MASAKINI.CO – Sebuah pemandangan haru terlihat saat Bupati Pidie Jaya melakukan kunjungan langsung ke rumah sejumlah lansia terlantar di Gampong Blang Awe dan Gampong Teupin Peuraho, Kecamatan Meureudu. Dalam suasana penuh kehangatan, Bupati menyapa dan berdialog langsung dengan para lansia yang selama ini hidup seorang diri dan jauh dari keluarga.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program sosial Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, yang lahir dari janji kampanye Bupati dan Wakil Bupati—sebuah program yang muncul dari nurani dan kepedulian, untuk menjangkau mereka yang selama ini luput dari perhatian: lansia terlantar, penyandang disabilitas terlantar, pengemis, dan gelandangan.
Melalui program ini, sebanyak 100 penerima manfaat dari 8 kecamatan di Kabupaten Pidie Jaya akan merasakan sentuhan kepedulian pemerintah. Mereka terdiri dari 12 orang penyandang disabilitas terlantar, 85 lansia yang hidup sendiri dan 3 orang pengemis serta gelandangan yang selama ini tinggal di tempat yang jauh dari kata layak.
Adapun distribusi penerima manfaat mencakup:
- Bandar Baru: 20 orang
- Panteraja: 3 orang
- Trienggadeng: 13 orang
- Meureudu: 13 orang
- Meurah Dua: 8 orang
- Ulim: 13 orang
- Jangka Buya: 8 orang
- Bandar Dua: 22 orang
Bantuan sosial ini bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh Tahun 2025, yang diarahkan untuk membantu warga miskin dan kelompok rentan agar memperoleh kehidupan yang lebih layak dan bermartabat.
Dalam kunjungannya, Bupati Pidie Jaya menyampaikan bahwa program ini bukan sekadar pelaksanaan kebijakan, tetapi panggilan hati untuk hadir langsung di tengah rakyat.
“Kami tidak ingin hanya mendengar laporan dari jauh. Kami datang untuk melihat, menyapa, dan memastikan mereka benar-benar merasakan kehadiran pemerintah. Program ini lahir dari hati, untuk mereka yang sering terlewat dari perhatian,” ujar Bupati dengan penuh empati.
Kehadiran langsung Bupati di rumah para lansia mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Banyak yang terharu melihat kepedulian pemimpin daerahnya yang turun langsung ke lapangan tanpa jarak.
Dengan program ini, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menegaskan komitmennya untuk terus membangun dengan hati, memperkuat rasa kemanusiaan, serta memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam kesejahteraan.










Discussion about this post