MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Agustus 5, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Sekda Aceh: Dana Otsus Turunkan Kemiskinan 16 Persen dalam 18 Tahun

Redaksi by Redaksi
20 Juni 2026
in Daerah
0

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Muhammad Nasir dalam pertemuan antara Pemerintah Aceh dan Komisi II DPR RI di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Rabu (17/6/2026). | Foto: Humas Pemerintah Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh menegaskan Dana Otonomi Khusus (Otsus) telah berkontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan di Aceh selama hampir dua dekade terakhir. Karena itu, penguatan skema Dana Otsus melalui revisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) dinilai penting untuk mempercepat pembangunan dan membuka lebih banyak lapangan kerja.

Sekretaris Daerah Aceh, M Nasir Syamaun mengatakan dana otsus selama ini menjadi instrumen penting dalam mendukung pembangunan daerah pascakonflik dan pascatsunami, termasuk dalam upaya menekan angka kemiskinan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

RelatedPosts

Defisit 500 Ton per Hari, Pemprov Aceh Minta Pusat Turun Tangan Atasi Kelangkaan Semen

Pemkab Aceh Besar Turunkan Pompa Air Cegah Sawah Kekeringan di Lhoknga

Illiza Lantik Dr Emeraldha Sebagai Direktur RSUD Meuraxa

Ia menjelaskan, saat Dana Otsus mulai dikucurkan pada 2008, angka kemiskinan Aceh berada di kisaran 28 persen. Bahkan, jika memperhitungkan dampak tsunami, angka tersebut diperkirakan mencapai 32 persen.

“Sekarang angka kemiskinan Aceh berada di sekitar 12 persen. Artinya ada penurunan sekitar 16 hingga 20 persen dalam kurun waktu 18 tahun,” kata Nasir, Sabtu (20/6/2026).

Pemerintah Aceh, lanjutnya, menargetkan angka kemiskinan turun hingga 6 persen pada 2030 sesuai arah pembangunan nasional. Untuk mencapai target tersebut, Aceh mengusulkan agar alokasi Dana Otsus tetap diberikan sebesar 2,5 persen dari Dana Alokasi Umum (DAU) nasional melalui revisi UUPA.

Selain aspek kemiskinan, Nasir menilai revisi UUPA juga berperan penting dalam mendorong penciptaan lapangan kerja, terutama melalui penguatan kewenangan Aceh dalam pengelolaan sumber daya alam.

Salah satu sektor yang dinilai memiliki dampak besar terhadap penyerapan tenaga kerja adalah industri minyak dan gas di kawasan Andaman. Menurut Nasir, Pemerintah Aceh mendorong agar hasil produksi gas dan kondensat dari Blok Andaman tidak hanya diproses di fasilitas lepas pantai, tetapi juga di darat melalui fasilitas yang tersedia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun, Lhokseumawe.

Ia menjelaskan, pengolahan migas di darat akan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas dibandingkan fasilitas terapung karena mampu menghidupkan industri turunan seperti pupuk dan petrokimia serta menciptakan lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat lokal.

“Pengolahan di darat akan memberi efek berganda terhadap ekonomi daerah karena dapat mendorong tumbuhnya industri lain dan membuka lapangan usaha baru,” ujarnya.

Nasir menambahkan, Pemerintah Aceh saat ini terus mengawal percepatan revisi UUPA sesuai arahan Gubernur Aceh Muzakir Manaf. Revisi tersebut dinilai menjadi instrumen penting untuk memperkuat kewenangan daerah, menjaga keberlanjutan Dana Otsus, serta mendukung pengembangan sektor-sektor strategis yang berdampak langsung terhadap pengurangan kemiskinan dan pengangguran di Aceh.

Tags: Blok AndamanDana OtsusKemiskinan AcehLapangan KerjaPemerintah AcehSekda AcehUUPA
Previous Post

Pemerintah Klaim Ribuan Jalan dan Jembatan Terdampak Bencana Kembali Berfungsi 

Next Post

Satpol PP-WH Catat Lonjakan Temuan PMKS pada Januari 2026

Related Posts

Defisit 500 Ton per Hari, Pemprov Aceh Minta Pusat Turun Tangan Atasi Kelangkaan Semen

by Ahmad Mufti
5 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh meminta dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat penambahan pasokan semen setelah kebutuhan material pembangunan meningkat tajam akibat...

Aceh Kekurangan 12.500 Sak Semen per Hari, SBA Tambah Pasokan dari Luar Daerah

by Redaksi
4 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO - Kebutuhan semen di Aceh saat ini mengalami defisit atau kekurangan sekitar 12.500 sak per hari akibat meningkatnya aktivitas...

Wagub Aceh Bertemu Pengurus Masjid Raya Baiturrahman, Bahas Penguatan Peran Masjid

by Redaksi
1 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menggelar silaturahmi bersama pengurus dan para imam Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh untuk memperkuat...

Next Post

Satpol PP-WH Catat Lonjakan Temuan PMKS pada Januari 2026

Satu Kios Warga Kuta Baro Ludes Terbakar 

Discussion about this post

CERITA

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co