MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Maret 12, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Nakes RSIA dan RSJ Aceh Desak Pembayaran Jasa Medis yang Tertunggak Sejak Januari

Riska Zulfira by Riska Zulfira
11 November 2025
in News
0

Ratusan tenaga kesehatan dari RSJ dan RSIA saat menyampaikan aspirasi di Kantor Gubernur Aceh, Selasa (11/11/2025). | Foto : Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Ratusan tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) serta Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh mendesak Pemerintah Aceh untuk segera membayarkan jasa layanan medis dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang belum diterima sejak Januari 2025.

Desakan ini muncul setelah para tenaga kesehatan (nakes) mengaku telah berulang kali menyampaikan aspirasi melalui surat dan permintaan audiensi, namun hingga kini belum ada realisasi pembayaran.

RelatedPosts

Harga Emas Turun Tajam, Saatnya Beli?

Tak Semua Orang Miskin Berhak Terima Zakat Fitrah

BBPOM Aceh Temukan Kosmetik dan Obat Tanpa Izin Edar di Langsa

Salah satu dokter spesialis di Banda Aceh yang ikut menyampaikan aspirasi di Kantor Gubernur Aceh, Selasa (11/11/2025) berinisial AF, mengatakan bahwa kondisi ini telah menimbulkan keresahan di kalangan tenaga kesehatan, terutama karena dana jasa medis tersebut sebenarnya bersumber dari BPJS Kesehatan, bukan dari APBA.

“Dana itu ada, karena bersumber dari BPJS. Tapi tidak bisa dicairkan karena terkendala regulasi. Akibatnya, hampir setahun ini kami belum menerima jasa medis yang menjadi hak kami,” ujar dr. AF.

Menurutnya, keterlambatan ini berdampak besar terhadap semangat dan stabilitas pelayanan di rumah sakit. Apalagi, tenaga kesehatan terutama dokter spesialis memikul tanggung jawab besar dalam pelayanan pasien.

“Rumah sakit lain tidak ada yang memotong jasa medis, tapi Aceh malah 100 persen dipotong. Dan ini yang belum direspon oleh pemerintah Aceh,” katanya.

AF juga menjelaskan bahwa kebijakan baru berdasarkan Pergub Nomor 15 Tahun 2024 menjadi salah satu penyebab kebingungan di rumah sakit. Pergub tersebut mewajibkan setiap Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk memilih antara sistem TPP atau jasa medis, padahal di rumah sakit, jasa medis sudah diatur secara jelas oleh Permenkes Nomor 28 Tahun 2014.

Sementara TPP diberikan sebagai tambahan penghasilan pegawai karena status pegawai negeri sipil (PNS) sebagaimana diatur juga untuk PNS yang berada di dinas lainnya.

Selain dokter, tenaga medis lain seperti perawat, bidan, dan tenaga penunjang juga ikut terdampak. Mereka berharap pemerintah segera menemukan solusi agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

“Kami tidak ingin pelayanan rumah sakit terganggu. Tapi kalau kondisi ini dibiarkan, wajar kalau muncul kelelahan dan frustrasi di kalangan tenaga kesehatan,” tambah AF.

Ia berharap Sekda Aceh bersedia membuka ruang dialog dengan perwakilan tenaga kesehatan untuk mencari jalan keluar terbaik.

“Kami hanya ingin hak kami dibayarkan dan regulasinya diperbaiki ke depan. Kami siap berdiskusi agar masalah ini tidak berulang di tahun 2026,” ujarnya.

Tags: Kantor Gubernur AcehPembayaran jasa medisRSIA Banda AcehRSJtenaga kesehatan
Previous Post

Bepro Apresiasi Penyaluran TV Smartboard untuk Kemajuan Pendidikan di Aceh

Next Post

Sagti Aprilian dan Cut Riska Adilla Muly Dinobatkan Sebagai Agam Inong Banda Aceh 2025

Related Posts

Pemkab Aceh Besar Tegaskan Tak Bisa Perpanjang SK Bakti Nakes, Terkendala Aturan ASN

by Riska Zulfira
15 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memberikan penjelasan menyusul aspirasi yang disampaikan tenaga kesehatan (nakes) di lingkungan Pemkab Aceh Besar...

Diterpa Hoaks Ada Bantuan, Ramai Masyarakat Datangi Kantor Gubernur Aceh

Diterpa Hoaks Ada Bantuan, Ramai Masyarakat Datangi Kantor Gubernur Aceh

by Alfath Asmunda
30 Desember 2024
0

MASAKINI.CO - Ratusan masyarakat dari berbagai daerah di Aceh datang ke kantor Gubernur Aceh pada Senin (30/12/2024) pagi. Kedatangan mereka...

Pengungsi Rohingya Dipindahkan Lagi ke UPTD Dinsos Aceh di Ladong

Pengungsi Rohingya Dipindahkan Lagi ke UPTD Dinsos Aceh di Ladong

by Alfath Asmunda
11 Desember 2023
0

MASAKINI.CO - Ratusan pengungsi Rohingya yang diterlantarkan di arena bermain skateboard Tugu Taman Sulthanah Safiatuddin, Lampriet, Banda Aceh, kembali diangkut...

Next Post
Sagti Aprilian dan Cut Riska Adilla Muly Dinobatkan Sebagai Agam Inong Banda Aceh 2025

Sagti Aprilian dan Cut Riska Adilla Muly Dinobatkan Sebagai Agam Inong Banda Aceh 2025

Warga Temukan Mayat Tanpa Identitas di Halte Trans Kutaraja Depan Masjid Raya Baiturrahman

Discussion about this post

CERITA

Culture Shock Ramadan Banda Aceh bagi Mahasiswa Non-Muslim

11 Maret 2026

Sepi Pembeli, Nurmala Tetap Setia Menjual Wajan Tanah Liat

9 Maret 2026

Belajar Menerima “Tidak”: Pelajaran Kedewasaan dari Sebuah Penolakan

8 Maret 2026

Kisah Saidah: Hanya Sempat Menyusui Sehari, Lalu Kehilangan Selamanya

3 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co