MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 13–14 Juli 2026. Pada Senin (13/7/2027), tiga wilayah di Aceh diprakirakan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang.
Forecaster on Duty BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh, Miftahul Jannah, mengatakan wilayah yang berpotensi terdampak pada 13 Juli 2026 meliputi Aceh Barat, Aceh Selatan, dan Aceh Tamiang.
Sementara pada 14 Juli 2026 tidak terdapat wilayah yang diprakirakan mengalami potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang berdasarkan hasil analisis BMKG.
“Berdasarkan hasil analisis BMKG, pada 13 Juli 2026 terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang di wilayah Aceh Barat, Aceh Selatan, dan Aceh Tamiang. Sedangkan pada 14 Juli 2026 tidak ada wilayah di Aceh yang masuk dalam kategori potensi tersebut,” ujar Miftahul Jannah dalam informasi peringatan dini cuaca yang diterima.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut dipengaruhi oleh aktifnya Madden Julian Oscillation (MJO) secara spasial di Aceh, adanya daerah belokan angin dan konvergensi, serta suhu muka laut yang hangat di Perairan Barat dan Selatan Sumatera. Faktor-faktor tersebut meningkatkan penguapan dan kandungan uap air di atmosfer sehingga mendukung pertumbuhan awan konvektif penyebab hujan.
Miftahul juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, terutama pada sore hingga malam hari.
“Masyarakat diimbau mewaspadai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat terjadi secara tiba-tiba pada sore hingga malam hari. Selain itu, selalu berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, khususnya ketika berkendara dalam kondisi cuaca buruk yang berpotensi disertai angin kencang, banjir, maupun tanah longsor,” tutupnya.









Discussion about this post