MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Juni 17, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Gempa M 6,7 Guncang Sulteng, Satu Warga Tewas dan 312 Jiwa Terdampak

Ali L by Ali L
17 Juni 2026
in Nasional
0

Petugas kesehatan memeriksa infus pasien yang berada di pelataran ruang perawatan Rumah Sakit Anutapura Pal usai terjadi gempa di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026). | Foto: via infopublik.id

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,7 yang mengguncang Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Selasa (16/6/2026) mengakibatkan satu warga meninggal dunia dan 312 jiwa terdampak. Kabupaten Sigi menjadi wilayah dengan dampak paling parah, baik dari sisi korban maupun kerusakan infrastruktur.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, hingga Rabu (17/6/2026), pendataan masih terus dilakukan seiring bertambahnya laporan kerusakan dan jumlah warga terdampak.

RelatedPosts

Mensos Tegaskan Sekolah Rakyat Prioritaskan Anak Miskin Ekstrem dan Putus Sekolah

Kemenkes Tekankan Deteksi Dini untuk Capai Nol Kematian Dengue 2030

Prabowo Perintahkan Percepatan Transisi LPG ke CNG, Harga BBM dan LPG Subsidi Tetap

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan korban meninggal dunia berasal dari Kabupaten Sigi.

“Korban meninggal dunia dilaporkan berasal dari Kabupaten Sigi yang juga menjadi wilayah dengan dampak paling signifikan. Di daerah tersebut tercatat sekitar 89 KK atau 272 jiwa terdampak,” kata Abdul Muhari, mengutip infopublik.id, Rabu (17/6/2026).

Secara keseluruhan, BNPB mencatat sebanyak 110 kepala keluarga (KK) atau 312 jiwa terdampak akibat gempa tersebut. Selain satu korban meninggal dunia, terdapat 25 warga mengalami luka ringan dan 13 warga mengalami luka berat.

Kabupaten Sigi menjadi daerah dengan jumlah korban terbanyak, yakni 22 warga mengalami luka ringan dan 13 warga mengalami luka berat. Sementara itu, Kabupaten Parigi Moutong mencatat 21 KK atau 40 jiwa terdampak.

Di Kota Palu, dua warga dilaporkan mengalami luka ringan, sedangkan di Kabupaten Poso satu warga mengalami luka dan masih dalam proses pendataan lebih lanjut.

Gempa juga menyebabkan kerusakan signifikan pada permukiman dan fasilitas umum. Sedikitnya 67 unit rumah dilaporkan terdampak, terdiri atas 26 rumah rusak ringan, enam rumah rusak sedang, dan 12 rumah rusak berat.

Selain rumah warga, kerusakan juga terjadi pada enam fasilitas ibadah, dua jembatan, satu fasilitas umum, dua gedung perkantoran, tiga tempat usaha, serta satu ruas jalan provinsi penghubung Palu-Sigi-Poso yang mengalami amblas.

Kabupaten Sigi kembali menjadi wilayah dengan tingkat kerusakan tertinggi. Di daerah ini tercatat 47 rumah terdampak, termasuk 12 rumah rusak berat. Selain itu, enam fasilitas ibadah, dua gedung perkantoran, satu jembatan, dan satu unit usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) turut mengalami kerusakan.

Sementara itu, Kabupaten Poso melaporkan lima rumah terdampak dan tiga rumah rusak ringan. Di Kota Palu, Jembatan III mengalami keretakan, satu hotel terdampak, serta satu fasilitas umum dan satu tempat usaha mengalami kerusakan.

Dalam upaya percepatan penanganan darurat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) terus melakukan kaji cepat dan pendataan di lapangan.

Di Kabupaten Sigi, BPBD bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah menggelar rapat koordinasi penanganan darurat. Pemerintah Kabupaten Sigi juga tengah memproses penetapan status tanggap darurat selama 14 hari.

Pos lapangan penanganan bencana dipusatkan di Kantor Camat Nokilalaki untuk mempercepat koordinasi dan pelayanan bagi masyarakat terdampak.

Sementara di Kabupaten Poso, BPBD bersama pemerintah daerah telah mendirikan tenda darurat di lingkungan RSUD Kabupaten Poso guna mendukung pelayanan kesehatan. Warga bersama aparat kepolisian juga melakukan pembersihan puing bangunan yang rusak akibat gempa.

Tags: Gempa SigiGempa SultengKorban Gempa Sulteng
Previous Post

Marlina Muzakir: Kepergian Abu Doto Jadi Kehilangan Besar bagi Aceh

Next Post

784 Jemaah Haji Aceh Sudah Tiba di Tanah Air

Related Posts

No Content Available
Next Post

784 Jemaah Haji Aceh Sudah Tiba di Tanah Air

Satpol PP-WH Banda Aceh Ungkap Faktor Maraknya PMKS di Ruang Publik

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co