MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh memperluas akses masyarakat terhadap daging meugang dengan membuka enam titik Pasar Murah Daging Meugang di berbagai kecamatan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan warga dapat memperoleh daging dengan harga terjangkau tanpa harus berdesakan di satu lokasi penjualan.
Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DP2KP) Kota Banda Aceh, Iskandar, mengatakan penyebaran titik penjualan menjadi strategi pemerintah untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus mengantisipasi tingginya permintaan menjelang Hari Raya Iduladha.
“Pasar murah ini kami laksanakan di beberapa lokasi agar masyarakat lebih mudah menjangkau dan tidak terkonsentrasi di satu titik. Dengan begitu pelayanan bisa lebih optimal,” kata Iskandar, Kamis (21/5/2026).
Menurutnya, tradisi meugang selalu diikuti peningkatan kebutuhan daging di masyarakat. Kondisi tersebut sering berdampak pada kenaikan harga di pasaran. Karena itu, pemerintah hadir melalui program pasar murah untuk menjaga keterjangkauan harga sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang hari raya.
Dalam program tersebut, daging dijual dengan harga Rp150 ribu per kilogram dan diprioritaskan bagi warga Kota Banda Aceh.
Pasar murah akan berlangsung selama dua hari, yakni 24 hingga 25 Mei 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Pada Minggu (24/5/2026), penjualan dilaksanakan di Gampong Lhong Raya Kecamatan Banda Raya, Halaman SD Negeri 56 Lamglumpang Kecamatan Ulee Kareng, dan Jalan Rama Setia Lampaseh Aceh Kecamatan Meuraxa.
Sedangkan pada Senin (25/5/2026), masyarakat dapat membeli daging murah di Halaman Kantor Perumda Tirta Daroy Kecamatan Kuta Alam, Jalan Tentara Pelajar eks Suzuya Shopping Centre Kampung Baru Kecamatan Baiturrahman, serta Jalan Rama Setia Lampaseh Aceh Kecamatan Meuraxa
Iskandar menjelaskan, pemilihan lokasi dilakukan dengan mempertimbangkan sebaran penduduk dan kemudahan akses masyarakat dari berbagai wilayah kota.
“Harapannya masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan daging dengan harga yang lebih terjangkau. Kami ingin manfaat program ini bisa dirasakan lebih luas,” ujarnya.
Program yang diinisiasi Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal dan Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah itu turut didukung oleh sejumlah mitra, di antaranya Bank Indonesia, Bank Syariah Indonesia (BSI), Pegadaian, LKMS Mahirah Muamalah, dan Perumda Tirta Daroy Kota Banda Aceh.
Melalui pasar murah tersebut, Pemko Banda Aceh berharap tradisi meugang tetap dapat dinikmati masyarakat tanpa terbebani lonjakan harga daging yang biasanya terjadi menjelang Iduladha.







Discussion about this post