MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Agustus 28, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Tak Lagi Keluar Aceh, Pasien Jantung Kini Punya Akses Teknologi Diagnosa Modern

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
13 Juli 2026
in News
0

Teknologi terbaru pada pelayanan Cathlab, yakni Vivo Cardio (Register) Cardiovascular Pressure Measurement (CPM) System di RSUD Meuraxa Banda Aceh | Foto: RSUD Meuraxa Banda Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – RSUD Meuraxa Banda Aceh memperkuat posisi sebagai pusat layanan jantung di Aceh dengan menghadirkan teknologi terbaru pada layanan Catheterization Laboratory (Cathlab), yakni Vivo Cardio Cardiovascular Pressure Measurement (CPM) System.

Teknologi tersebut menjadikan RSUD Meuraxa sebagai rumah sakit pertama dan satu-satunya di Aceh yang memiliki sistem pengukuran tekanan pembuluh darah jantung tersebut. Kehadiran alat ini ditargetkan mampu meningkatkan akurasi diagnosis penyakit jantung koroner sekaligus mengurangi ketergantungan pasien Aceh untuk menjalani pemeriksaan lanjutan ke luar daerah.

RelatedPosts

DSI Aceh: Maulid Bukan Sekadar Perayaan, Masyarakat Diminta Teladani Rasulullah

Manuskrip Al-Qur’an Aceh Berusia 180 Tahun Mulai Didigitalisasi

Fadhlullah Minta Polemik Bendera Aceh Disikapi Tenang

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Meuraxa, dr. Taufik Wahyudi Mahady, Sp.OG, MHPM, mengatakan pengadaan Vivo Cardio CPM System merupakan bagian dari upaya rumah sakit meningkatkan kualitas layanan jantung dengan standar teknologi medis terkini.

“Dengan hadirnya Vivo Cardio Cardiovascular Pressure Measurement (CPM) System, pemeriksaan pembuluh darah jantung dapat dilakukan lebih akurat sehingga dokter dapat menentukan terapi yang paling tepat bagi pasien,” ujar Taufik.

Vivo Cardio CPM System merupakan teknologi yang digunakan untuk mengukur tekanan dan aliran darah pada pembuluh darah koroner secara lebih presisi. Sistem ini membantu dokter mengetahui apakah penyempitan pembuluh darah benar-benar membutuhkan tindakan pemasangan ring (stent) atau cukup dengan terapi medis.

Teknologi tersebut juga dilengkapi fitur Fractional Flow Reserve (FFR) yang mampu memberikan data fisiologis terkait fungsi aliran darah pada jantung. Hasil pemeriksaan ini menjadi dasar pengambilan keputusan medis yang lebih objektif dan tepat sasaran.

Selain itu, perangkat tersebut dilengkapi layar sentuh 12 inci, kapasitas penyimpanan data besar, serta perangkat lunak analisis yang memungkinkan dokter melakukan peninjauan ulang terhadap hasil pemeriksaan.

Taufik menyebut kehadiran teknologi ini menjadi langkah penting dalam pengembangan layanan jantung terpadu di RSUD Meuraxa.

“Kami ingin masyarakat Aceh mendapatkan pelayanan jantung yang lengkap di daerah sendiri. Pasien tidak perlu lagi harus keluar Aceh untuk pemeriksaan tertentu karena fasilitas dan tenaga medis terus kami perkuat,” katanya.

Menurutnya, penguatan layanan Cathlab tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga didukung oleh dokter spesialis jantung serta tenaga kesehatan yang kompeten.

Dengan tambahan fasilitas tersebut, RSUD Meuraxa menargetkan mampu mempercepat proses diagnosis, meningkatkan ketepatan terapi, serta memberikan layanan yang lebih efektif bagi pasien penyakit jantung di Aceh.

Langkah ini sekaligus mempertegas transformasi RSUD Meuraxa sebagai rumah sakit rujukan jantung dengan layanan berbasis teknologi modern di Provinsi Aceh.

Tags: Alat Diagnosis Penyakit Jantung KoronerCathlab MeuraxaPasien JantungRSUD MeuraxaVivo Cardio Cardiovascular Pressure Measurement (CPM) System.
Previous Post

Harga Emas Hari Ini Rp7,56 Juta per Mayam, Ini Penyebabnya

Next Post

LPS Sudah Bayar Rp46,79 Miliar Klaim Nasabah BPR Aceh, 99,99 Persen Rekening Terjamin

Related Posts

Illiza Lantik Dr Emeraldha Sebagai Direktur RSUD Meuraxa

by Redaksi
4 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh resmi menetapkan dr Emeraldha, M.Kes sebagai Direktur Definitif Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa....

RSUD Meuraxa Gelar Operasi Katarak Gratis dengan Teknologi Modern

by Redaksi
15 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa Banda Aceh bekerja sama dengan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Aceh...

RSUD Meuraxa dan RSIA Aceh Dapat Pengampuan Katarak dari RS Mata Cicendo

by Ahmad Mufti
12 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Upaya memperkuat layanan kesehatan mata di Aceh mendapat dorongan baru setelah Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung menjalin kerja...

Next Post

LPS Sudah Bayar Rp46,79 Miliar Klaim Nasabah BPR Aceh, 99,99 Persen Rekening Terjamin

Dakwaan Ikhtilath di Hotel Ayani, Dua Terdakwa Terancam 30 Kali Cambuk

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co