yaitu pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat.

“Semua indikator menunjukkan pertumbuhan positif, yang berarti kualitas hidup masyarakat Aceh terus membaik,” katanya, Kamis (6/11/2025).

Menurut data BPS, pengeluaran riil per kapita naik 3,51 persen, rata-rata lama sekolah meningkat 3,22 persen, harapan lama sekolah bertambah 0,07 persen, dan umur harapan hidup meningkat 0,38 persen.

Capaian tersebut mendorong seluruh kabupaten/kota di Aceh kini berada pada kategori tinggi dan sangat tinggi dalam pembangunan manusia.

Dari 23 kabupaten/kota di Aceh, sebanyak 19 daerah memiliki status pembangunan manusia tinggi (70–79 poin), sedangkan empat kota seperti Banda Aceh, Lhokseumawe, Langsa, dan Sabang masuk kategori sangat tinggi (≥ 80 poin).

“Untuk pertama kalinya, tidak ada lagi daerah di Aceh dengan IPM rendah atau sedang. Ini perkembangan yang sangat baik,” kata Tasdik.

Di antara seluruh daerah, Kota Banda Aceh mencatat IPM tertinggi di Provinsi Aceh dengan nilai 89,55 poin, disusul Lhokseumawe dan Langsa. Sementara IPM terendah tercatat di Kota Subulussalam sebesar 71,63 poin, meski tetap menunjukkan peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

Tasdik menilai capaian Banda Aceh menunjukkan keberhasilan kota ini dalam menyediakan akses pendidikan dan kesehatan yang baik, serta pertumbuhan ekonomi yang stabil.

Tags: Banda AcehBPS AcehIndeks Pembangunan Manusia (IPM)Kualitas Hidup
Previous Post

Kasus Pembunuhan di Aceh Barat Dilimpahkan ke Jaksa

Next Post

UIN Ar-Raniry Dorong Penulisan Ensiklopedia Aceh, Terinspirasi Kiprah Tokoh Lokal

Related Posts

Pemerintah Aceh Waspadai Lonjakan Harga Jelang Idulfitri, Sekda Minta Inflasi Dikendalikan Ketat

by Riska Zulfira
7 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mulai memperketat langkah pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) 2026. Sekretaris Daerah Aceh, M....

Harga Pangan Turun, BPS Catat Deflasi 0,24 Persen di Aceh

by Riska Zulfira
6 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Provinsi Aceh mengalami deflasi atau penurunan harga pada Februari 2026 secara month to...

Residivis Pencuri Kotak Amal Masjid Jamik Lueng Bata Kembali Ditangkap Polisi

by Riska Zulfira
1 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Personel Polsek Lueng Bata Polresta Banda Aceh kembali mengamankan seorang residivis kasus pencurian kotak amal masjid, SF (35),...

Next Post
UIN Ar-Raniry Dorong Penulisan Ensiklopedia Aceh, Terinspirasi Kiprah Tokoh Lokal

UIN Ar-Raniry Dorong Penulisan Ensiklopedia Aceh, Terinspirasi Kiprah Tokoh Lokal

Dendam Akibat Bullying, Santri di Bawah Umur Akui Bakar Asrama Dayah Babul Maghfirah

Dendam Akibat Bullying, Santri di Bawah Umur Akui Bakar Asrama Dayah Babul Maghfirah

Discussion about this post

CERITA

Kisah Saidah: Hanya Sempat Menyusui Sehari, Lalu Kehilangan Selamanya

3 Maret 2026

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

27 Februari 2026
Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co