MASAKINI.CO – Atalanta berhasil mengalahkan Chelsea dengan skor 2-1 di laga Liga Champions, dengan gol akhir dari Charles De Ketelaere yang melumpuhkan harapan Enzo Maresca untuk membawa timnya ke peringkat delapan besar. Pemain Belgia itu tidak hanya membuat assist untuk gol kesetaraan Gianluca Scamacca di babak kedua, tapi juga mencetak gol pemenang hanya tujuh menit sebelum akhir laga dengan tembakan yang melewati kiper Robert Sanchez.
Gol pemenang itu mengangkat Atalanta ke posisi ketiga di klasemen 36 tim, berada delapan peringkat dan tiga poin di atas Chelsea dengan hanya dua laga fase liga tersisa. Padahal, laga sempat berjalan menguntungkan tamu setelah Joao Pedro mencetak gol pada menit ke-25, gol yang awalnya dibatalkan karena offside, tapi dipulihkan setelah intervensi VAR dari umpan silang Reece James di sisi kiri.
Pada menit keenam, Atalanta sempat hampir memimpin ketika tembakan Ademola Lookman menyelip ke bawah Sanchez, tapi De Ketelaere terlalu lambat merespons bola pantulan. Di awal babak kedua, James hampir berubah dari pembuat umpan menjadi penyerang tapi tembakannya melenceng, sementara tembakan tap-in Lookman juga dibatalkan karena offside.
Pada menit ke-55, tuan rumah akhirnya menyamakan skor ketika De Ketelaere mengirimkan umpan silang ke Scamacca yang melesat ke tiang belakang dan mencetak gol dengan tendangan kepala. Tujuh menit kemudian, Scamacca hampir memimpin Atalanta tapi tendangan kepalanya ditangkis Sanchez.
De Ketelaere akhirnya muncul sebagai pahlawan ketika tembakannya yang ganas memantul dari Marc Cucurella dan masuk ke gawang. Setelah itu, Marco Carnesecchi juga berhasil menahan tembakan Alejandro Garnacho dan Joao Pedro di akhir laga.
Data menunjukkan ini adalah kekalahan pertama Chelsea dalam 41 laga Liga Champions ketika memimpin di babak pertama, setelah terakhir kalinya pada September 2013. Scamacca kini telah mencetak atau membuat assist di tiga laga terakhirnya untuk Atalanta, setelah hanya satu keterlibatan gol dalam sembilan laga sebelumnya.
Pelatih Atalanta Raffaele Palladino pasti merasa timnya pantas menang, dengan expected goals (xG) sebesar 1,74 dibandingkan 1,25 milik Chelsea. De Ketelaere sendiri menjadi pemain yang membuat kesempatan paling banyak dalam laga ini.










Discussion about this post