MASAKINI.CO – Satpol PP WH Kota Banda Aceh kembali mengintensifkan patroli dini hari guna menjaga ketertiban dan mencegah potensi pelanggaran syariat di wilayah Kota Banda Aceh.
Dalam patroli yang dilakukan Regu Kalong A, Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 02.00 WIB, petugas menemukan sepasang remaja masih berada di kawasan pedestrian Jalan Cut Mutia, tepatnya di depan Kantor Bank Indonesia.
Komandan Regu Kalong A, Muhammad Riza mengatakan kedua remaja tersebut langsung diberikan pembinaan dan edukasi secara persuasif oleh petugas di lokasi.
“Saat jam sudah menunjukkan pukul 02.00 dini hari, tim menemukan sepasang remaja masih duduk di area pedestrian di depan Kantor Bank Indonesia. Padahal waktu sudah sangat larut,” kata Riza.
Menurutnya, patroli dini hari tidak semata-mata bertujuan melakukan penertiban, tetapi juga memberi edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih menjaga diri dan menghindari aktivitas yang berisiko pada malam hari.
Petugas mengingatkan kedua remaja tersebut terkait potensi gangguan keamanan maupun pelanggaran ketertiban yang dapat terjadi apabila berada di tempat sepi hingga larut malam.
“Kami memberikan pemahaman agar mereka lebih berhati-hati dan tidak berada di luar hingga dini hari, apalagi di lokasi yang sepi. Ini demi keamanan dan kebaikan bersama,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, pasangan remaja tersebut diketahui berasal dari luar Banda Aceh. Setelah diberikan pembinaan dan pendataan, keduanya diminta segera kembali ke tempat tinggal masing-masing menggunakan kendaraan pribadi.
Patroli Kalong sendiri merupakan agenda rutin Satpol PP WH Banda Aceh untuk menjaga kondisi kota tetap aman, nyaman, dan kondusif, terutama pada jam-jam rawan malam hingga dini hari.
Kasatpol PP WH Kota Banda Aceh, Muhammad Rizal menegaskan pendekatan humanis terus dikedepankan dalam setiap patroli yang dilakukan petugas.
“Keberadaan petugas di lapangan bukan untuk menakut-nakuti, tetapi untuk mengingatkan dan menjaga masyarakat agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Rizal.
Ia juga mengajak peran aktif orang tua serta pemilik rumah kos untuk ikut mengawasi aktivitas anak muda, terutama saat malam hari.
Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban kota bukan hanya tugas aparat, tetapi membutuhkan kepedulian bersama dari seluruh elemen masyarakat.
“Penjagaan keamanan dan moralitas kota ini adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.










Discussion about this post