MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Juli 14, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Pemerintah Aceh Siapkan Mitigasi dan Penanganan Hadapi Hidrometeorologi

Ulfah by Ulfah
24 November 2025
in News
0

Ilustrasi. Banjir menggenangi perdesaan di Kabupaten Aceh Jaya pada Oktober 2025 lalu. | Foto : BPBA

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mempersiapkan mitigasi risiko dan penanganan darurat dalam menghadapi bencana hidrometeorologi.

Dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan pada Senin (24/11/2025), Sekda Aceh M. Nasir menegaskan, untuk seluruh SKPA tidak hanya dituntut tangguh di lapangan, tetapi juga harus memiliki data, pemetaan, serta perencanaan yang kuat dalam menghadapi bencana. Rapat hari ini untuk memastikan gerak langkah yang bisa dilakukan dalam melaksanakan penanganan akibat dampak dari bencana hidrometereologi.

RelatedPosts

Segini Harga Emas Perhiasan Hari Ini

Blok Andaman Belum Produksi, Investor Mulai Berebut Hilirisasi Migas di KEK Arun

Tiga Rumah Warga di Aceh Besar Ludes Terbakar, Sembilan Kambing Ikut Terbakar

“Keberhasilan pengurangan risiko bencana merupakan hasil kolaborasi multipihak. Karena itu, koordinasi dan sinergi dengan para pakar menjadi kunci dalam mitigasi hingga penanganan darurat bencana,” ujar Nasir.

Dalam rapat tersebut Sekda mengatakan masih ada beberapa kabupaten/kota yang masih terdampak banjir dan ada beberapa yang sudah surut. Hal ini dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi dalam minggu ini, oleh karena itu semua pihak terkait harus bisa mengantisipasi untuk menjaga stabilitas sosial politik yg ada di kabupaten/kota dengan stabil.

Lebih lanjut, ia juha menyebutkan bahwa bencana hidrometeorologi merupakan fenomena berulang dengan siklus tahunan, lima bahkan sepuluh tahunan. Oleh sebab itu, diperlukan rencana aksi dan antisipasi jangka menengah dan panjang

“Aceh Utara, Aceh Timur, Abdya sudah surut, lhokseumawe dan Aceh Singkil masih bajir,” sebut Nasir.

Lanjutnya, daerah yang sudah surut juga masih memungkinkan menghadapi banjir susulan dan memerlukan penanganan segera. Perlu ada strategi bagi kita untuk menangani risiko bencana, terutama penanganan kerusakan pasca bencana.

Sementara itu Plt. Kepala Pelaksana BPBA, Fadmi Ridwan, mengatakan data dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) menyebutkan masih ada lima kabupaten/kota yang dilanda bencana hidrometeorologi.

Fadmi menjelaskan, BPBA akan terus berkoordinasi untuk memastikan percepatan penanganan dan tindak lanjut yang diperlukan kedepan.

“Kejadian bencana tersebut telah berdampak pada permukiman dan infrastruktur, dan Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun tetap dilaksanakan upaya-upaya kesiapsiagaan potensi bencana. Sesuai arahan Bapak Sekda kita akan terus berkoordinasi dalam penanganan mitigasi resiko bencana,” sebut Fadmi.

Sesuai dengan Pergub Aceh Nomor 117 Tahun 2018 tentang Bantuan Darurat untuk Pemenuhan Kebutuhan Dasar pada Masa Tanggap Darurat Bencana di Provinsi Aceh yang menetapkan pedoman untuk pemberian bantuan, termasuk barang/jasa untuk korban bencana, yang dilaksanakan oleh BPBA dan dicatat sebagai Barang Milik Aceh, maka BPBA terus berkoordinasi dengan BPBD kabupaten/kota agar dapat menyalurkan bantuan darurat secara cepat dan tepat sasaran.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat respons tanggap darurat dan meminimalkan dampak bencana terhadap masyarakat. 

Fadmi berharap seluruh komponen dapat turut mensosialisasikan kepada masyarakat akan pentingnya protokol keselamatan, risiko bencana dan pengembangan sistem peringatan dini yang efektif.

Melalui rapat koordinasi ini, disepakati perlunya peningkatan kesiapsiagaan menghadapi ancaman hidrometeorologi pada periode Desember 2025. Upaya mitigasi dan penanganan darurat akan terus diperkuat dengan sinergi multipihak demi meminimalkan dampak bencana terhadap masyarakat Aceh.

Tags: Bencana hidrometeorologiBPBAMitigasi BencanaPemerintah Aceh
Previous Post

Maulid Raya Banda Aceh Diserbu 12 Ribuan Pengunjung

Next Post

Resmi Ditutup, Aceh Festival Hadirkan Energi Baru Bagi Pariwisata

Related Posts

ASN Aceh Diberi Waktu Antar Anak Sekolah, Apel Pagi Ditiadakan 13 Juli

by Riska Zulfira
12 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh memberikan ruang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mendampingi anak pada hari pertama masuk sekolah tahun...

Presiden Resmikan Bendungan Rukoh dan Keureuto, Aceh Perkuat Ketahanan Pangan

by Redaksi
11 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Dua bendungan strategis di Aceh, Bendungan Rukoh di Kabupaten Pidie dan Bendungan Keureuto di Kabupaten Aceh Utara, resmi...

Sekda Aceh Genjot Rehabilitasi Sawah, Targetkan Petani Mulai Tanam Juli Ini

by Ahmad Mufti
8 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mempercepat pemulihan sektor pertanian pascabencana hidrometeorologi dengan mendorong penyelesaian rehabilitasi lahan sawah dan irigasi agar petani...

Next Post

Resmi Ditutup, Aceh Festival Hadirkan Energi Baru Bagi Pariwisata

BPKS Tegaskan Impor 250 Ton Beras ke Sabang Resmi dan Sesuai Kewenangan

Discussion about this post

CERITA

Keberanian yang Mengantar Ghaisya ke Podium Emas

8 Juli 2026

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

28 Juni 2026

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co