MASAKINI.CO – Suhu udara yang terasa lebih panas dalam beberapa pekan terakhir membuat masyarakat di sejumlah wilayah Aceh harus beradaptasi dengan kondisi cuaca yang menyengat. Aktivitas di luar ruangan menjadi lebih menguras tenaga, sementara tubuh lebih cepat kehilangan cairan akibat meningkatnya produksi keringat.
Dalam situasi seperti ini, menjaga tubuh tetap terhidrasi menjadi hal yang tidak bisa diabaikan. Selain memperbanyak konsumsi air putih, banyak masyarakat memilih air kelapa sebagai minuman penyegar alami untuk membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang.
Air kelapa dikenal sebagai salah satu minuman alami yang kaya kandungan air. Dikutip dari Medical News Today, sekitar 95 persen kandungan air kelapa terdiri dari air, sehingga efektif membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh, terutama saat cuaca panas atau setelah melakukan aktivitas fisik.
Tak hanya menyegarkan, air kelapa juga memiliki kandungan kalori, gula, dan karbohidrat yang relatif lebih rendah dibandingkan berbagai minuman kemasan manis yang banyak beredar di pasaran.
“Academy of Nutrition and Dietetics menekankan air kelapa merupakan pengganti yang baik untuk minuman seperti soda dan jus yang umumnya tinggi kalori, gula, dan karbohidrat,” tulis Medical News Today yang dikutip, Selasa (2/6/2026).
Manfaat lain air kelapa terletak pada kandungan elektrolit alaminya. Menurut Mayo Clinic, air kelapa mengandung sejumlah mineral penting seperti potasium, sodium, dan mangan yang berperan membantu proses rehidrasi tubuh setelah kehilangan banyak cairan.
Kandungan elektrolit tersebut membantu menjaga keseimbangan cairan, mendukung fungsi otot, serta membantu tubuh pulih lebih cepat setelah terpapar panas dalam waktu lama.
Meski demikian, air kelapa bukan solusi untuk semua kondisi dehidrasi. Ahli Spesialis Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof. Ari Fahrial Syam, mengingatkan bahwa kebutuhan cairan setiap orang berbeda-beda, tergantung kondisi kesehatan dan tingkat kehilangan cairan yang dialami.
Menurutnya, pada kasus dehidrasi berat akibat muntah atau diare, oralit tetap menjadi pilihan utama karena mengandung kombinasi gula dan garam yang dirancang khusus untuk menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang.
“Oralit mengandung komposisi gula dan garam yang memang ditujukan untuk mengatasi dehidrasi akibat muntah dan diare,” ujar Prof Ari dalam sebuah wawancara yang dikutip dari Okezone Health.
Selain membantu menjaga hidrasi, sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa air kelapa memiliki sifat antimikroba. Sementara itu, Cleveland Clinic menyebut air kelapa tidak mengandung lemak maupun kolesterol, sehingga dapat menjadi bagian dari pola makan sehat yang mendukung kesehatan jantung.
Di tengah cuaca panas yang masih dirasakan masyarakat Aceh, para ahli menyarankan agar kebutuhan cairan harian tetap terpenuhi dengan memperbanyak konsumsi air putih, buah-buahan yang kaya kandungan air, serta minuman elektrolit alami seperti air kelapa. Langkah sederhana ini dapat membantu tubuh tetap bugar, terhindar dari dehidrasi, dan lebih siap menjalani aktivitas sehari-hari.









Discussion about this post