MASAKINI.CO – Awal Februari, Harga emas perhiasan di Banda Aceh kembali turun.
Berdasarkan pantauan di akun Instagram @binanusa Pasar Aceh, Senin (2/2/2026), harga emas perhiasan hari ini dijual Rp8.550.000 per mayam (3,3 gram), belum termasuk ongkos pembuatan.
Hari ini, harga emas mengalami penurunan Rp300 ribu per mayam dari harga dua hari lalu. Meski turun harga emas ini masih tergolong tinggi.
Selain harga dasar, pembeli juga harus menyiapkan biaya tambahan berupa ongkos pembuatan yang bervariasi, mulai dari Rp100 ribu hingga Rp200 ribu per mayam, tergantung model serta tingkat kerumitan perhiasan.
Sementara itu, harga emas di Kota Langsa cenderung lebih mahal. Hari ini emas murni kadar 99,5 persen dijual Rp8.800.000 ribu per mayam.
Seorang pedagang emas di Pasar Aceh, Daffa beberapa waktu lalu mengatakan kenaikan harga emas saat ini dipicu oleh kondisi geopolitik global yang tidak stabil, khususnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, yang mendorong investor beralih ke logam mulia sebagai aset aman.
Meski harga melonjak tajam, daya beli masyarakat terhadap emas di Banda Aceh dinilai masih tinggi. Sekitar 95 persen masyarakat membeli dan hanya lima persen yang menjual.
“Harga emas setiap hari berubah, dan bahkan emas batangan bisa berubah per menit nya,” ujarnya.










Discussion about this post