MASAKINI.CO – Liverpool mengalami kesulitan dalam mempertahankan gelar juara Liga Inggris meskipun telah mengeluarkan sekitar Rp8,6 triliun untuk pemain baru. Performa Mohamed Salah yang menurun menjadi salah satu faktor utama.
Arne Slot, manajer Liverpool, berusaha meniru kesuksesan Sir Alex Ferguson, Jose Mourinho, dan Pep Guardiola. Namun, kenyataannya, mempertahankan gelar Liga Inggris jauh lebih sulit daripada meraihnya pertama kali.
Setelah membuka musim dengan lima kemenangan beruntun, Liverpool justru mengalami lima kekalahan dalam enam pertandingan terakhir di liga dan terpuruk di papan tengah. Banyak yang terkejut dengan penurunan performa ini, mengingat investasi besar yang telah dilakukan klub.
Jurgen Klopp, mantan manajer Liverpool, juga mengalami kesulitan serupa pada tahun 2020 ketika timnya menderita enam kekalahan kandang berturut-turut dan gagal mempertahankan gelar. Antonio Conte, yang memenangkan gelar bersama Chelsea pada 2017, juga mengalami masalah internal dan akhirnya dipecat.
Claudio Ranieri, yang membawa Leicester City meraih keajaiban pada 2016, juga tidak bertahan lama. Ia dipecat pada Februari berikutnya setelah timnya hanya unggul satu poin dari zona degradasi.
Pep Guardiola, manajer Manchester City, mengakui betapa sulitnya meraih kesuksesan berkelanjutan di Liga Inggris. Ia memuji pencapaian timnya yang berhasil meraih empat gelar berturut-turut antara 2021 dan 2024 sebagai sesuatu yang luar biasa.
Liverpool saat ini berada dalam krisis. Pemain baru yang didatangkan pada musim panas gagal menunjukkan performa terbaiknya, lini pertahanan kebobolan dengan tingkat yang mengkhawatirkan, dan Mohamed Salah dianggap sebagai beban.
“Perubahan besar yang dilakukan Slot pada susunan pemain inti juga menjadi sorotan,” mengutip thesun, Selasa (11/11/2025). “Trent Alexander-Arnold habis kontrak, Luis Diaz melakukan hal yang sama, Darwin Nunez gagal memenuhi ekspektasi, dan Andy Robertson tampak menurun.”
Performa Florian Wirtz, salah satu pemain termahal yang didatangkan dari Bayer Leverkusen dengan hargasekitar Rp2,3 triliun, juga menjadi perhatian serius. Pemain yang memiliki visi dan kemampuan teknis yang baik ini dinilai kurang kuat secara fisik.










Discussion about this post