MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Juli 26, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

18 Sekolah Terdampak Bencana di Aceh Belajar di Tenda

Riska Zulfira by Riska Zulfira
5 Januari 2026
in News
0

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti didampingi Plt Kadisdik Aceh, Murthalamuddin (kanan) saat selesai menjadi pembina dalam upacara di SMA Negeri 4 Kejuruan Muda, Sungai Liput, Kabupaten Aceh Tamiang | foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sebanyak 18 sekolah di Aceh terpaksa melaksanakan kegiatan belajar mengajar di tenda darurat setelah fasilitas pendidikan mereka rusak akibat bencana banjir dan longsor. Kondisi ini terjadi meski sebagian besar sekolah terdampak sudah kembali beroperasi hari ini, Senin (5/1/2026).

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti mengatakan, penggunaan tenda dilakukan sebagai solusi sementara agar proses belajar siswa tidak terhenti.

RelatedPosts

Trans Studio Mall Banda Aceh Kembali Diupayakan, Illiza Sebut Investor Tunggu Kejelasan Soal Bioskop

Status Transisi Darurat Berakhir, Mualem dan Forkopimda Akan Tetapkan Status Baru

BPH Migas Temukan Dugaan Pengeritan BBM Subsidi di Sejumlah SPBU Aceh

“Hingga hari ini sudah 18 tenda yang sudah terpasang, ami akan terus berupaya menghadirkan sekolah darurat bagi siswa yang saat ini masih belajar di tenda,” ujar Abdul Mu’ti saat meninjau sekolah terdampak di Kabupaten Aceh Tamiang.

Ia menjelaskan, secara keseluruhan sekitar 90 persen atau 2.468 sekolah di Aceh telah kembali beroperasi pascabencana. Sementara itu, 288 sekolah lainnya masih dalam tahap pembersihan akibat kerusakan yang ditimbulkan banjir dan longsor.

Menurut Abdul Mu’ti, pemerintah telah menyiapkan skema penanganan berdasarkan tingkat kerusakan sekolah. Untuk sekolah yang diperkirakan dapat pulih dalam waktu hingga tiga bulan, pembelajaran dilakukan menggunakan tenda.

Sedangkan sekolah yang membutuhkan waktu lebih dari enam bulan akan dibangun ruang kelas darurat.

“Kami sudah menyiapkan 46 ruang kelas darurat, 32 unit di antaranya sudah disalurkan dan sedang dalam proses pembangunan. Kami harapkan dalam satu hingga dua bulan ke depan bisa digunakan,” katanya.

Selain sarana belajar, pemerintah juga memberikan bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa terdampak. Di Aceh Tamiang, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyalurkan secara simbolis 2.000 paket bantuan agar siswa tetap dapat mengikuti pembelajaran dengan baik.

Abdul Mu’ti juga menyebutkan, sebagian siswa belum mengenakan seragam sekolah karena perlengkapan mereka rusak atau hanyut saat bencana. Namun, hal tersebut tidak menjadi penghalang bagi siswa untuk tetap datang ke sekolah.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Aceh Murthalamuddin menyatakan, sekolah diberikan fleksibilitas dalam pelaksanaan pembelajaran. Jam belajar dapat disesuaikan dengan kondisi, mengingat tidak semua ruang kelas dan fasilitas telah siap digunakan.

“Yang terpenting anak-anak tetap sekolah. Seragam tidak menjadi keharusan saat ini,” ujarnya.

Pemerintah Aceh bersama kementerian terkait juga terus mempercepat pembersihan lumpur dan perbaikan fasilitas pendidikan dengan mengerahkan alat berat dan melibatkan berbagai pihak, termasuk lembaga swadaya masyarakat, guna mempercepat pemulihan sekolah-sekolah terdampak bencana.

“Kira-kira dua Minggu ini semua kursi dan meja akan diganti dengan yang baru,” terangnya.

Tags: MendikdasmenPemulihan Pendidikan AcehPendidikan Pascabencanasekolah darurat AcehSekolah di TendaSekolah Rusak banjirSekolah Terdampak Bencana
Previous Post

Bergaji Sekitar 6,9 Miliar Sepekan, Salah Akan Tetap di Liverpool

Next Post

Aceh Berstatus Provinsi dengan Inflasi Tertinggi di Indonesia Tembus 6,71 Persen

Related Posts

Mendikdasmen Perluas Sekolah Inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus

by Riska Zulfira
24 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan komitmen pemerintah memperluas layanan pendidikan inklusif agar anak berkebutuhan...

Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 28 Sekolah di Banda Aceh

by Riska Zulfira
23 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Abdul Mu’ti, meresmikan 28 satuan pendidikan di Kota Banda Aceh...

Puluhan Sekolah Terdampak Bencana di Aceh Belum Direlokasi karena Terkendala Lahan

by Riska Zulfira
23 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Proses pemulihan sekolah terdampak bencana di Aceh masih menghadapi kendala ketersediaan lahan. Dari 63 sekolah yang harus direlokasi...

Next Post
Harga Emas Melonjak Drastis, Warga Aceh Kini Terhimpit Utang

Aceh Berstatus Provinsi dengan Inflasi Tertinggi di Indonesia Tembus 6,71 Persen

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembunuhan Pasutri di Bener Meriah

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co