MASAKINI.CO – Pelaku jasa rental transportasi di Kota Sabang terdampak signifikan akibat bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh sejak akhir November lalu. Pembatalan perjalanan wisata, terutama dari Sumatra Utara, menyebabkan penurunan tajam permintaan sewa kendaraan.
Pemilik jasa rental transportasi di Sabang, Muliyadi, mengatakan mayoritas tamu dari Medan membatalkan perjalanan dan penyewaan kendaraan sejak jauh hari setelah bencana terjadi. Kondisi ini membuat aktivitas usaha perentalan nyaris terhenti.
“Dampaknya sangat terasa. Hampir seluruh tamu dari Medan membatalkan perjalanan dan sewa transportasi. Jumlah pembatalan cukup banyak,” ujar Muliyadi, Senin.
Ia menyebutkan, wisatawan dari Malaysia dan Pulau Jawa masih berwisata ke Sabang dan memanfaatkan jasa rental miliknya, namun jumlahnya sangat terbatas dan umumnya melalui jalur udara. Sementara wisatawan domestik dari Banda Aceh dan Aceh Besar hanya segelintir.
Meski demikian, Muliyadi mengungkapkan mulai terlihat tanda pemulihan. Sejak 26 Desember hingga awal Januari, pemesanan kendaraan perlahan kembali masuk, terutama dari wisatawan luar daerah.
“Alhamdulillah, sejak 26 Desember sampai 4 Januari sudah mulai ada pemesanan lagi, meskipun belum normal,” katanya.
Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, kondisi tahun 2025 dinilai jauh lebih sepi. Menurut Muliyadi, penurunan tahun ini sangat drastis dan berbeda jauh dari 2024 yang mencatat lonjakan wisatawan hingga seluruh unit kendaraan terserap.
“Kondisi tahun ini benar-benar sepi. Penurunannya sekitar setengah dibanding tahun lalu,” ujarnya.
Tidak hanya sektor transportasi, dampak serupa juga dirasakan pelaku usaha penginapan. Banyak pemesanan kamar dibatalkan.
Muliyadi berharap kondisi segera membaik agar aktivitas pariwisata di Sabang kembali pulih. Ia juga menyampaikan aspirasi mewakili rekan-rekan penyedia jasa transportasi yang menggantungkan pendapatan pada sektor wisata.
“Kami berharap situasi segera normal, supaya pariwisata kembali bergerak dan usaha kami bisa berjalan seperti biasa,” pungkasnya.










Discussion about this post