MASAKINI.CO – Sebanyak tiga kelompok terbang (kloter) jemaah haji asal Aceh secara bertahap telah meninggalkan Makkah menuju Madinah setelah menyelesaikan rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Kepala PPIH Embarkasi Banda Aceh melalui Kasubbag Humas PPIH Darwin, mengatakan hingga Senin (8/6/2026), kloter BTJ-01, BTJ-02, dan BTJ-03 telah bergerak dari Makkah menuju Madinah sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Benar, hari ini ada dua kloter yang bergerak dari Makkah ke Madinah. Secara keseluruhan hingga saat ini sudah tiga kloter jemaah Aceh yang berpindah ke Madinah, yaitu BTJ-01, BTJ-02, dan BTJ-03,” kata Darwin.
Kloter BTJ-03 yang terdiri atas jamaah asal Aceh Barat dan Aceh Utara berangkat dari Makkah pada Senin sore pukul 17.00 Waktu Arab Saudi (WAS) dan diperkirakan tiba di Madinah sekitar pukul 23.30 WAS.
Dari total 392 jamaah dan petugas yang tergabung dalam kloter tersebut, sebanyak 387 jamaah berhasil diberangkatkan ke Madinah. Rinciannya terdiri atas 155 jamaah laki-laki dan 232 jamaah perempuan.
Sementara itu, lima jemaah belum dapat mengikuti perpindahan karena masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi.
Mereka adalah Mardiana Sastro Alqadar yang dirawat di RS King Abdullah Medical City, didampingi oleh Very Lili Gunawan. Selain itu, Rahmawati Muhammad Idris masih menjalani perawatan di RS Al Saedy Hospital, sedangkan Mameh Afan dan Muhammad Jamil dirawat di RS King Abdul Aziz.
“Lima jemaah tersebut tertunda keberangkatannya ke Madinah karena masih dalam penanganan medis. Nantinya mereka akan diberangkatkan setelah kondisi kesehatannya memungkinkan,” ujar Darwin.
Ia menambahkan, tidak ada jamaah dari kloter BTJ-03 yang dilaporkan meninggal dunia selama proses perpindahan dari Makkah ke Madinah.
Setibanya di Madinah, jamaah BTJ-03 akan menempati hotel yang telah disiapkan oleh petugas haji. Selama di Kota Nabi, jemaah akan melaksanakan ibadah Arbain, berziarah ke Masjid Nabawi, serta mengunjungi sejumlah lokasi bersejarah Islam sebelum kembali ke Tanah Air.
Darwin menjelaskan, perpindahan jemaah dari Makkah ke Madinah dilakukan secara bertahap sesuai jadwal masing-masing kloter untuk memastikan pelayanan, transportasi, dan akomodasi jemaah berjalan lancar.
“Alhamdulillah proses perpindahan jemaah haji Aceh sejauh ini berlangsung aman dan tertib. Petugas terus memantau kondisi jemaah, termasuk yang masih dirawat di rumah sakit,” katanya.









Discussion about this post