MASAKINI.CO – Sejumlah unit hunian di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Keudah, Kota Banda Aceh, belum dapat disewakan meski masih terdapat kamar kosong. Kondisi tersebut terjadi karena banyak unit mengalami kerusakan yang ditinggalkan penghuni sebelumnya sehingga tidak lagi layak ditempati.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Banda Aceh, Hendra Gunawan, mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan pendataan menyeluruh terhadap tingkat kerusakan yang ada untuk menghitung kebutuhan anggaran perbaikan.
“Rusunawa tidak penuh, namun kamar hunian yang kosong tidak dapat disewakan karena kondisinya tidak layak. Banyak kerusakan yang ditinggalkan oleh penghuni sebelumnya,” kata Hendra, Sabtu (23/5/2026).
Menurutnya, Pemerintah Kota Banda Aceh telah mengusulkan perbaikan unit-unit yang rusak. Hendra berharap proses inventarisasi kerusakan dapat segera rampung sehingga perbaikan bisa dilaksanakan tahun ini.
“Kami upayakan selesai tahun ini,” ujarnya.
Di sisi lain, upaya penataan lingkungan rusunawa juga terus dilakukan. Tim UPTD Rusunawa pada 20-21 Mei 2026 menggelar penertiban barang-barang milik penghuni yang menumpuk di sepanjang koridor dan area blok hunian karena dinilai mengganggu kenyamanan bersama. Warga juga diajak membersihkan saluran air yang tersumbat untuk mencegah genangan saat hujan.
Kepala UPTD Rusunawa, Boy Ferdian, mengatakan kegiatan serupa akan dilakukan di seluruh blok hunian. Ia mengapresiasi keterlibatan warga dalam menjaga kebersihan lingkungan dan berharap semangat gotong royong terus terjaga demi menciptakan kawasan hunian yang lebih nyaman dan tertata.








Discussion about this post