MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Juni 9, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Dianggap Higienis, Sarung Tangan Plastik Justru Berisiko Cemari Makanan

Redaksi by Redaksi
9 Juni 2026
in News
0

Ilustrasi. Sarung tangan plastik sekali pakai | Foto: ist

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kebiasaan menggunakan sarung tangan plastik sekali pakai saat makan semakin banyak ditemui di berbagai tempat makan terutama saat menyantap makanan seperti ayam goreng, seafood, atau makanan tradisional. Banyak orang menganggap penggunaan sarung tangan plastik lebih higienis dan praktis karena dapat menjaga tangan tetap bersih.

Padahal penggunaan sarung tangan plastik saat makan ternyata memiliki sejumlah risiko yang perlu diperhatikan. Jika digunakan secara tidak tepat atau berasal dari bahan yang tidak aman untuk kontak dengan makanan, sarung tangan plastik dapat berdampak buruk bagi kesehatan maupun lingkungan.

RelatedPosts

Lima SPPG MBG di Abdya Juga Hentikan Operasional Sementara

Tiga Kloter Haji Aceh Sudah Tinggalkan Makkah

Tujuh Dapur MBG di Banda Aceh Tutup Sementara Akibat Dana Operasional Belum Cair

Mengutip website RSUD Meuraxa Banda Aceh, Selasa (9/6/2026) dijelaskan bahwa penggunaan sarung tangan plastik tidak selalu lebih aman atau lebih higienis dibandingkan mencuci tangan dengan sabun.

Salah satu risiko yang menjadi perhatian adalah kemungkinan perpindahan zat kimia dari plastik ke makanan. Kondisi ini berpotensi terjadi ketika sarung tangan digunakan untuk memegang makanan panas atau berminyak, terutama jika produk yang digunakan bukan sarung tangan khusus untuk kontak langsung dengan makanan.

Selain itu, penggunaan sarung tangan plastik juga dapat menciptakan rasa aman yang menyesatkan. Sarung tangan yang telah menyentuh berbagai benda seperti telepon genggam, uang, meja, atau gagang pintu tetap dapat membawa kuman dan bakteri ke makanan yang dikonsumsi.

Potensi paparan mikroplastik dari sarung tangan berkualitas rendah. Partikel plastik berukuran sangat kecil dapat terlepas akibat gesekan atau kerusakan material dan tanpa disadari masuk ke dalam makanan.

“Penggunaan sarung tangan tidak otomatis membuat makanan lebih bersih jika prosedur kebersihan tidak diterapkan dengan benar,” demikian penjelasan yang disampaikan dalam edukasi kesehatan tersebut.

Tak hanya berdampak pada kesehatan, penggunaan sarung tangan plastik sekali pakai secara berlebihan juga dinilai memperparah persoalan sampah plastik yang sulit terurai dan mencemari lingkungan.

Karena itu, RSUD Meuraxa menegaskan bahwa mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir selama minimal 20 detik tetap menjadi cara yang paling efektif untuk menjaga kebersihan sebelum makan.

Masyarakat juga diimbau untuk memastikan makanan diolah secara higienis, menghindari menyentuh benda-benda kotor saat makan, serta memilih sarung tangan yang memang dirancang untuk kontak dengan makanan apabila penggunaannya benar-benar diperlukan.

Edukasi ini menjadi pengingat bahwa menjaga kebersihan tangan masih merupakan langkah paling sederhana dan efektif untuk mencegah kontaminasi makanan serta melindungi kesehatan.

Tags: bahaya sarung tangan plastikhigienitas makananKeamanan Pangankesehatan masyarakatmikroplastikRSUD Meuraxasarung tangan plastik
Previous Post

Banda Aceh Gelar Dakwah Akbar Bersama Syeikh Reza dan Peggy Melati

Next Post

Bupati Aceh Besar Dorong Gampong Optimalkan Aset untuk Tingkatkan Pendapatan

Related Posts

RSUD Meuraxa Tangani Persalinan Pasien RSJ Aceh, Ibu dan Bayi Sehat

by Aininadhirah
8 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Seorang ibu dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang melahirkan di RSUD Meuraxa Banda Aceh dilaporkan dalam kondisi sehat bersama...

Lahir dari ODGJ, Bayi di RSUD Meuraxa Jalani Asesmen dan Pendampingan

by Aininadhirah
8 Juni 2026
0

MASAKINI.CO - Dinas Sosial (Dinsos) Aceh melakukan asesmen terhadap bayi yang dilahirkan oleh seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di...

BPOM Larang Klaim BPA Free yang Berpotensi Menyesatkan Konsumen

by Ahmad Mufti
8 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan pelaku usaha dilarang mencantumkan klaim “BPA Free” pada label kemasan produk...

Next Post

Bupati Aceh Besar Dorong Gampong Optimalkan Aset untuk Tingkatkan Pendapatan

Kejar Adipura 2027, Pemkab Aceh Tenggara Gencarkan Edukasi Pengurangan Plastik di Sekolah dan Pasar

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co