MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Oktober 24, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Bupati Aceh Besar Dorong Gampong Optimalkan Aset untuk Tingkatkan Pendapatan

Aininadhirah by Aininadhirah
9 Juni 2026
in Daerah
0

Kegiatan Optimalisasi penerapan manajemen aset gampong di Aceh Besar | Foto: MC Aceh Besar

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris atau yang akrab disapa Syech Muharram, mendorong pemerintah gampong untuk mengelola aset secara optimal guna meningkatkan Pendapatan Asli Gampong (PAG) dan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan Optimalisasi Penerapan Manajemen Aset Gampong se-Kecamatan Kuta Baro di Gedung UDKP Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, Senin (8/6/2026).

RelatedPosts

Bupati Aceh Besar Minta Bahasa Aceh Dibiasakan di Rumah dan Sekolah

Aceh Besar Perkuat Perencanaan dan Anggaran Program AIDS, TBC, dan Malaria

Pemkab Gayo Lues Kembangkan Kopi dan Tanaman Sela untuk Petani

Menurutnya, keberhasilan pembangunan di tingkat gampong tidak hanya bergantung pada program pemerintah, tetapi juga kepedulian dan partisipasi aktif perangkat gampong serta masyarakat dalam mengidentifikasi kebutuhan dan potensi yang dimiliki daerah masing-masing.

“Pembangunan gampong tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya kepedulian bersama. Kekuatan suatu gampong sangat bergantung pada kepedulian para perangkat dan masyarakatnya,” kata Muharram.

Ia menilai masih banyak potensi yang dapat dikembangkan di tingkat gampong apabila dikelola secara serius dan berkelanjutan. Karena itu, pemerintah gampong diminta lebih proaktif dalam mengusulkan program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Muharram juga menekankan pentingnya pengelolaan aset gampong secara profesional. Menurutnya, aset yang dimiliki tidak boleh hanya menjadi data administrasi, tetapi harus mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Aset gampong harus dikelola secara profesional untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat serta kemajuan gampong. Jangan sampai aset yang dimiliki hanya menjadi data administrasi tanpa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,”ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya pendataan dan inventarisasi seluruh aset gampong, baik yang bergerak maupun tidak bergerak, guna mencegah hilangnya aset atau beralih kepemilikan secara tidak sah di kemudian hari.

Sementara itu, Camat Kuta Baro, Zahrul Fuadi, mengatakan kegiatan tersebut digelar karena masih banyak aset gampong yang belum terdata dan belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Kami melihat masih banyak potensi yang belum maksimal di gampong-gampong wilayah Kecamatan Kuta Baro. Karena itu, kegiatan ini sangat penting untuk mendorong pendataan aset secara transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,”katanya.

Menurut Zahrul, pendataan aset yang baik diharapkan dapat menjadi dasar dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset untuk mendukung peningkatan pendapatan gampong.

Senada dengan itu, akademisi Universitas Syiah Kuala (USK), Dr. Amri, menilai aset gampong dapat menjadi instrumen penting dalam mendorong pembangunan ekonomi masyarakat apabila dikelola secara tepat.

“Setiap aset gampong harus difungsikan dan dioptimalkan. Jika dikelola dengan baik, aset tersebut akan memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan ekonomi masyarakat,”ujarnya.

Kegiatan tersebut diikuti para keuchik, sekretaris desa, operator gampong, imuem mukim, serta unsur Forkopimcam Kuta Baro. Selain itu, turut hadir Danlanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Pnb Suryo Anggoro.

Tags: Pembangunan GampongPemerintah Aceh BesarPendapatan Asli Gampong (PAG)
Previous Post

Dianggap Higienis, Sarung Tangan Plastik Justru Berisiko Cemari Makanan

Next Post

Kejar Adipura 2027, Pemkab Aceh Tenggara Gencarkan Edukasi Pengurangan Plastik di Sekolah dan Pasar

Related Posts

Aceh Besar Perkuat Perencanaan dan Anggaran Program AIDS, TBC, dan Malaria

by Redaksi
22 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memperkuat perencanaan dan pembiayaan program penanggulangan AIDS, tuberkulosis (TBC), dan malaria agar lebih terarah,...

663 Peserta dari 23 Kecamatan Ikuti MTQ ke-35 Aceh Besar di Kuta Baro

by Redaksi
19 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak 663 peserta dari 23 kecamatan akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-35 tingkat Kabupaten Aceh Besar pada...

Bupati Aceh Besar Minta Kader PKK Gencarkan Edukasi untuk Tekan Stunting

by Riska Zulfira
16 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Bupati Aceh Besar H Muharram Idris atau Syech Muharram meminta kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP...

Next Post

Kejar Adipura 2027, Pemkab Aceh Tenggara Gencarkan Edukasi Pengurangan Plastik di Sekolah dan Pasar

Tiga Kloter Haji Aceh Sudah Tinggalkan Makkah

Discussion about this post

CERITA

Desa Wisata Ulee Lheue Tawarkan Sensasi Ngopi di Atas Perahu

22 Oktober 2026

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co