MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Oktober 24, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Internasional

Kelompok HAM Berbasis AS Umumkan Korban Meninggal di Iran Capai 538 Orang

Ahlul Fikar by Ahlul Fikar
12 Januari 2026
in Internasional
0

Para pengunjuk rasa berkumpul di sebuah jalan di Teheran. I Foto: via bbc

Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

UIN Ar-Raniry–USIM Perkuat Kolaborasi Filologi, Siapkan Jejaring Manuskrip Melayu-Nusantara

Zulkhairi Paparkan Riset Filologi Arab-Melayu di USIM, Temukan Jejak Hikayat Nabi Bercukur

Bencana Nepal: Ratusan Orang Hilang, Indonesia Telusuri Keberadaan WNI 

MASAKINI.CO – Korban meninggal dalam kerusuhan yang terjadi di Iran telah mencapai minimal 538 orang, demikian dikemukakan kelompok hak asasi manusia. Pemerintah Teheran mengancam akan menyerang pangkalan militer AS jika Presiden Donald Trump campur tangan mendukung peserta demonstrasi.

Kerusuhan yang menjadi protes terbesar sejak tahun 2022 ini membuat Trump berulang kali mengancam akan melakukan intervensi jika pihak berwenang menggunakan kekerasan terhadap peserta demonstrasi. Kelompok HAM berbasis AS, HRANA, mencatat korban meninggal terdiri dari 490 peserta demonstrasi dan 48 personel keamanan.

Lebih dari 10.600 orang telah ditangkap dalam dua minggu kerusuhan. Pemerintah Iran belum mengumumkan data resmi, dan tidak ada pihak yang dapat memverifikasi angka secara independen. Trump akan mendapatkan laporan dari petinggi terkait opsi penanganan Iran pada hari Selasa.

Opsi yang akan dibahas termasuk serangan militer, penggunaan senjata siber rahasia, perluasan sanksi, serta bantuan daring bagi sumber anti-pemerintah, seperti yang dilaporkan oleh Wall Street Journal.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf menyatakan bahwa Amerika Serikat harus menghindari kesalahan perhitungan. “Jika diserang, wilayah yang diduduki (Israel) serta semua pangkalan dan kapal AS akan menjadi target sah kami,” katanya, mengutip laporan dailysabah, Senin (12/1/2026).

Demonstrasi dimulai pada tanggal 28 Desember sebagai tanggapan atas kenaikan harga yang melambung tinggi. Pihak berwenang menuduh AS dan Israel menyuburkan kerusuhan. Kapten Kepolisian Iran, Ahmad Reza Radan mengatakan bahwa pasukan keamanan telah meningkatkan upaya untuk menghadapi para demonstran.

Aliran informasi dari Iran terhambat akibat pemadaman internet sejak hari Kamis. Rekaman yang beredar menunjukkan massa besar berbaris di jalanan, dengan beberapa lokasi terlihat asap dan puing-puing menyebar.

Tags: AS vs IranDemonstrasi IranHRANAMohammad Baqer Qalibaf
Previous Post

Raphinha Antar Barcelona Juara Piala Super Spanyol untuk Ke-16 Kalinya

Next Post

Indonesia Blokir Akses Grok, Alasan Utamanya Penyalahgunaan untuk Konten Pornografi

Related Posts

No Content Available
Next Post

Indonesia Blokir Akses Grok, Alasan Utamanya Penyalahgunaan untuk Konten Pornografi

Sudah 1.300 Warga Terima Layanan Kesehatan di Aceh Utara

Discussion about this post

CERITA

Desa Wisata Ulee Lheue Tawarkan Sensasi Ngopi di Atas Perahu

22 Oktober 2026

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co