MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh bersiap menyatukan sistem pengawasan yang selama ini berjalan terpisah di sejumlah instansi melalui integrasi Command Center. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat koordinasi dan penanganan berbagai persoalan di lapangan, mulai dari kemacetan lalu lintas, gangguan ketertiban umum, hingga potensi banjir.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banda Aceh, Muhammad Zubir, mengatakan optimalisasi Command Center menjadi salah satu fokus pemerintah kota agar fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Menurutnya, selama ini pemanfaatan ruang Command Center masih terbatas pada kebutuhan Diskominfotik, terutama untuk mendukung tim quick response dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.
“Tujuan utama kita adalah memfungsikan Command Center yang sudah dibangun. Selama ini pemanfaatannya belum optimal karena masih digunakan secara terbatas,” kata Zubir, Jumat (19/6/2026).
Ia menjelaskan, salah satu langkah yang akan dilakukan adalah mengintegrasikan berbagai jaringan CCTV yang saat ini dikelola oleh instansi berbeda.
CCTV milik Diskominfotik yang memantau kawasan keramaian akan dihubungkan dengan CCTV milik Dinas Perhubungan yang selama ini berfungsi memantau kondisi lalu lintas di sejumlah persimpangan jalan.
Selain itu, nantinya petugas Satpol PP WH Banda Aceh juga dapat melakukan pengawasan pelanggaran syariat melalui ruang command center.
Dengan integrasi tersebut, seluruh data pemantauan dapat diakses dari satu pusat kendali sehingga memudahkan koordinasi antarinstansi ketika terjadi persoalan di lapangan.
“Kalau ada kemacetan bisa dipantau oleh Perhubungan, kalau terkait ketertiban umum bisa ditindaklanjuti Satpol PP dan WH, dan jika ada potensi banjir dapat segera diketahui melalui sistem yang sama,” ujarnya.
Zubir mengatakan selama ini setiap instansi memiliki sistem pemantauan masing-masing sehingga informasi yang diperoleh belum sepenuhnya terhubung. Kondisi tersebut dinilai membuat potensi pemanfaatan teknologi pengawasan belum berjalan maksimal.
Karena itu, Pemerintah Kota Banda Aceh mulai melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait, terutama Satpol PP dan WH serta Dinas Perhubungan, untuk membangun pola kerja yang lebih terintegrasi melalui Command Center.
Ke depan, Command Center tidak hanya berfungsi sebagai ruang pemantauan CCTV, tetapi juga menjadi pusat koordinasi lintas instansi dalam merespons berbagai persoalan yang terjadi di kota.










Discussion about this post