MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara terus memperkuat upaya pengurangan sampah plastik sebagai bagian dari strategi meraih penghargaan Adipura pada 2027. Salah satu langkah yang ditempuh yakni mengintensifkan edukasi kepada masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah dan pasar.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Aceh Tenggara, Ahmad Yani, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mendukung target tersebut. Fokus utama diarahkan pada perubahan perilaku masyarakat dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
“Fokus utama kita adalah edukasi kepada pedagang dan pembeli untuk mulai mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai. Langkah ini terlihat sederhana, namun dampaknya sangat besar bagi kelestarian lingkungan,” tegas Ahmad Yani, Selasa (9/6/2026).
Menurutnya, edukasi akan dilakukan secara berkelanjutan di sekolah-sekolah dan pasar tradisional. Pedagang maupun pembeli didorong untuk membiasakan diri membawa tas belanja sendiri guna mengurangi volume sampah plastik yang dihasilkan setiap hari.
Selain edukasi, DLHK juga akan memperkuat kerja sama dengan jaringan bank sampah di tingkat desa serta mengoptimalkan penerapan Peraturan Bupati Aceh Tenggara Nomor 35 Tahun 2024 tentang Pengurangan Penggunaan Plastik Sekali Pakai. Kampanye serupa juga direncanakan menjangkau Sekolah Adiwiyata dan pasar ritel modern.
Ahmad Yani menyampaikan arahan Penjabat Bupati Aceh Tenggara Salim Fakhry agar peringatan Hari Lingkungan Hidup tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata yang berdampak langsung terhadap kebersihan lingkungan.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Aceh Tenggara, dr. Heri Al Hilal, bersama jajaran pimpinan instansi dan aparatur sipil negara turut melakukan aksi bersih-bersih di bantaran serta aliran Sungai Lawe Bulan dan sejumlah sungai lainnya.
“Kebersihan itu ibadah. Kalau dari sekarang kita kurangi penggunaan plastik dan menjaga kebersihan, anak cucu kita kelak akan menikmati sungai yang bersih dan lingkungan yang sehat,” ujar dr. Heri Al Hilal.









Discussion about this post