MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, November 5, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

KKI 2026 Angkat Tema Aceh, UMKM dan Wastra Tanah Rencong Siap Tampil di Panggung Nasional

Redaksi by Redaksi
15 Juni 2026
in Daerah
0

Ketua Dekranasda Aceh, Marlina saat menerima audiensi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Aceh, Agus Chusaini, di Meuligoe Gubernur Aceh, Senin (15/6/2026).

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Provinsi Aceh akan menjadi wajah utama dalam ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 yang digelar oleh Bank Indonesia di Jakarta pada Agustus mendatang. Mengusung tema dan nuansa ke-Acehan, event nasional tersebut diharapkan menjadi momentum besar untuk mempromosikan produk UMKM, kuliner, dan wastra Aceh ke tingkat nasional.

Ketua Dekranasda Aceh, Marlina Muzakir, menyambut baik keputusan Bank Indonesia mengangkat Aceh sebagai tema utama KKI 2026. Menurutnya, langkah tersebut membuka peluang besar bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar dan memperkenalkan identitas budaya Aceh kepada masyarakat Indonesia.

RelatedPosts

Temui Prabowo, Mualem Bahas Dana Otsus hingga Bendera Aceh

Banda Aceh Raih ADINKES Award 2026 atas Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Tanggul Krueng Meureudu Jebol 150 Meter, Mendagri Tinjau Lokasi Banjir

“Kami tentu sangat mengapresiasi inisiasi Bank Indonesia yang akan mengusung tema Aceh pada KKI 2026. Ini menjadi sarana promosi yang sangat baik agar produk UMKM, kuliner, dan wastra Aceh lebih dikenal luas oleh masyarakat se-Nusantara,” ujar Marlina saat menerima audiensi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Aceh, Agus Chusaini, di Meuligoe Gubernur Aceh, Senin (15/6/2026).

Perempuan yang akrab disapa Kak Na itu menilai KKI 2026 dapat menjadi energi baru bagi pelaku UMKM dan perajin Aceh yang terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir 2025 lalu.

“Kami optimistis KKI 2026 akan memberi semangat baru bagi masyarakat Aceh, khususnya pelaku UMKM dan perajin yang terdampak bencana hidrometeorologi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Aceh, Agus Chusaini, menjelaskan bahwa KKI merupakan agenda tahunan Bank Indonesia yang menjadi wadah promosi produk unggulan UMKM dari seluruh Indonesia.

“Tahun ini Aceh menjadi tema utama. Karena itu, seluruh konsep kegiatan akan menampilkan kekayaan budaya Aceh secara maksimal,” ujarnya.

Agus mengatakan, penyelenggaraan KKI 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) akan tampil berbeda. Selain menghadirkan booth Aceh yang lebih besar dan menonjol, panitia juga akan mengenakan busana bernuansa Aceh.

Bahkan, pada hari pertama kegiatan akan ditampilkan sekitar 40 wastra khas Aceh, mulai dari songket hingga tenun, dalam pergelaran busana khusus.

“Semua akan benar-benar menampilkan Aceh. Booth Aceh akan lebih besar dan mencolok, bahkan nuansa acara secara keseluruhan juga akan menampilkan identitas Aceh,” kata Agus.

Ia menambahkan, pada KKI tahun lalu terdapat lebih dari 500 booth UMKM dari seluruh Indonesia. Tahun ini, kapasitas pameran diperluas dari satu hall menjadi dua hall sehingga jumlah peserta diperkirakan meningkat.

Menurut Agus, pemilihan tema Aceh juga merupakan bentuk dukungan dan penyemangat bagi masyarakat Aceh pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah pada akhir 2025.

KKI 2026 dijadwalkan dibuka pada 20 Agustus mendatang dan akan dihadiri Ketua Dekranas Pusat Selvi Ananda Gibran Rakabuming.

Dengan mengusung Aceh sebagai tema utama, KKI 2026 diharapkan menjadi panggung strategis bagi pelaku UMKM dan perajin Aceh untuk memperluas pasar sekaligus memperkuat posisi produk lokal di tingkat nasional.

Tags: Bank Indonesia AcehDekranasda AcehKKI 2026UMKM Acehwastra Aceh
Previous Post

Perkuat Sinergi, Dinkes Banda Aceh Ganding Stakeholder Kawal Program Gizi, KIA, Kespro

Next Post

Tingkatkan Literasi Warga Kota, Dispersip Hadirkan Layanan Perpustakaan Keliling di CFD

Related Posts

Wastra dari 12 Daerah di Aceh Disulap Jadi Busana Modern di Meuseuraya Festival

by Alya Ulfa
25 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Kain tenun, bordir, dan songket khas Aceh tampil dalam rancangan busana modern di Meuseuraya Festival 2026. Peragaan busana...

Meuseuraya Festival 2026 Buka Akses Pasar bagi 150 UMKM Aceh

by Riska Zulfira
25 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak 150 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) meramaikan Meuseuraya Festival 2026 di Balee Meuseraya Aceh, 22–25 Oktober...

Meuseuraya Festival 2026 Kembali Hadir, Wastra Indatu Jadi Daya Tarik

by Riska Zulfira
6 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Meuseuraya Festival kembali digelar di Banda Aceh pada 22–25 Oktober 2026 mendatang. Tahun ini, festival yang mengangkat produk...

Next Post
Tingkatkan Literasi Warga Kota, Dispersip Hadirkan Layanan Perpustakaan Keliling  di CFD

Tingkatkan Literasi Warga Kota, Dispersip Hadirkan Layanan Perpustakaan Keliling di CFD

Illiza Ajak Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Data Jadi Dasar Arah Pembangunan Banda Aceh

Discussion about this post

CERITA

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co