MASAKINI.CO – Harga emas perhiasan di Banda Aceh kembali melemah dalam sepekan terakhir. Pada Rabu (22/4/2026), harga emas tercatat di level Rp8.180.000 per mayam (3,3 gram), belum termasuk ongkos pembuatan.
Angka ini turun dari posisi sebelumnya yang sempat menyentuh Rp8.230.000 per mayam. Penurunan harga tersebut mulai memicu pergerakan pembeli di sejumlah toko emas.
Jika ditambah ongkos pembuatan berkisar Rp150.000 hingga Rp200.000 per mayam, harga perhiasan bisa bervariasi tergantung tingkat kerumitan desain.
Sementara itu, harga logam mulia kadar 99,9 persen berada di kisaran Rp2.610.000 per gram, sedangkan emas lokal kadar 99,5 persen dipatok Rp2.420.000 per gram.
Untuk emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk, harga satu gram hari ini berada di angka Rp2.830.000 per gram. Angka tersebut tercatat naik Rp50.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya, menunjukkan pergerakan yang tidak searah dengan harga perhiasan.
Salah seorang pembeli, Rina (32), mengaku mulai melirik pembelian emas di tengah tren penurunan harga ini. Menurutnya, momen seperti ini kerap dimanfaatkan untuk investasi jangka panjang.
“Kalau turun begini biasanya kami beli sedikit-sedikit. Lumayan untuk simpanan, apalagi kalau nanti naik lagi,” ujarnya.
Meski mengalami penurunan, pelaku usaha emas di Banda Aceh menyebut fluktuasi harga masih dipengaruhi pergerakan pasar global dan nilai tukar, sehingga perubahan harga dalam waktu dekat masih sangat mungkin terjadi.










Discussion about this post