MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, November 6, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Sekolah di Tengah Lumpur, Siswa SMA Negeri 2 Meureudu Belajar di Tenda Darurat

Riska Zulfira by Riska Zulfira
7 Januari 2026
in News
0

Siswa SMAN 2 Meureudu Pidie Jaya belajar dalam tenda darurat di halaman sekolah pasca bencana banjir dan longsor | foto: masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sisa-sisa lumpur dan genangan air belum sepenuhnya hilang, namun lonceng semangat belajar kembali berdentang di SMA Negeri 2 Meureudu, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya. Sejak hari pertama masuk sekolah, Senin (5/1/2026) kemarin para siswa terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) di tenda darurat karena bangunan sekolah masih dipenuhi lumpur banjir bandang akhir November 2025 lalu.

Pagi itu, perjalanan menuju sekolah menjadi tantangan tersendiri. Jalan yang berlumpur dan tergenang air memaksa siswa dan guru berjalan perlahan sambil saling berpegangan agar tidak terjatuh. Seragam sekolah belum dikenakan. Sepatu pun ditinggalkan. 

RelatedPosts

Harga Emas Perhiasan Melonjak Rp140 Ribu per Mayam Hari Ini

BPJS Ketenagakerjaan Bidik 3.000 Penerima Manfaat JKK-JKM di Aceh untuk Program PEKA

Terima Gelar Doktor Kehormatan, Yusril Diharapkan Dukung Penguatan Kekhususan Aceh

Di bawah tenda darurat yang berdiri di halaman sekolah, KBM digelar secara sederhana. Hari pertama dimanfaatkan pihak sekolah untuk pengenalan lingkungan, penyampaian motivasi, serta penguatan mental siswa yang sebagian besar merupakan korban banjir. Belajar, untuk sementara, bukan soal materi pelajaran, melainkan tentang memulihkan harapan.

“Saya senang sekali bisa kembali ke sekolah dan bertemu teman-teman. Tapi jujur, sedih juga melihat kondisi sekolah yang belum seperti dulu sebelum banjir,” ujar Amelia Fitri, siswi kelas XI SMA Negeri 2 Meureudu, Rabu (7/1/2026).

Siswa dan guru SMAN 2 Meureudu Pidie Jaya menyusuri lumpur untuk ke sekolah | foto: masakini.co

Kepala SMA Negeri 2 Meureudu, M. Diah, mengatakan keputusan memulai sekolah di tengah kondisi darurat merupakan bentuk komitmen agar anak-anak tidak terlalu lama kehilangan hak belajarnya. Menurutnya, sekolah berupaya perlahan bangkit seiring proses pembersihan dan pemulihan pascabencana.

“Meski serba terbatas, kami tetap membuka sekolah. Kami fokus memberi semangat dan memastikan siswa siap secara mental untuk kembali belajar,” kata M. Diah.

Ia menuturkan, meski siswa yang hadir tidak mencapai maksimal 35 orang per kelas, proses belajar mengajar tetap berlangsung. Ia berharap kondisi belajar di tenda darurat tak berlangsung lama. “kalau sebulan dua bulan tidak apa, karena kalau hujan juga berdampak bagi siswa,” jelasnya. 

Pidie Jaya tercatat sebagai salah satu daerah yang mengalami dampak terparah akibat banjir dan longsor pada 26 November 2025. Dinas Pendidikan setempat mencatat sebanyak 146 sekolah rusak berat. Hingga awal semester ini, baru empat sekolah yang mampu kembali menggelar KBM, yakni SDN 1 Meurah Dua, SD Islam Terpadu Annu, SMP Negeri 1 Meureudu, dan SMA Negeri 2 Meureudu.

Di tengah lumpur yang belum sepenuhnya kering, para siswa dan guru tetap semangat bersekolah. 

Tags: Banjir Pidie JayaDampak BanjirKBM DaruratPendidikan PascabencanaSekolah DaruratSMA Negeri 2 Meureudu
Previous Post

Persiraja Datangkan Juan Mera, Pemain Spanyol Bidik Promosi Liga 1

Next Post

Pemulihan Pascabencana Aceh Dipercepat Jelang Ramadan, Pemerintah Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Related Posts

Tanggul Krueng Meureudu Jebol 150 Meter, Mendagri Tinjau Lokasi Banjir

by Riska Zulfira
4 November 2026
0

MASAKINI.CO – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meninjau sejumlah lokasi terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Selasa (3/11/2026)....

Delapan Bulan Pasca Banjir, Menag Bangun Kembali MIN 5 Pidie Jaya Senilai Rp12,3 Miliar

by Riska Zulfira
12 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Janji Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar kepada masyarakat Gampong Seunong, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, mulai...

Banjir Kembali Rendam Permukiman Warga di Pidie Jaya

by Aininadhirah
9 April 2026
0

MASAKINI.CO - Air setinggi sekitar 1,5 meter merendam permukiman warga di Pidie Jaya pada Rabu malam, (8/4/2026). Genangan terjadi di...

Next Post

Pemulihan Pascabencana Aceh Dipercepat Jelang Ramadan, Pemerintah Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Harga Emas Banda Aceh Kembali Naik, Sinyal Tembus Rp8 Juta per Mayam

Discussion about this post

CERITA

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...