MASAKINI.CO – Mantan presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), Luis Rubiales yang terlibat kontroversi ciuman di Piala Dunia Wanita, mengalami insiden tidak menyenangkan saat melakukan tur buku di Madrid. Ia dilempari telur oleh seorang pria yang kemudian diidentifikasi sebagai pamannya sendiri, Luis Ruben Rubiales.
Insiden itu terjadi di sebuah acara resmi di mana Rubiales mempresentasikan bukunya yang berjudul “Matar a Rubiales” (Membunuh Rubiales). Buku setebal 506 halaman itu berisi pembelaan diri Rubiales terhadap apa yang ia sebut sebagai “konspirasi terbesar” dalam sejarah sepak bola Spanyol.
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat seorang pria melemparkan setidaknya tiga telur ke arah Rubiales dari jarak dekat. Salah satu telur mengenai jaket Rubiales, sementara yang lain mengenai tangannya saat ia berusaha menepisnya.
Menurut laporan media Spanyol, pelaku sempat berteriak “Jangan khawatir, tidak ada apa-apa” sebelum melancarkan aksinya. Rubiales tampak berusaha mengejar pelaku setelah terkena lemparan telur, sambil meminta agar pelaku ditangkap polisi.
Setelah kejadian, Rubiales mengatakan bahwa ia merasa takut karena tidak tahu apakah pelaku membawa senjata atau tidak. “Untungnya, saya dihentikan sebelum mencapai dia. Saya melihat seorang wanita hamil dengan dua anak. Saya memikirkan anak-anak itu,” ujarnya.
Meskipun demikian, Rubiales mengaku tidak terlalu mempermasalahkan insiden tersebut. “Saya tidak peduli jika saya dilempari telur. Saya merasa kuat dan sangat baik. Saya senang dengan respons yang didapatkan buku saya,” katanya, mengutip thesun, Jumat (14/11/2025).
Rubiales juga tetap membela diri terkait kontroversi ciuman dengan pemain timnas wanita Spanyol, Jenni Hermoso. “Ada orang yang ingin saya meminta maaf kepada seseorang yang telah berbohong. Dia dan saya tahu bahwa saya mengatakan yang sebenarnya. Apa yang terjadi, terjadilah,” tegasnya.
Sebagai informasi tambahan, Rubiales didakwa atas kasus pelecehan seksual dan pemaksaan terkait ciuman tersebut. Ia telah dinyatakan bersalah atas tuduhan pelecehan seksual dan didenda sekitar Rp135 juta. Rubiales mengajukan banding atas vonis tersebut ke Mahkamah Agung Spanyol.










Discussion about this post