MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Juli 21, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Indonesia Bidik Teknologi Eurasia untuk Proyek Tanggul Laut Raksasa

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
6 Juni 2026
in Nasional
0

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat berbicara dalam sesi EAEU–ASEAN pada St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2026 di St. Petersburg, Rusia. (foto: Humas Kemenkoinfra).Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat berbicara dalam sesi EAEU–ASEAN pada St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2026 di St. Petersburg, Rusia. | foto: Humas Kemenkoinfra.

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Indonesia mengajak Rusia dan negara-negara kawasan Eurasia memperkuat kerja sama strategis dalam pembangunan infrastruktur berketahanan iklim, termasuk mendukung proyek Tanggul Laut Raksasa (Giant Sea Wall) yang tengah disiapkan pemerintah.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, mengatakan bahwa perubahan iklim dan ketidakpastian global menuntut negara-negara dunia memperkuat kolaborasi dalam pembangunan infrastruktur yang tangguh, termasuk di bidang perlindungan pesisir, sistem peringatan dini bencana, keamanan energi, serta ketahanan pangan dan air.

RelatedPosts

Harga BBM Nonsubsidi Berpeluang Turun, Pemerintah Tunggu Tren Minyak Dunia

Robotika Jadi Peluang Karier Baru, Kemendikdasmen Dorong Lulusan SMK Siap Masuk Industri Digital

Kemendikdasmen Petakan Sekolah Minim Murid, Kebijakan Disiapkan Bersama Daerah

Salah satu proyek strategis yang ditawarkan Indonesia untuk kerja sama internasional adalah pembangunan Giant Sea Wall yang menjadi agenda prioritas pemerintahan Prabowo Subianto.

“Indonesia sedang mematangkan rencana pembangunan Giant Sea Wall sebagai bagian dari agenda perlindungan pesisir yang lebih luas, utamanya di wilayah Pantura Jawa,” kata AHY, mengutip infopublik.id, Sabtu (6/6/2026).

Menurutnya, proyek tersebut tidak hanya bertujuan membangun perlindungan fisik dari ancaman abrasi dan kenaikan muka air laut, tetapi juga menjaga aktivitas ekonomi masyarakat pesisir serta keberlanjutan kawasan yang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi nasional.

Melalui kerja sama dengan negara-negara anggota Eurasian Economic Union (EAEU), Indonesia membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan teknologi rekayasa pesisir, sistem penghalang laut, pengelolaan dan pemeliharaan infrastruktur jangka panjang, hingga pengembangan logistik berbasis teknologi dan transportasi rendah karbon.

Selain perlindungan pesisir, AHY memaparkan tiga prioritas utama pembangunan infrastruktur nasional yang saat ini menjadi fokus pemerintah. Pertama, percepatan dekarbonisasi sektor transportasi untuk mendukung target Net Zero Emissions. Kedua, penguatan konektivitas nasional melalui integrasi pelabuhan dan jaringan perkeretaapian. Ketiga, peningkatan kapasitas mitigasi bencana akibat perubahan iklim seperti banjir, tanah longsor, dan penurunan muka tanah.

AHY menilai tantangan global yang semakin kompleks tidak dapat diselesaikan secara sendiri-sendiri. Karena itu, ia mendorong negara-negara ASEAN dan Eurasia memperkuat kemitraan yang menghasilkan proyek nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Mari menjadi generasi yang memilih kerja sama di atas fragmentasi, ketangguhan di atas kerentanan, serta kemitraan jangka panjang di atas keuntungan jangka pendek,” ujarnya.

Tags: AHYGiant Sea WallInfrastruktur Hijauinfrastruktur Indonesiakerja sama Eurasiaperlindungan pesisirPerubahan IklimRusiateknologi pesisir.
Previous Post

Penangguhan Dicabut, Dua Tersangka Khalwat Ditahan 19 Hari Kedepan

Next Post

Lima Hari Hilang di Gunung Seulawah, Pendaki Asal Aceh Utara Ditemukan Selamat

Related Posts

Jangan Anggap Sepele Rinitis Alergi, Begini Cara Menanganinya

by Ulfah
29 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Lebih dari 400 juta orang di seluruh dunia mengalami rinitis alergi atau peradangan pada saluran hidung akibat reaksi terhadap...

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

by Aininadhirah
27 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Pernah ada masa ketika lorong-lorong kampus UIN Ar-Raniry terasa begitu asing bagi Reza Muksalmina. Ia datang bukan dari...

ABK Asal Rusia Meninggal di Perairan Lhokseumawe

ABK Asal Rusia Meninggal di Perairan Lhokseumawe

by Alfath Asmunda
19 April 2025
0

MASAKINI.CO - Seorang Anak Buah Kapal (ABK) MT Aligote berbendera Marshall Islands, meninggal dunia dalam pelayaran di perairan Selat Malaka,...

Next Post

Lima Hari Hilang di Gunung Seulawah, Pendaki Asal Aceh Utara Ditemukan Selamat

Menag: Sertifikasi Saja Tidak Cukup, Ekosistem Halal Harus Diperkuat

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co